ANGGI, JAGATPAPUA.com — Penuhi kebutuhan listrik masyarakat di Kabupaten Pegunungan Arfak, Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw resmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 150 Kilo watt, di desa Upperc Kabupaten Pengunungan Arfak, Rabu (7/6/2022).
“Peresmian pembangkit listrik yang menggunakan air sumber daya alam yang kita miliki, merupakan suatu kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat di Pegunungan Arfak,” kata Gubernur.
Dikatakan, peresmian tersebut menunjukkan bahwa negara atau pemerintah hadir di Pegunungan Arfak dengan pembangunan untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan pembangkit listrik yang dibangun dengan anggaran apbn melalui kementerian SDM adalah bagian penting dari kebijakan bapak presiden dalam mewujudkan program Indonesia Terang Papua Barat Terang serta Pegunungan Arfak terang,”lanjut dia.
Oleh karena, kata Gubernur Waterpauw, atas nama pemerintah, saya meminta perhatian pemerintah Kabupaten. Pegunungan Arfak dan seluruh masyarakat untuk memanfaatkan dan memelihara asset ini bersama PT. PLN yang akan mengoperasikannya agar pemanfaatannya lebih lama dan membawa kesejahteraan serta peningkatan ekonomi masyarakat yang lebih baik.
“Pembangunan infrastruktur kelistrikan juga dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi Provinsi Papua Barat serta kebijakan untuk memperkuat ketahanan energi daerah,”ujarnya.
Pada kesempatan ini, kata Gubernur Waterpauw, atas nama pemerintah dan masyarakat di Provinsi Papua Barat dan secara khusus di Pegunungan Arfak kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
“Yang telah berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas SDM serta Pemda Pegaf sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan dapat diresmikan pengoperasiannya,” tutup dia.
Hadir dalam peresmian tersebut, Ketua PKK Papua Barat Roma Megawanty, Bupati Pegunungan Arfak Yosias Saroy, Wakil Bupati Marinus Mandacan , Direktur PLN Papua Barat Budiono para tokoh adat dan pemilik hak ulayat. (jp*)