12.7 C
Munich
Selasa, September 21, 2021

Buka SMD BPD GBI, Gubernur Ingatkan Pentingnya Toleransi Antar Umat Beragama

Must read

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, mengingatkan pentingnya menjaga dan meningkatkan toleransi antar umat beragama, terutama untuk semua lembaga keagamaan.

“Mari kita terus menjaga toleransi antar umat beragama, kebersamaan, persaudaraan, kedamaian, ketertiban harus tetap kita jaga, termasuk GBI yang ada di Papua Barat,” ucap Gubernur, pada pembukaan Sidang Majelis Daerah (SMD) BPD Gereja Bethani Indonesia (GBI) se Manokwari Raya, Selasa (25/5/2021).

Menurut Gubernur, masyarakat, pemerintah dan adat adalah Mitra, maka koordinasi yang baik harus terus dibangun untuk mewujudkan pembangunan di Papua Barat yang lebih baik kedepan, serta sebagai modal awal dalam membangun kualitas hidup umat beragama.

“Kita harus terus berbuat baik bagi semua orang, toleransi antar umat, agama, budaya adat dan ras harus kita pupuk bersama,” ungkap Gubernur.

Selain itu, lanjut Gubernur Indeks toleransi dan kerukunan umat di Papua Barat, tahun 2019 berada pada urutan pertama dari 34 provinsi di Indonesia. Sehingga sebagai kepala daerah, sepatutnya perlu terus mengajak semua umat terutama melalui SMD BPD GBI dapat menjaga indeks toleransi tersbeut.

Gubernur juga optimis pada tahun 2020 dan tahun ini, Papua Barat tetap berada pada urutan 1, dan jangan selalu belajar dari daerah lain, tetapi sesekali daerah lain juga harus belajar dari Papua Barat.

“Kondisi ini tentu tidak terlepas dari peran serta semua umat beragama, maupun masyarakat umum, untuk selalu hidup bersama dan rukun, yang berpengaruh postif bagi orang Papua, yang melalui Otto dan Geisler kita hidup didalam terang,” tukas Gubernur.

Untuk itu, Gubernur mengajak gereja, adat, dan lembaga keagamaan lainnya dapat terus berperan meyakinkan orang Papua dan masyarakat umum di Manokwari, agar dapat bersama untuk bangun Manokwari sebagai kota Injil dan ibu kota provinsi Papua Barat yang maju.

“Sikap kita harus mencerminkan kita hidup di kota Injil dan Pulau Mansinam sebagai peradaban bagi tanah Papua, jangan sampai kita merusak citra kota ini, selalu ada demo penjarahan, tetapi kita harus tunjukan bahwa kita cinta damai, kita sudah terima berkat dan mau jadi berkat bagi semua orang,” tandas Gubernur.

Sebagai wujud mendukung kegiatan keagamaan tambah Gubernur, Pemprov telah menganggarkan sejumlah anggaran untuk menopang pelayanan bagi lembaga keagamaan di Papua Barat.(jp/adv)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article