13.2 C
Munich
Kamis, Mei 30, 2024

BPNB Papua Gelar FGD Pengembangan Pariwisata di Papua Barat

Must read

MANOKWARI, JAGAT PAPUA.com – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) wilayah kerja Papua dan Papua Barat, menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat, mendorong sinergitas antar Lembaga dalam upaya pengembangan sektor pariwisata.

Ini dilakukan agar Papua Barat masuk dalam rute jalur perdagangan rempah, sehingga kedepan Papua Barat, terdaftar dalam wilayah peta rute perdagangan rempah oleh UNESCO di tahun 2024.

“Kita terus mendorong sinergitas antar lembaga, sehingga Papua Barat masuk rute jalur perdagangan rempah – rempah di dunia,” kata Kepala BPNB Papua wilayah kerja Papua dan Papua Barat, Desy Pola Usmany, saat dikonfirmasi di Manokwari, Selasa (22/12/2020).

Usmany menyebutkan masuknya Papua Barat dalam rute perdagangan rempah, maka secara langsung mata dunia akan tertuju pada Papua Barat, yang dulu pernah dilalui oleh kapal dagang, terutama beberapa wilayah di kawasan pesisir seperti, Kabupaten Fakfak, Kaimana, Teluk Bintuni dan Raja Ampat.

“Jika wilayah ini masuk dalam penetapan rute jalur rempah, maka dengan sendirinya potensi masuknya wisatawan menjadi lebih besar. Kondisi inilah yang harus disikapi secara serius,” jelasnya.

Guna merealisasi hal itu, dibutuhkan kerjasama dan sinergitas di antara lembaga di daerah, serta perlu komitmen bersama untuk membangun pariwisata di daerah.

“Misalnya potensi unggulan lokal di setiap daerah harus digenjot. Sehingga semakin membuka peluang usaha dan ekonomi bagi daerah, yang akhirnya masyarakat yang akan menikmati dampak pengembangan pariwisata,” tandasnya.(sos)

 

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta