13.8 C
Munich
Selasa, Mei 28, 2024

Evert Wanma Nyatakan Siap Mundur Dari Parpol Jika MK Setujui Sistem Proporsional Tertutup

Must read

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com— Wakil Ketua DPD PSI Kabupaten Manokwari Evert Wanma menyatakan sikap akan mundur dari Partai Politik dan sebagai Bacaleg DPRD Manokwari periode 2024-2029, jika MK memutuskan Sistem proporsional tertutup pemilu 2024.

“Jika MK memutuskan Sistem proporsional tertutup pemilu 2024, sebagai politisi, kader dan juga wakil Ketua DPD PSI Kabupaten Manokwari menyatakan sikap mundur dari partai politik DPD PSI Kabupaten Manokwari dan sebagai bakal calon legislatif, ini adalah ungkapan kekecewaan saya terhadap Negara,”tegas Evert Wanma kepada media ini, Jumat (2/6/2023)

Politisi muda asal suku Biak ini menilai, Pimpinan Partai Politik yang memberi dukungan terhadap proposional tertutup kemungkinan berasumsi bahwa kadernya yang duduk sebagai legislatif aktif hari ini banyak membangkang, tidak mewujudkan cita – cita dan ideologi partai saja.

“Tetapi bagi saya ini adalah persoalan internal Parpol itu sendiri. Hemat saya
ini adalah kesalahan partai tersebut seharus punya proses pengkaderan yang baik supaya selalu menciptakan kader-kader politik yang siap secara ideologi partai,”bebernya

Namun, lebih lanjut Evert bahwa ada kader yang arah ideologinya untuk melayani rakyat. Ini yang harus dipertimbangkan.

“Dan jangan lupa bahwa hak berpolitik semua warga negara di jamin oleh negara jadi siapa pun dia mempunyai hak yg sama untuk terlibat dalam dunia politik termasuk rakyat,”ujarnya

Menurut Wanma, Proporsional tertutup pun tidak menghilangkan trend “money politic” Hanya merubah modelnya saja yang dari calon legislatif kepada masyarakat berubah dari calon legislatif kepada pimpinan partai politik.

Proposional tertutup akan mewajibkan “Nepotisme” yang terbentuk dari kader politik kepada pimpinan partai politik bahkan mungkin bisa menjadikan pimpinan Partai Politik dan partainya sebagai “Tuhan”.

“Contohnya ketua partai sebagai calon legislatif otomatis akan mengaderkan diri sendiri, keluarga, kerabat dan sahabat. Sementara rakyat? Mau dibawah ke mana hak-hak politiknya?,”cetusnya.(jp/ask)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta