Connect with us

Adat

Bupati Pegaf Resmikan Kenaikan Status Kantor Cabang Pembantu Anggi

Published

on

Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy memotong pita menandai peresmian peningkatan status Bank Papua Kantor Kas Anggi menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Anggi, Selasa (12/1/2021).

PEGAF,JAGATPAPUA.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Arfak bersama PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua meresmikan peningkatan status dari kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Anggi.

Kehadiran KCP Anggi diharapkan mampu memaksimalkan pelayanan perbankan dan memacu peningkatan ekonomi mgasyarakat yang berdampak pada kesejahteraan daerah.

Kepala Bank Papua Kantor Cabang Utama (KCU) Manokwari, Bertha Affar mengatakan, sejak 12 Januari 2021 status kantor Kas Anggi naik satu tingkat lebih tinggi menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP). Kenaikan status berdampak pada peningkatan layanan keuangan yang lebih maksimal dari sebelumnya yang hanya untuk simpan dan pengambilan.

“Sekarang layanan keuangan seperti simpan pinjam dan kredit modal dapat dilakukan di Anggi,” ujarnya.

Bertha menyebutkan, dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Pegaf maka seluruh transaksi keuangan sudah dapat dilakukan sepenuhnya di Anggi. Selain itu pinjaman modal besar baik untuk usaha kecil menengah maupun kontraktor juga dapat dilakukan.

“Semua pinjaman modal usaha dan pekerjaan besar dapat dilayani di Anggi,” terangnya.

Pihaknya berharap seluruh elemen warga di Pegunungan Arfak baik masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan seluruh transaksi keuangan menggunakan Bank Papua Anggi. Diakuinya makin banyak transaksi baik simpan maupun pinjam maka akan meningkatkan performa keuangan daerah. Antara pemasukan dan pengeluaran sehingga pembangunan daerah menjadi lebih cepat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

” Mari kita membantu pembangunan daerah Pegaf dengan menabung di Bank Papua,” tandasnya.

Senada dengan itu, Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy mengungkapkan dengan peningkatan status kantor Kas menjadi KCP maka pelayanan bagi masyarakat di 166 Kampung yang ada di 10 Distrik berjalan baik dan maksimal.

“Dengan kenaikan status ini maka Bank Papua menjadi media penyimpan dan penyalur keuangan di seluruh wilayah Pegaf,” bebernya.

Bupati meminta agar peningkatan status harus mampu mendongrak pelayanan bagi masyarakat, sektor pelaku usaha dan pemerintah. Maka aktifitas menabung dan mengambil uang serta kredit harus dilakukan di Anggi. Sehingga sebagai mitra pemerintah dan swasta, Bank Papua menjadi media pendongrak ekonomi daerah.

“Mulai hari ini saya minta seluruh layanan keuangan baik penyimpanan maupun pencairan keuangan harus dilakukan di Anggi, tidak boleh lagi di Manokwari,” terangnya.

Yosias menuturkan, Pemerintah Daerah siap mendukung penuh upaya peningkatan ekonomi daerah bersama dengan Bank Papua. Karena itu dia mengakui peningkatan status KCP harus meningkat di tahun – tahun selanjutnya menjadi Kantor Cabang. Komitmen ini harus menjadi harapan bersama antara pemerintah dan Bank Papua

“Terima kasih sudah menjadi mitra pembangunan bagi pemerintah maupun masyarakat di Pegaf,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peresmian ini Komisaris Bank Papua, Beatrix Parinussa dan Pimpinan Divisi Sekretaris Perusahaan PT Bank Papua, Erna Kapisa bersama sejumlah pimpinan Bank Papua KCP Anggi, Irianti Sumpe dan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pegaf,
Anggota Komisi B Kabupaten Pegunungan Arfak, April Indow.(sos)

Continue Reading
Advertisement


 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Pos PI GKPMI Jemaat El-Shaday Diresmikan, Disusul El-Jireh Dan House Of Glory

Published

on

Foto Bersama Wakil Ketua I BPP GKPMI Pdt Jos Philipus Padoma, Ketua BKAG Manokwari Pdt Hugo Warpur M.Th, Koorwil GKPMI Manokwari Pdt Teiker Dan Waket BPD GKPMI Pdt Yustus Mandibondibo, pada Peresmian Pos PI Jemaat El-Shaday Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Organisasi Gereja Kalvari Pentakosta Missi di Indonesia (GKPMI) terus mengembangkan sayap pelayanan di tanah Papua secara khusus di Wilayah Provinsi Papua Barat.

Peresmian Pos PI Jemaat El-Shaday dilakukan oleh Wakil Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) GKPMI Pdt Jos Philipus Padoma dan Ketua Badan Kerja Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Manokwari Pdt Hugo Warpur.,M.Th serta didampingi Ketua Koorwil GKPMI Kabupaten Manokwari Pdt Triker dan Wakil Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) GKPMI Papua Barat, Pdt Yustus Mandibondibo yang juga merupakan Gembala Sidang Jemaat Getsemani Manokwari.

Peresmian tersebut sekaligus pengukuhan Gembala Pos PI Jemaat El-Shaday Pdt Jos Phlipus Padoma oleh para Hamba Tuhan Minggu (17/1/2021) di Lantai 1 Hotel Billy Manokwari.

Padoma mengatakan, Selain Pos PI Jemaat El-shaday, tahun ini juga melalui koordinator Wilayah GKPMI Kabupaten Manokwari Pdt Triker akan membuka dua Pos PI lainnya yaitu Pos PI Jemaat El-Jireh di Ransiki dan House Of Glory di Oransabri.

“Ini sangat luar biasa dalam tahun ini GKPMI bisa membuka 3 pos Pelayanan sekaligus khususnya di Wilayah Manokwari Raya. Dan diharapkan kedepan hal serupa akan terus dilakukan baik di wilayah Manokwari raya maupun Papua Barat secara umum,”kata Padoma

Terlepas sebagai Wakil Ketua I GKPMI, Padoma juga yang merupakan Gembala Jemaat El-Shaday meminta dukungan dan kerja sama semua pihak terutama Gereja-gereja GKPMI di Manokwari mengingat proses pelayanan jemaat tersebut masih sangat belia dengan demikian pengembangan pelayanan terus terjadi untuk kemuliaan nama Tuhan.

Sementara Hugo melalui sambutannya memberikan apresiasi kepada GKPMI atas dibukanya pos Pelayanan ini. Dan kedepan para hamba-hamba Tuhan GKPMI di Manokwari harus bekerja lebih giat. Ia pun mempersilahkan terus dilakukannya mengembangkan Pos PI GKPMI sebanyak-banyaknya untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan.

“Jangan hanya sampai di Pos PI El-Shaday tetapi terus dikembangkan lagi. Saya berharap GKPMI terus mengembangkan sayap pelayanan di wilayah Manokwari,. Kami BKAG akan terus mendukung”harap Warpur.(JP/me)

Continue Reading

Adat

Lakotani Dukung Pelaksanaan LK-II HMI Manokwari

Published

on

Pengurus HMI Cabang Manokwari, Saat Bertemu Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani mendukung penuh pelaksanaan Intermediate Training Latihan Kader (LK-II), yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari, yang direncanakan digelar dalam waktu dekat.

Ia mengatakan, sangat mensupport langkah HMI Cabang Manokwari, untuk melaksanakan LK-II tingkat nasional. Menurutnya, dalam sebuah organisasi hal-hal seperti ini tentu sangat baik.

“Saya kira ini sesuatu yang sangat baik, untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas para kader. Serta memastikan bahwa proses perkaderan di HMI masih terus berlangsung,”ungkap Lakotani

Selaku alumni HMI, sebut Lakotani, dirinya menyambut baik pelaksanaan LK-II, yang akan dilaksanakan 6 Februari mendatang.

“Saya mendukung penuh, dan mensupport hajatan yang dilaksanakan oleh HMI Cabang Manokwari,”ucapnya

Selama menjabat sebagai Wakil Gubernur, lanjut dia, pihaknya jarang untuk menghadiri undangan baik LK-I maupun LK-II baik sebagai undangan ataupun pemateri. Sehingga kegiatan ini merupakan terobosan
yang sangat baik.

“Dan tentu hajatan ini harus didukung penuh oleh semua pihak baik di Cabang, hingga alumni hijau hitam,”ujarnya

Lakotani juga mengajak keluarga besar HMI dan Alumni, agar bersama-sama mendukung dan mensukseskan kegiatan Intermediate Training tersebut.

Sementara itu, Pjs Ketua Umum HMI Cabang Manokwari, Rahmad Jaya mengaku bangga, pihaknya (HMI Manokwari) mendapat kekuatan baru, karena dukungan Kanda Mola sapaan akrab wagub di rumah hijau hitam.

“Kami dari pengurus cabang sangat bersyukur, dengan support dari semua pihak termasuk kanda Mola untuk kesuksesan LK-II tingkat nasional, ini adalah kekuatan bagi dirinya dan para kader untuk terus bekerja,” tuturnya.

Sebagai alumni dan kader HMI, kata Rahmad, ini adalah sebuah mata rantai yang memang tidak bisa di lepas pisahkan. “Artinya setiap kegiatan yang HMI Cabang Manokwari lakukan, memang sukses karena support dari para alumni. Termasuk kanda Mola,”tutupnya.(jp/rls)

Continue Reading

Adat

Horota Ajak Masyarakat Dukung Program Vaksinasi Nasional

Published

on

Ketua Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III Domberai, Papua Barat, Zakarias Horota, saat mengikuti vaksinasi perdana Covid-19.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ketua Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III Domberai, Papua Barat, Zakarias Horota, mengajak seluruh warga pribumi di wilayah Kepala burung pulau Papua, agar tidak terprovokasi dengan berbagai kabar bohong tentang bahaya vaksin Covid-19.

Pasalnya, kata dia program vaksinasi serentak secara nasional oleh Pemerintah tersebut merupakan misi penyelamatan umat, termasuk orang asli papua (OAP) dari ancaman Covid-19 yang masih mewabah di wilayah Papua Barat.

“Ini masalah pilihan sehat untuk hidup di tengah ancaman pandemi, bukan persoalan diajak atau terpaksa. Oleh karena itu semua pihak termasuk DAP ikut mendukung program vaksinasi di Papua Barat,” katanya usai divaksinasi bersama belasan perwakilan pejabat daerah di Papua Barat.

Selain itu, dia mengatakan, pemerintah tak mungkin mencelakakan masyarakat lewat vaksin Covid-19.

“Memang saya sempat berniat untuk menolak program vaksinasi di wilayah Papua Barat, karena terhasut kabar bohong. Namun setelah berpikir, tidak mungkin jutaan nyawa manusia di Papua Barat mau dicelakakan oleh Pemerintah lewat vaksin ini,” ucapnya.

“Dasar pikiran itu, maka saya pun bersedia untuk divaksin perdana, karena kami OAP ras Melanesia, sudah sedikit jangan lagi ada OAP jadi korban ditengah pandemi Corona ini,” tambahnya.

Sementara, vaksinasi Covid-19 di Provinsi Papua Barat resmi dibuka oleh Gubernur Dominggus Mandacan di RS. Provinsi, Kamis (14/1/2021), ditandai dengan penyematan baju rompi kepada sejumlah perwakilan petugas vaksin (vaksinator) dan penyerahan vaksin kepada tim Satgas Covid-19 setempat.

Penerima vaksin perdana di Papua Barat, adalah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (wakajati) Papua Barat, Witono, setelah melalui proses skrining oleh petugas dan dinyatakan layak untuk menerima vaksin.

Dikatakan Witono, vaksin merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk mengurangi dampak buruk dari penyebaran Covid-19 di Papua Barat sehingga dirinya sangat siap untuk divaksin pertama di Papua Barat.

“Tidak perlu takut, karena saya sudah melaluinya dan saya baik-baik saja setelah divaksin,” ucap Witono.

Panglima Kodam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, juga telah menerima vaksin mewakili unsur TNI di Papua Barat dan pihaknya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama perangi Covid-19 dengan vaksinasi dan tetap patuhi protokol kesehatan.

“Tidak ada yang perlu ditakuti, Presiden dan Panglima TNI kemarin sudah divaksin, saya pun hari ini. Jadi mari sama-sama kita bantu Pemerintah dan selamatkan diri kita, keluarga dan sesama anak bangsa dari ancaman Covid-19,” tutur Cantiasa.

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, dr.Arnold Tiniap, menambahkan vaksin Covid-19 adalah salah satu solusi pemerintah untuk melemahkan virus Corona, tetapi bukan satu-satunya obat untuk mematikan virus Corona.

“Jadi fungsi kerja vaksin ini hanya untuk melemahkan virus Corona, jadi ketika disuntikkan ke tubuh manusia, maka tubuh penerima vaksin akan lebih mampu melawan virus Corona ketika terpapar,” ujar Tiniap.

Kesempatan itu, Tiniap juga mengajak warga Papua Barat agar tetap ikuti anjuran Pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan, meski program vaksinasi telah dijalankan di Papua Barat.

“Vaksinasi berjalan, tapi protokol kesehatan tetap paling utama. Jangan pernah abai, karena virus ini nyata dan masih ada di antara kita,” tukas Tiniap.

“7.160 dosis vaksin Covid-19 Papua Barat, untuk tahap pertama diprioritaskan bagi tenaga kesehatan di kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan dan Kota Sorong,” tandas Tiniap.(me)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta