Connect with us

Hukrim

Menggali Permasalahan di Papua, Pansus Papua DPD RI Kunjungi Manokwari

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD RI terus menggali permasalahan di Tanah Papua, baik di Provinsi Papua maupun Papua Barat.

Setelah menggelar pertemuan di Provinsi Papua, kini giliran Pansus Papua DPD RI mengunjungi Manokwari, sebagai ibukota Provinsi Papua Barat, Kamis (20/2/2020).

Pada pertemuan dengan Pemprov Papua Barat, Pansus Papua DPD RI, memfokuskan pengembalian keadilan bagi rakyat Papua.

Selain itu, pertemuan bersama Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua Barat, juga dibahas soal jelang berakhirnya Otsus Papua.

Sementara, Gubernur pada kesempatan itu memaparkan kondisi Manokwari, sebagai tanah peradaban orang Papua, karena sejarah masuknya Injil, dimulai dari pulau Mansinam.

Oleh karena itu, kata Gubernur membangun Papua harus dimulai dari Pulau Mansinam.

Tak hanya itu, Dominggus juga memaparkan tentang perangkat pemerintahan Papua Barat, yang sudah terbentuk Kodam XVIII Kasuari Papua Barat, Polda Papua Barat, Kejaksaan Tinggi Papua Barat, dan perangkat pemerintah lainnya.

“Saat ini kita sedang membangun semua akses infrastruktur dari dan ke daerah terpencil di Papua Barat, meski banyak kendalanya, namun akan dibangun secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran,” sebut Dominggus.

Untuk itu melalui pertemuan tersebut, sekiranya ada harapan agar Pansus Papua dapat mendorong apa yang kurang di Papua Barat, untuk diperjuangkan ke pemerintah Pusat

Sementara, Ketua Pansus Papua DPD RI, Dr. Filep Wamafma, SH, M.Hum, mengatakan agenda Pansus Papua ke Pemprov Papua Barat, untuk menggunakan kewenangan mencari solusi bersama pemerintah, masyarakat, dan stackholder, untuk menyelesaikan persoalan di Papua.

Filep mengatakan, sebelum datang ke Papua Barat, Pansus Papua juga sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak di Provinsi Papua pada Desember 2019 lalu.

Kemudian pertemuan serupa juga sudah dilaksanakan di Jakarta bersama LiPi, LBHI, Kepala Badan Intelijen Negara, dan Bareskrim Polri serta pihak terkait lainnya.

“Melalui pertemuan ini setidaknya menjadi bahan diskusi bagi Pansus Papua dalam merumuskan persoalan Papua,” ucap Filep.

Selain pertemuan ini, Pansus Papua, juga akan bertemu dengan para tokoh-tokoh di Papua Barat dan merangkul seluruh hasil diskusi untuk dibahas bersama Presiden di Jakarta.(chl)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Cegah Covid-19, Anggota Polres Kaimana Lakukan Screaning Suhu dan Penguapan

Published

on

KAIMANA, JAGATPAPUA.com – Kepolisian Resort (Polres) Kaimana, melakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan alat screaning kepada seluruh anggota, sebelum memasuki Mako Polres, Kamis (26/3/2020).

Kapolres Kaimana AKBP Iwan P Manurung.SIK, saat di konfirmasi wartawan, mengatakan pemeriksaan kepada seluruh anggota ini dengan tujuan mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) dijajaran Polres Kaimana.

“Jadi pemeriksaan screaning suhu tubuh ini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 bagi anggota,” ucap Kapolres.

Selain pemeriksaan screaning, juga dilakukan penguapan disinfektan untuk semua anggota didalam ruangan khusus.

“Ruangan khusus penguapan ini juga akan digunakan kepada masyarakat yang akan memasuki halaman Mako Polres. Tujuannya tentu memutuskan mata rantai Covid-19,” tandas Kapolres.(lc)

Continue Reading

Hukrim

Cegah Penyebaran Corona, PN Manokwari Batasi Pengunjung Sidang

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ketua Pengadilan Negeri Manokwari, Sonny A.B Laoemoery, melalui juru bicara, Rodesman Aryanto, mengatakan dalam situasi siaga darurat Corona Virus (Covid-19), PN Manokwari, memberlakukan pembatasan bagi pengunjung sidang, dimulai sejak Senin 23 Maret 2020.

Pembatasan pengunjung sidang tersebut, kata dia didasari Surat Edaran Mahkmah Agung No.1 Tahun 2020, tentang pedoman pelaksanaan tugas selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan MA dan badan peradilan dibawahnya.

Namun terkait persidangan, diberikan kewenangan kepada majelis hakim yang menangani perkara tersebut.

“Kita hanya kurangi pengunjung sidang untuk mencegah penyebaran virus corona,” katanya, Selasa kemarin.

Dia juga mengatakan, sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, PN Manokwari tengah menyiapkan pencuci tangan, masker dan sarung tangan.

“Kami sudah siapkan pencuci tangan, sementara masker dan sarung tangan sedang dipesan dari luar,” ujarnya.

Secara teknis di lingkungan PN, baik di dalam ruang sidang maupun di luar, diberi tanda silang untuk jarak aman pada kursi-kursi yang tersedia. Tak hanya itu, peserta sidang juga dilarang bersalaman.

“Kami juga larang kontak fisik seperti bersalaman di dalam ruang sidang,” sebutnya.

Selama masa siaga darurat Covid-19, proses persidangan perkara pidana tetap berlangsung, sementara sidang perkara perdata, penundaannya disesuaikan dengan jenis perkara.

“Sidang perkara pidana tetap dilangsungkan karena menyangkut  masa penahanan para terdakwa. Sementara perkara perdata, kita sesuaikan dengan situasi,” tukasnya.

Sementara, perkara pidana umum ataupun perkara pidana khusus, diserahkan kepada Majelis Hakim yang menyidangkan. Sebab, masa penahanan terdakwa lebih diketahui oleh hakim ataupun Jaksa Penuntut.

“Jadi kita sesuaikan dengan kondisi dan situasi. Sedangkan untuk penundaan tiap-tiap perkara, diserahkan kepada Majelis Hakim yang menyidangkan dan juga Penuntut umum yang menangani, karena mereka lebih mengetahui masa penahanan terdakwa,” tutupnya.(akp)

Continue Reading

Headline

Cegah Penyebaran Covid-19, Tempat Hiburan Malam Ditutup

Published

on

KAIMANA, JAGATPAPUA.com – Pemkab Kaimana, menerbitkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tempat hiburan malam (THM). Penutupan tersebut sebagai tindak lanjut upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Penutupan THM ini disampaikan dalam surat keputusan Bupati Kaimana dengan nomor 435/248 tertanggal 24 Maret 2020.

Bupati Kaimana Drs.Matias Mairuma, dalam surat tersebut menghimbau kepada seluruh pemilik café dan bar, agar mengindahkan himbauan dimaksud, dan barang siapa yang tidak mengindahkan instruksi ini, maka pemerintah tidak segan-segan akan mencabut ijin usahanya.

Selain itu, Bupati meminta kepada seluruh pemilik tempat hiburan malam, untuk menghentikan segala aktivitasnya dan peduli terhadap pandemi Corona Virus (Covid 19) yang sedang mewabah saat ini di seluruh tanah air.

Hingga berita ini kami turunkan, sejak Selasa (24/3/2020) Pukul 19:00 Wit, dari pantauan wartawan sejumlah tempat hiburan malam di kota kaimana dan sekitarnya telah ditutup atau tidak melakukan aktivitas seperti hari-hari biasanya.(lc)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta