10.3 C
Munich
Sabtu, September 25, 2021

Sosialisasi Sinergitas Kinerja Perencanaan dan Penganggaran Daerah Melalui Cepace

Must read

KUMURKEK, JAGATPAPUA.com – Kepala BKAD Maybrat, Antonius Ranyabar, S.Sos, M.Si, melaksanakan Sosialisasi Sinkronisasi dan Sinergitas Kinerja Perencanaan dan Penganggaran Daerah melalui Center Of Planning Clinic (Cepace).

Sosialisasi ini terkait keikutsertaannya dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional TK II Angkatan XII Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (Puslatbang KDOD) di Samarinda, Kalimantan Timur Tahun 2019.

Kegiatan di aula pertemuan Setda Maybrat Rabu, (11/9/2019), dibuka oleh Plh. Sekda Maybrat, Ferdinadus Taa, SH, M.Si, dan dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Antonius menerangkan, perencanaan keuangan daerah merupakan hal esensial karena memberi gambaran mengenai tujuan dan pedoman bagi pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu.

Kemudian dapat memprediksi apa yang dilalui agar meminimalkan ketidakpastian serta memberi kesempatan memilih berbagi alternatif pencapaian tujuan.

“Di era desentralisasi fiskal tiap daerah
memiliki diskresi dalam menyusun perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi, sinkronisasi dan konsisten, namun ada kelemahannya, seperti sinkronisasi annual planning dengan midterm planning, tumpah tindih program OPD, tidak tersedianya anggaran serta tak dipahami proses perencanaan dan penganggarannya,” jelasnya.

Hal ini menunjukan perencanaan dan penganggaran harus dilakukan optimal agar pemda dapat melakukan sesuai dokumen perencanaan pembangunan daerah dan sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan yang baik dan dapat dirasakan masyarakat.

Dia menambahkan, penyebab tak terintegrasinya antara perencanaan dan penganggaran dipengaruhi ego sektoral, tak disusun secara komprehensif, sehingga output tak terkait satu sama lain dan kurangnya koordinasi, dimana anggaran cenderung ditetapkan lebih rendah, sedangkan anggaran belanja cenderung lebih tinggi dan resiko moral.

“Melalui pelatihan Nasional ini, upaya melakukan proyek perubahan dengan menerapkan sebuah sistem koordinasi untuk merealisasikan perencanaan dan penganggaran agar tersentral dan terkontrol,” tandasnya.(seyo)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article