3.3 C
Munich
Rabu, Februari 21, 2024

Bertemu Masyarakat Pendukung di Wilayah Amban, Filep Bicara Tentang Pentingnya Pendidikan

Must read

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Calon Anggota DPD RI Periode 2024-2029 Nomor Urut 3 Dr Filep Wamafma menggelar pertemuan dengan masyarakat pendukung di wilayah Amban distrik Manokwari Barat.

Pertemuan yang digelar di sekitaran tugu amban, Minggu (14/1/2024) itu dihadiri ratusan simpatisan dan pendukung dari wilayah tersebut.

Dalam Kampanye terbatas yang digelar Dr Filep Wamafma memperkenalkan diri kepada masyarakat pendukung, sekaligus berharap masyarakat dapat menyalurkan hak suara, memilihnya pada tanggal 14 Februari 2024 sebagai anggota DPD RI Dapil Papua Barat.

“Di TPS nanti bapak ibu membuka surat suara berwarna merah, lihat foto saya mengenakan jas merah, coblos nomor urut tiga,”kata Filep Wamafma menjelaskan.

Dr Filep Wamafma mengatakan, pada pemilu 2019 lalu ia memperoleh dukungan suara sebanyak 83 ribu.

“Itu perolehan suara dukungan untuk saya Filep Wamafma. Saya tanya bapak ibu dulu, Apakah bapak ibu setuju saya kembali duduk di DPD RI?? Serentak ratusan pendukung menjawab, setuju” jawab masyarakat pendukung dikutip jagatpapua.com.

Kerja nyata Dr Filep Wamafma selama menjadi anggota DPD RI Periode 2019-2024.

Pada kesempatan itu, Dr Filep Wamafma juga mengatakan cara mengubah nasib Orang Papua yaitu hanya dengan pendidikan.

Menurut Wakil Ketua Komite I DPD RI ini bahwa pendidikan itu penting, sejak menjabat sebagai senator Papua Barat ia telah banyak memperjuangkan tentang hak dan kepentingan masyarakat Papua barat salah satunya terkait pendidikan Gratis bagi anak-anak OAP.

Hanya memang sejauh ini ia menilai pendidikan gratis belum menjadi perhatian serius Anggota DPRD dan pemerintah daerah baik Kabupaten maupun Provinsi Papua Barat, sehingga belum menganggarkannya dalam bentuk program setiap tahun anggaran.

“Jadi kalau kedepan pendidikan ada yang minta bayar lapor saya. Karena saya punya kewenangan untuk mempertanyakan itu kepada pemerintah daerah. Sebab dalam aturan pendidikan gratis itu sudah ada. Terkait hal ini, kedepan saya akan melakukan pengawasan,”tandasnya

“Uang sudah ada di Pemerintah Daerah dan provinsi, tinggal mereka laksanakan saja supaya anak-anak kita tidak bayar uang sekolah. Tetapi sejauh ini belum diterapkan”cetusnya

Kedepan tegas Filep Wamafma, jika tidak dilaksanakan maka pihaknya akan memanggil pemerintah untuk mempertanyakan hal tersebut.

Kerja Nyata Dr Filep Wamafma.

“Sebab yang terjadi sampai dengan saat ini Pendidikan masih menjadi persoalan utama di Papua dan Papua barat,”ujarnya

Ia mengurai, selain pendidikan gratis, afirmasi penerimaan Anggota Polri melalui jalur Otsus, TNI, Rekrutmen tenaga Guru dan Tenaga kesehatan tidak lepas dari perjuangan saya di DPD RI.

“Sebagus apapun perda dan UU yang dibuat tetapi jika pemerintahnya tidak mampu mengelola itu maka UU itu jelas tidak bisa dilaksanakan. Sebagus apapun saya berjuang di jakarta terkait pendidikan gratis tetapi jika pemerintah kabupaten dan provinsi tidak membahasnya dalam sidang anggaran maka tidak akan ada pendidikan gratis bagi Anak-anak Papua,”beber Dr Filep Wamafma.

Tata kelola pemerintahan di kabupaten perlu di ingatkan kembali. Dosa besar jika ada anggota DPR Otsus provinsi dan kabupaten serta MRPB tidak melakukan tugas pokoknya dengan baik.

“Jadi saat ini rakyatlah yang menghakimi, menilai kita. Jika bapak ibu percaya dan pilih saya maka mulut saya masih akan jadi corong untuk saya bicara banyak tentang kepentingan masyarakat, termasuk pendidikan gratis,”tegas Filep Wamafma.(jp/fir)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta