Connect with us

Headline

Soal Dua Warga Manokwari yang Positif, ini penjelasan Satgas Covid-19 Papua Barat

Published

on

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Papua Barat, mengeluarkan rilis, terkait ketiga nama warga asal Papua Barat, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ini sekaligus menepis informasi kesimpangsiuran yang beredar di media sosial :

Ketiga warga Papua Barat yang positif itu adalah Adam (30 tahun) dan Ahmad (45 tahun) yang berasal dari Manokwari, serta Choirul Anam (37 tahun) dari Bintuni.

“Ketiga warga ini mengikuti Itjima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan dari tanggal 18-19 Maret 2020. Setelah itu besama kontingen lain balik dari Makassar tanggal 22 Maret 2020, menggunakan kapal laut dan tiba di Manokwari tanggal 26 Maret 2020,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, melalui rilisnya.

Dia mengatakan setibanya di Manokwari, semua kontingen ini diinapkan di Masjid Rahmatan Lil’alamin, Anday, sebagai tempat karantina dan tempat transit untuk kembali ke kabupaten masing-masing.

“Mereka dikarantina selama 14 hari dari tanggal 26 Maret hingga 9 April 2020 dan tanggal 28 Maret 2020, Choirul Anam kembali ke Bintuni melalui jalan darat,” ucapnya.

Selama berada di lokasi tinggal Anday, mereka dipantau oleh Tim Gugus Tugas Kabupaten Manokwari dan provinsi secara berkala. Tiap hari tim dari Puskesmas Maripi juga berkunjung untuk memantau perkembangan kesehatannya.

“Sejak tiba dan menginap di sana mereka sudah diedukasi dan diminta untuk melakukan upaya-upaya pencegahan seperti menjaga jarak saat berinteraksi, pakai masker, dan lain-lain, serta 7 April 2020, dilakukan Rapid Tes untuk 16 warga ber-KTP Manokwari,” terangnya.

“Hasil pemeriksaan 2 positif atas nama Adam dan Ahmad, sehingga keduanya diambil Swab (apusan) lendir tenggorokan untuk pemeriksaan selanjutnya,” tukasnya.

Dia mengaku prosedur ini dilakukan karena Rapid Test tidak digunakan untuk mendiagnosis, tetapi hanya untuk screening, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan di luar Papua Barat menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Untuk konfirmasi dari 25 spesimen yang dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar, 11 hasil sudah dikirim kembali 3 orang positif, dan masih ada 14 spesimen lagi (semuanya milik Bintuni) yang belum selesai diperiksa,” ujarnya.

Dia juga mengatakan sejak Jumat, 17 April 2020, setelah dinyatakan positif Covid-19, Adam dan Ahmad telah dirawat/diisolasi di RS Provinsi (kompleks Bumi Marina). Selama masa perawatan/isolasi ini, mereka akan mendapatkan pengobatan.

“Masa isolasi dan perawatan ini diperkirakan berkisar 7-14 hari. Bila dilihat dari kondisi mereka, maka prognosis kesembuhannya sangat tinggi, artinya mereka dapat segera sembuh dan setelah perawaan 7-14 hari, mereka akan diperiksa kembali swab tenggorokannya sebanyak 2 kali (dalam selang beberapa hari),” ujarnya.

“Bila dalam 2 kali pemeriksaan hasilnya negatif maka mereka dinyatakan sembuh dan bisa kembali ke keluarganya. Dengan kesembuhan ini otomatis rantai penularan virus dari mereka akan terputus,” ungkapnya.

Dia menambahkan, selain kedua nama tersebut Adam dan Ahmad, tidak ada nama lain lagi yang positif Covid-19 di Manokwari hingga Sabtu, 18 April 2020, demikian juga di Bintuni.

“Selain anggota keluarga dan sesama peserta Ijtima Ulama asal Papua Barat, kami menghimbau kepada masyarakat lain yang merasa pernah berinteraksi/kontak dekat dengan ketiga nama ini dapat segera melaporkan diri ke petugas kesehatan atau gugus tugas kabupaten/provinsi untuk dilakukan pemeriksaan, dan tidak perlu takut,” ujarnya.

Dia juga berharap masyarakat tidak perlu menolak perawatan keduanya yang terkonfirmasi positif di rumah sakit. Karena rumah sakit memang disiapkan untuk merawat orang sakit.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan jangan percaya bahwa penularan dapat melalui angin yang diterbangkan dari rumah ke rumah, atau dari kompleks rumah sakit ke pemukiman sekitarnya. Virus ini hanya menular melalui percikan cairan yang keluar saat batuk/besin atau saat bicara, kontak tubuh, misalnya jabat tangan, berpelukan, dan lain sebagainya,” tandasnya.(me)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Di Udapi Hilir Prafi, Kapolda Launching 107 Kampung Yaba Nonti Berdikari

Published

on

Launching Kampung Yaba Nonti, ditandai dengan penabuhan tifa oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing , Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Mohamad Lakotani, Pangdam XVIII/ Kasuari Mayjen I Nyoman Catiasa Kamis ( 25/02/2021 ) di Kampung Udapi Hilir, Prafi.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Polda Papua Barat, melaunching 107 Kampung tanggung Yaba Nonti Berdikari Polda Papua Barat dan jajaran Polres se-Papua Barat yang dipusatkan di Kampung Udapi Hilir Distrik Prafi.

Launching tersebut, ditandai dengan penabuhan tifa oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing , Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Mohamad Lakotani, Pangdam XVIII/ Kasuari Mayjen I Nyoman Catiasa Kamis ( 25/02/2021 ). Sekaligus pemberian bantuan kepada warga masyarakat berupa Beras, Cangkul, dan Tanamam.

Louncing yang dilakukan secara virtual diikuti oleh seluruh polres yang ada di Papua Barat dengan tetap mengutamakan 3M dengan menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker.

“Peran kampung tangguh akan dilaksanakan secara mamaksimalkan testing, tracking, dan treatment atau 3T dan tetap mengutamakan protokol kesehatan 3M, sehingga angka kasus positif covid 19 di PB diharapkan semakin menurun dan tentunya angka kesembuhan diharapkan terus naik. Dengan struktur dan sarana prasarana sesuai dengan standar yang ada,” ungkap Kapolda Tornagogo.

Tornagogo menjelaskan, Pembentukan kampung Yaba Nonti ( Berdikari ) di jajaran Polda Papua Barat dititik beratkan di semua Polres yang ada di Polda Papua Barat untuk Harkamtibmas dan pencegahan Covid-19 terdiri dari Polda Papu Barat, Polres Manokwari 18; Polres Kota Sorong 19; Polres Sorong Selatan 16, Polres Raja Ampat 6, Polres Fakfak 6; Polres Kaimana 9; Polres Teluk Wondama 8; Polres Teluk Bintuni 14; dan Polres Manokwari Selatan 5, total keseluruhannya ada 107 kampung Yaba Nonti.

Untuk kegiatan yang akan dilaksanakan pada project kampung tangguh untuk mendukung pencegahan penyebaran covid-19 di wilayah RT/RW atau desa/ kelurahan yang perlu di siapkan adalah entry and exit screening ( penjagaan keluar dan masuk lokasi rawan covid-19 menjadi satu pintu dengan pengecekan suhu tubuh )

Memberikan sosialisasi secara masif agar meningkatkan pengetahuan tentang bahaya covid-19 dan meningkatkan kesadaran akan pola hidup bersih dan sehat ( 5 M ), meningkatkan recovery rate ( tingkat kesembuhan ) serta menurunnya angka kriminalitas.

Menurut Kapolda, Peningkatan kegiatan kepolisian guna meningkatkan rasa aman bagi masyarakat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Pengembangan struktur (team pop) sampai ke tingkat Polsek. Mengembangkan infrastruktur (posko KTN) agar terhubung mulai dari RW sampai ke Polda.

Penguatan dan dukungan terhadap peran Bhabinkamtibmas yang bersinergi dengan babinsa sebagai analis kejahatan, penilai keamanan, dan pemecahan masalah. Public Health Center (tempat isolasi dan layanan kesehatan sebagai rujukan yang dibantu oleh Satgas maupun TNI dan Polri).

Pemberdayaan Komunitas (memberdayakan komunitas seperti PKK, kelompok pengajian, anak komunitas, karang taruna). Posko kemanusiaan (sebagai pusat pengumpulan bantuan sosial). Social development (ketahanan pangan berupa tanaman dan kolam ikan). PHBS (penerapan perilaku hidup bersih dan sehat). Check Point (lokasi himbauan protokol COVID 19 sebagai sarana edukasi masyarakat).

Operasi Yustisi (penegakan hukum pada lokasi rawan pelanggaran COVID 19). SCC (strategic command center sebagai pusat pengolahan data dan komunikasi publik terkait COVID-19).

Peran kampung tangguh akan dilaksanakan secara maksimal dengan struktur dan sarana prasarana sesuai dengan standar yang sudah ada sehingga peran Polsek dan Polres menjadi utama sebagai fungsi pelaksana dan pengawasan terhadap penyebaran COVID-19 pada lokasi tersebut, serta siapkan posko.

” untuk menghadapi OTG akan disiapkan isolasi mandiri khusus dan diawasi secara ketat tidak ada pergerakan. Posko yang ada harus memiliki data secara lengkap masyarakat yang masuk dalam sosio ekonomi rendah, sehingga kita akan memberikan bantuan sosial pada kelompok masyarakat,” tambahnya.

Selain itu perlu menyiapkan bansos sesuai kebutuhan dengan didukung ketahanan pangan yang sudah dilaksanakan oleh kampung tangguh.

” Akan dikedepankan pemberian edukasi secara masif baik di lapangan maupun ruang siber dengan melibatkan semua Tokoh, Toga, Tomas, Influencer untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, melaksanakan 3T (testing, tracing, treatment) dengan bekerja sama dengan semua pihak,” pungkasnya.(JP/alb)

Continue Reading

Adat

Forkopimda Manokwari Akan Mengikuti Prosesi Pelantikan Bupati-Wabub Secara Virtual

Published

on

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Manokwari, Ivana Roring SST.PAR.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.Com– Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Manokwari, Ivana Roring SST.PAR Mengatakan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manokwari akan mengikuti prosesi Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Manokwari secara virtual.

Hal ini dilakukan karena situasi pandemic covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini, sehingga tamu yang ikut dalam gedung pelantikan dibatasi. Namun adanya kebijakan daerah agar pelaksanaan pelantikan dapat diikuti Forkopimda Manokwari tetapi secara virtual, Jumat (26/2/2021) di Gedung Wanita.

“Diperkirakan sekitar 200-300 orang yang ikut serta dalam pelantikan secara virtual tersebut. Selain Forkopimda, pejabat Eselon II, Tim Sukses, partai pengusung juga tokoh masyarakat serta KPU dan Bawaslu,”kata Ivana Kamis (24/2/2021) di Gedung PKK Provinsi PB, Arfai.

Direncanakan setelah pelantikan, Bupati dan wakil Bupati menuju Gedung wanita untuk menyapa para tamu undangan yang mengikuti prosesi pelantikan secara virtual tersebut . Dan pada senin (1/3/2021) akan dilaksanakan pengucapan syukur Pemda Kabupaten Manokwari juga serah terima jabatan bupati.

“Ucapan selamat datang dirangkaikan dengan Serah terima jabatan Bupati di lapangan apel atas Kantor Bupati . Terbuka untuk semua masyarakat karena kita mau batasi tetapi eforia masyarakat kan tidak bisa dibendung. Tetapi intinya kita tetap mematuhi prokes covid-19 ,”tandas Ivana

Dalam acara sertijab juga diawali dengan tarian adat Maluku juga beberapa tarian adat lainnya.(JP/me)

Continue Reading

Adat

H-1 Jelang Pelantikan, Hermus Indou Tinjau Ruang Kerja

Published

on

Bupati Terpilih Hermus Indou SIP.MH saat meninjau ruang kerjanya Di Kantor Bupati Manokwari, Kamis (25/2/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati terpilih Kabupaten Manokwari, Hermus Indou S.IP MH menunjau ruang kerjanya yang berada di Lantai II Kantor Bupati Kabupaten Manokwari, di Sowi Gunung Kamis (25/2/2021).

Hermus Indou yang tiba di Kantor Bupati sekira jam 13.00 wit didampingi Calon Ketua PKK Ny. Febelina Wondiwoy juga tim pemenangan Hermus-Budoyo termasuk ketua pengendali Xaverius Kameubun, Ketua DPC PDIP Manokwari Donny Mandacan, mereka disambut Plh Sekda dan Kabag Humas Setda Manokwari, Ivana Roring SST.PAR serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup pemkab Manokwari.

Pada kesempatan itu, Hermus mengatakan mohon dukungan dan kerja sama semua pihak untuk proses pelantikan sehingga berjalan dengan lancar. Pelantikan yang akan digelar besok jumat (26/2/2021) merupakan puncak dari proses politik selama ini. Dan kita siap masuk dalam satu momentum pemerintahan daerah manokwari dalam masa pemerintahan Hermus-Budoyo.

Yang paling penting bagi kita semua adalah bagaimana menepatkan rakyat dalam proses birokrasi. Dalam melaksanakan tugas sebagai birokrat dan pemimpin daerah, kepentingan rakyat adalah perioritas karena suksesnya Pilkada Manokwari tidak terlepas dari dukungan masyrakat terutama untuk HEBO.

Ia meminta dukungan seluruh perangkat daerah dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan Manokwari, sehingga apa yang menjadi visi dan misinya dapat terwujud secara demi kesejahteraan masyarakat Manokwari 5 tahun kedepan sesuai Moto “Manokwari untuk semua, semua untuk Manokwari,”

Sementara Ivana mengatakan, khusus untuk Ruang kerja Bupati Manokwari sudah dipersiapkan secara baik bahkan saat meninjau Bupati telah melihat langsung, tinggal beliau (Bupati) melaksankan tugasnya yang dimulai pada Senin (1/2/2021) pekan depan. (JP/me)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta