Connect with us

Jayapura

Penuhi Prosedur Kesehatan, Warga Papua Barat Di Jayapura Mulai Dipulangkan

Published

on

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Akses transportasi laut diwilayah ibu kota Provinsi Papua, Jayapura saat ini telah dibuka dan ribuan warga asal Provinsi Papua Barat, secara bertahap sudah mulai dipulangkan.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan kepada awak media, Selasa (16/6/2020) di RS Provinsi Papua Barat.

“Untuk warga kita yang berada di Papua, yang sempat tertahan akibat lockdown, dan tidak bisa kembali, sekarang sudah bisa dan secara bertahap mulai kami pulangkan karena akses pelabuhan laut sudah diaktifkan,” ungkap Gubernur.

Lanjut Gubernur, kepulangan warga Papua Barat tersebut sudah melalui prosedur kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19, dan telah melakukan pemeriksaan rapid test.

“Yang dipulangkan hanya mereka yang hasil rapit testnya non reaktif, namun kalau ada yang reaktif maka akan ditindak lanjut ke pemeriksaan swab,” tukas Gubernur.

Selain itu, kata Gubernur setibanya di pelabuhan tujuan di Papua Barat, mereka akan kembali diperiksa suhu tubuh, juga kelengkapan surat sehat dari Provinsi Papua. Jika nanti dalam pemeriksaan tersebut terdapat warga yang tidak memiliki surat lengkap, maka akan dikarantina selama 14 hari.

“Sebaliknya apabila mereka memiliki surat lengkap maka mereka langsung pulang kerumah,” tandas Gubernur.

Sementara sesuai informasi, Senin (15/6/2020), kapal sudah masuk pelabuhan, sehingga waktu subuh khusus warga Sorong Raya sudah diberangkatan dari Jayapura. Berikutnya Kamis (17/6/2020) warga Manokwari Raya yang dipulangkan dari Jayapura.(me)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Gubernur, Kapolda, Bupati Manokwari Canangkan Vaksinasi Covid-19 Tahap II Se-PB

Published

on

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Kasdam XVIII Kasuari, Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH, Wakil Ketua DPR Papua Barat serta jajaran Forkopinda melaunching Vaksinasi Tahap II Se-Papua Barat, Rabu (3/3/2021) di Gedung Arfak Polda PB.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan,, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Kasdam XVIII Kasuari, Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH, Wakil Ketua DPR Papua Barat serta jajaran Forkopinda melaunching Vaksinasi Tahap II Se-Papua Barat.

Launching Vaksinasi tersebut dipusatkan di Gedung Auditorium Arfak Polda Papua Barat, Rabu (3/3/2021) dirangkaikan dengan Screening serta Penyuntikan Vaksin Covid-19.

Gubernur mengatakan, pada 2 Maret 2021 lalu tepatnya Indonesia memasuki tahun pertama pandemi covid-19 dan sampai saat ini laju penambahan kasus positif maupun kematian masih belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

Memang kita sadari bahwa upaya pengendalian pandemi melalui peran masyarakat dalam disiplin 3 M dan upaya 3 T oleh pemerintah sebagai Kunci keberhasilan memutus mata rantai penularan Covid-19 masih sering menemui tantangan.

“Menyikapi realita ini maka sangat diperlukan upaya perlindungan yang lebih spesifik dalam menghadapi langsung virus covid-19, yaitu melalui vaksinasi untuk membentuk kekebalan tubuh, mulai tanggal 13 Januari 2021 secara resmi program vaksinasi covid 19 di laksanakan di seluruh Indonesia termasuk di 13 kabupaten kota di Papua Barat,”ungkap Gubernur Dominggus

Dengan sasaran tahap pertama kepada tenaga kesehatan Pada pelaksanaan tahap pertama 14 Januari 2021 sampai dengan 28 Februari 2021 telah mencapai 82% tenaga kesehatan, dan petugas di Papua Barat berhasil divaksinasi dosis pertama dan dosis kedua 57% .

“Saya berharap seluruh Tenaga Kesehatan sebagai Garda terdepan yang paling beresiko tertular maupun menularkan segera melengkapi dosis vaksinasinya sebagai upaya melindungi diri sendiri dan orang lain,”harap Gubernur

Contoh baik telah diperlihatkan pada launching hari ini, di mana telah terjadi kolaborasi antara instansi kesehatan dan Polda Papua Barat, pihak kesehatan menyediakan tenaga pelaksana dan pihak kepolisian memfasilitasi tempat maupun sarana pendukung yang dibutuhkan untuk vaksinasi sekitar 300an sasaran.

Sementara, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, Derek Ampnier dalam laporannya mengatakan,
Pada maret 2021 penyuntikan Vaksin masuk tahap 2 dengan target sasarannya, kepada lansia dan pelayanan publik yang bekerja di sektor formal maupun informal.

Dan Untuk Papua Barat, sasarannya kepada 146. 993 orang yang menjadi target vaksinasi sampai akhir Mei 2021. Dan untuk dapat mencapai target tersebut diperlukan dukungan dan kerjasama dari semua pihak yang ada di Provinsi Papua Barat.

Tujuan dari pelaksanaan Vaksinasi ini adalah untuk menyebarluaskan informasi vaksinasi cofid-19 tahap II kepada masyarakat luas. Pelaksanaan ini juga tidak terlepas dari kerjasama dan sinergitas antara pemerintah daerah TNI-Polri, sektor swasta BUMN organisasi profesi dan masyarakat.

Sasaran vaksinasi covid 19 tersebut dibagi menjadi beberapa temin sesuai dengan alokasi vaksin dari pusat yang akan dikirim secara bertahap. Tahap 1 termin 1 sat ini baru mencapai 10.125 sasaran.

Yang terdiri dari 5.670 lansia di Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong. Dan 4.455 pelayanan publik yang tersebar di 13 kabupaten kota.

Untuk itu agar bisa didapatkan manfaat optimal dalam pengurangan kasus kesakitan dan kematian maka setiap kabupaten kota akan kembali Membuat strategi prioritas sesuai dengan kerentanan dan faktor resiko sasaran bagi yang belum terlayani pada termin 1 ini akan tetap diberikan haknya sesuai dengan alokasi vaksin dari pusat.

Kegiatan pencanangan vaksin covid 19 tahap 2 tingkat Provinsi Papua Barat dan kabupaten Manokwari dipusatkan di aula arfak Papua Barat yang diikuti lebih kurang 50 orang termasuk perwakilan pejabat publik dan setiap pelayanan publik, keamanan pedagang wartawan dan sasaran lain yang masuk prioritas tahap II.

Tenaga pelaksana berasal dari Dinkes provinsi Papua Barat Dinkes Kabupaten Manokwari Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Papua Barat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat, Rumah Sakit , Puskesmas selanjutnya kegiatan akan diikuti dengan pelaksanaan vaksinasi massal secara serentak di kabupaten kota.

Untuk Manokwari lokasi vaksinasinya di Gedung Arfak Polda Papua Barat target 300 orang, Teluk wondama dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah wondama target 180 orang, Fakfak lokasi Aula Polres Fakfak target 100 orang.

Kemudian Untuk kota Sorong lokasinya di Aulah Walikota sorong dan semua pos vaksinasi target 500 orang Kabupaten Sorong lokasi Polres Sorong target 50 orang, Kaimana dipusatkan di Aula Polres Kaimana target 150 orang, Teluk Bintuni lokasi Polres teluk Bintuni target 200 orang Raja Ampat lokasi Polres Raja Ampat 50 orang.(JP/alb)

Continue Reading

Adat

Sempat Terputus, Sekarang Sistem Kelistrikan Di Yalimo Kembali Normal

Published

on

Proses pembangunan jalan penghubung diwilayah Wamena-Yalimo.

YALIMO,JAGATPAPUA.com– Akibat perbaikan jalan yang dilakukan beberapa waktu oleh pemerintah Kabupaten Jaya Wijaya (Wamena) ke arah Yalimo sempat membuat akses kelistrikan di wilayah tersebut juga terputus.

Namun saat ini suplai listrik sudah dapat diakses kembali, karena pekerjaan pembangunan jalan diwilayah tersebut juga sudah terhubung.

PLN telah melakukan pengiriman bahan bakar untuk pembangkit listrik di Elelim, Senin, (1/3/2021) kemarin. Hal ini membuat suplai listrik untuk pelanggan di Yalimo kembali normal.

Meski perbaikan jalan masih berlangsung, sebanyak 7200 liter bahan bakar telah berhasil dikirimkan. Dalam melewati akses yang masih sulit di titik putus, pengangkutan ini mendapat bantuan dari alat berat yang berada di lokasi tersebut.

“Puji syukur saat ini kondisi kelistrikan di Yalimo telah kembali normal berkat suplai bahan bakar yang dapat diterima kembali,” ujar General Manager PLN UIW P2B, Abdul Farid.

Pasca terputusnya jalan yang menghubungkan Wamena dan Yalimo, PLN terus berkoordinasi dengan pihak setempat untuk mengetahui progres dan rencana pekerjaan pembersihan dan perbaikan akses tersebut. Cadangan bahan bakar pembangkit yang sempat menipis saat itu mengharuskan PLN melakukan penyesuaian operasional pembangkit selama beberapa hari.

“Terima kasih atas bantuan dan gerak cepat dari seluruh pihak. Meski pekerjaan akses jalan masih belum selesai, namun suplai bahan bakar pembangkit kami sudah dapat melewati titik-titik yang tadinya sempat terputus,” tutup Farid.

PLTD Elelim sendiri memiliki daya mampu sebesar 1100 kW. Daya tersebut menyuplai 1.174 pelanggan yang ada di Yalimo dengan beban puncak saat ini mencapai 400 kW.(JP/rls)

Continue Reading

Adat

Besok Personil Polda Papua Barat Akan Divaksin Covid-19

Published

on

Personil Anggota Polda Papua Barat saat melakukan screening untuk persiapan Pelaksanaan Vaksin Covid-19, Selasa (2/3/2021) di RS Bhayangkara Polda PB, Maripi, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Polda Papua Barat melakukan screening kepada personil yang telah mendaftar untuk vaksinasi Covid-19.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, hal ini merupakan komitmen pemberian vaksin kepada petugas pelayanan Publik yang selalu berada di garda terdepan.

“Pemberian vaksin terhadap personil Polri khususnya polda papua Barat ini terkait tugas pelayanan publik yang selalu berhadapan dengan masyarakat,”Kata Kombes Pol. Adam Erwindi, Selasa (2/3-2021).

Dikatakan, untuk itu sebelum pelaksanaan vaksin besok, hari ini Personil Polda PB discreening dengan maksud untuk memastikan kondisi kesehatan personil sebelum menjalani penyuntikan vaksin Covid-19.

Sebagai informasi, kata Erwindi, Personil Polda Papua Barat menjalani screening di RS Bhayangkara Polda Papua Barat, sejak pukul 09.00 wit.

Sementara, Kabid Dokkes Polda Papua Barat Kombes Pol dr. Sariman menambahkan, screening yang dilakukan mulai dari pengecekan tensi dan suhu tubuh serta mengisi kuesioner yang dipandu oleh tim dokkes.

“Ini pengecekan awal yang harus dilaksanakan sebelum divaksin. Sehingga besok siap untuk divaksin,” ujar Kabid Dokkes

Kabid Dokkes juga menambahkan launching pelaksanaan Vaksinasi dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap I Provinsi Papua Barat, dan tahap II Kabupaten Manokwari .

“Nanti dilanjutan dengan vaksinasi masal kepada personil Polda Papua Barat. Yang ditargetkan sebanyak 250 sampai 300 personil yang siap untuk di vaksinasi,”sebut Kabid Dokes.(JP/rls)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta