5.8 C
Munich
Senin, Oktober 25, 2021

LMA Papua Barat Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 Dikalangan Masyarakat Papua

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat, menyatakan akan membantu pemerintah dalam mensosialisasikan pencegahan Virus Corona (Covid-19) dikalangan masyarakat Papua.

Hal itu dilakukan dalam menjaga nyawa Orang Asli Papua (OAP) di wilayah kepala burung pulau Papua.

“Kebiasaan berkumpul dan berinteraksi antar sesama orang Papua dalam kehidupan sehari-hari, tentu sangat beresiko ditengah situasi penyebaran Virus Corona,” kata Ketua LMA Papua Barat, Maurids Saiba, Selasa (7/4/2020).

Dia mengatakan instruksi pemerintah tentang jaga jarak (social/physical distancing) hingga PSBB (pembatasan sosial berskala besar), tentu akan bertolak belakang dengan budaya dan tradisi orang Papua.

Oleh karena itu, keterlibatan lembaga adat, akan lebih kuat untuk memasyarakatkan instruksi pemerintah dalam menyelamatkan nyawa manusia termasuk OAP dari ancaman Covid-19.

“Kita mulai dari Manokwari, ibukota provinsi, khususnya di kampung-kampung pinggiran kota. Kita sosialisasi tentang bahaya Corona dan cara pencegahan,” ucapnya.

Secara struktur kelembagaan, instruksi LMA Papua Barat, akan diteruskan oleh seluruh LMA kabupaten/kota dalam membantu Gugus Tugas masing-masing daerah dalam mensosialisasikan dampak dan pencegahan virus Corona, hingga ke tingkat tua-tua adat.

“Kepada tua-tua adat di kampung dan dusun, agar sementara waktu meniadakan pertemuan. Tua-tua adat, juga diwajibkan berperan aktif untuk memantau warganya, sehingga tidak berkumpul atau berinteraksi di lingkungan sendiri maupun dengan orang luar,” tukasnya.

Selain itu, untuk mencegah penyebaran Covid-19, LMA Papua Barat telah melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan menyediankan sarana pencuci tangan di tempat-tempat umum termasuk pusat perekonomian mama-mama asli Papua.

“Kita awali dengan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah ibadah, asrama mahasiswa dan tempat mama-mama Papua berjualan,” jelasnya.

Secara teknis, kata Saiba,  500 masker dan 400 sarung tangan telah dibagikan kepada warga asli Papua di Manokwari yang melintas di jalan protokol hingga mama Papua yang berjualan pinang di pinggiran jalan.

“Kita juga ada sediakan sarana pencuci tangan di pasar, gereja dan tempat jualan pinang mama Papua di depan pelabuhan laut Manokwari,” tutupnya.(akp)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta