Connect with us

Manokwari

Sudah Melalui Uji Klinis, Otto Pastikan Vaksin Covid-19 Cukup Aman

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan mengatakan hasil uji klinis vaksin Sinovac tidak memiliki efek samping yang berbahaya.

“Seperti vaksin rutin yang biasanya kita gunakan, tidak ada efek samping. Kalaupun ada, tentu ada Komisi daerah penanggulangan kejadian, yang beranggotakan dokter ahli, sehingga akan ditangani oleh dokter ahli,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Rumah Sakit Provinsi Papua Barat, Arnoldus Tiniap, mengatakan vaksin sudah melewati tahapan dan proses uji laboratorium, sehingga tidak perlu diragukan atau menjastivikasinya.

“Karena tahapan itu sudah dilakukan maka vaksin tersebut dipastikan aman,” ucap Tiniap.(me)

Continue Reading
Advertisement


 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Manokwari

Dinas PUPR Papua Barat Akan Bangun 97 Unit Rumah Layak Huni Bagi OAP

Published

on

Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Heri G.N Saflembolo ST, MT.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Papua Barat, akan membangun rumah layak huni kepada masyarakat. Rumah layak huni sebanyak 97 unit tersebut dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP), yang tersebar di 12 kabupaten dan 1 kota.

“Masing-masing Kabupaten/Kota mendapatkan 7 unit dan ini tidak berbeda dengan tahun kemarin, karena merupakan program lanjutan,” kata Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Heri G.N Saflembolo ST, MT, Rabu (20/1/2021) di Manokwari.

Dia melanjutkan, dalam penentuan siapa yang berhak mendapatkan rumah tersebut belum ada kriterianya, tetapi yang jelas OAP yang memang memiliki rumah yang sudah tidak layak dihuni.

“Pada prinsipnya pembangunan itu dilakukan berdasarkan usulan dari masyarakat, seperti mereka memasukkan proposal dan akan kita pelajari siapa yang layak menerima bantuan rumah layak huni ini,” tukasnya.

“Memang saat ini kita belum memiliki data valid terkait penerima rumah layak huni, tetapi kedepan kita akan kerjasama dengan teman-teman yang lain membenahi data guna mendapat data yang valid,” tambahnya.

Ditambahkan rumah layak huni yang akan dibangun bertipe 4×5, dan semua disiapkan termasuk isi rumah, sehingga nantinya masyarakat hanya membawa diri untuk tinggal.

“Dalam pembangunannya, kita akan memberdayakan teman-teman OAP, karena nilainya di bawah R 1 Millyar, begitu juga kegiatan lainnya menyangkut pemberdayaan akan kita utamakan dan prioritaskan, apalagi saat ini kita lebih banyak membuat kegiatan yang sifatnya padat karya,” tandasnya.(jp/sos)

Continue Reading

Manokwari

Saflembolo : Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Masih Jadi Prioritas

Published

on

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat, Heri G N Saflembolo, ST, MT.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Program Pembangunan Infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi program prioritas utama pembangunan yang akan dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di tahun 2021.

Ini diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat, Heri G N Saflembolo, ST, MT, Rabu (20/1/2021) di Manokwari.

“Kegiatan perioritas seperti pembangunan jalan dan jembatan sebelumnya memang sudah berjalan selama 3 tahun, termasuk program lainnya dan saat ini tinggal kita tingkatkan dari jalan tanah menjadi jalan aspal,” jelasnya.

Dia menambahkan untuk pembangunan jalan dan jembata belum merata, tetapi secara khusus pembangunan jalan hampir 100 persen telah terhubung antar kabupaten/kota, seperti Megah – Sausafor – Meyah – Tambrauw – Manokwari.

“Pembangunan jalan dan jembatan ini sumbernya dari dana Otsus dalam bentuk Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) tahun 2021 sebesar 1,7 Triliun, yang dikelola Dinas PUPR dan Perhubungan,” tandasnya.(jp/alb)

Continue Reading

Manokwari

BKKBN Target Mendata 200 Ribu KK di Wilayah Papua Barat

Published

on

Kepala BKKBN Papua Barat, Philmona Maria Yarollo S.Sos M.Si

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kepala BKKBN Papua Barat, Philmona Maria Yarollo S.Sos M.Si mengatakan sesuai target Nasional tahun 2021, pihaknya menargetkan akan mendata sekitar 200 ribu Kepala Keluarga (KK), yang ada di Kabupaten/Kota, untuk menunjang program kerja BKKBN.

“Seharusnya pendataan itu sudah dilakukan tahun 2020, namun karena bersamaan dengan Sensus Penduduk (SP), sehingga ditunda dan baru terlaksana di tahun ini,” ujarnya, Rabu (20/1/2020).

Dia juga mengatakan pendataan KK tersebut akan dilaksanakan selama 2 bulan terhitung bulan April dan Mey 2021, namun pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis dan edaran dari Mendagri.

“Setelan ada surat Mendagri, maka akan ditindaklanjuti kepada gubernur untuk menerbitkan Instruksi Gubernur yang ditujukan kepada Bupati dan Walikota, agar pendataan ini dapat berjalan sukses karena didukung oleh pemerintah daerah,” terangnya.

Ia nenambahkan pendataan ini penting karena adanya data, maka akan sangat membantu dalam pelaksanaan program BKKBN secara keseluruhan.

“Saya berharap ada dukungan dari pemerintah ditingkat kabupaten/Kota agar pelaksanaan pendataan sesuai waktu yang ditentukan,” tandasnya.(jp/me)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta