17.9 C
Munich
Kamis, Mei 30, 2024

Sebagai Corong Pembangunan, Pers Diharapkan Gelorakan Cara Mengakses Data SAIK

Must read

SORONG,JAGATPAPUA.com– Media/pers diakui sebagai corong pembangunan yang diharapkan mampu menggelorakan cara mengakses data SAIK (Sistem Administrasi dan Informasi Kampung) kepada masyarakat, secara khusus diwilayah provinsi Papua Barat.

SAIK yang merupakan sebuah sistem administrasi dan informasi berbasis web yang berisi data kependudukan, sosial dan ekonomi setiap rumah tangga yang ada di dalam satu kampung, akan menjadi kompas arah pembangunan yang tepat.

Hal itu diungkapkan, Kabid Perencanaan Otsus Bappeda Provinsi Papua Barat Legius Wanimbo kepada awak media, usai News Cafe “cara membaca data” belum lama ini di Vega, Sorong.

“Melalui news cafe saya yakin bahwa peran media/wartawan sebagai corong pembangunan akan sangat membantu mensosialisasikan terkait Data SAIK. Jadi hal-hal yang belum di akses misalnya target kita didalam data kita harapkan SAIK kabupaten kota juga bisa segera melengkapi data yg dibutuhkan dalam SAIK tersebut,”ungkap Legius

Hal ini wajib karena diamanatkan dalam UUD otsus nomor 2 tahun 2021, yang merupakan indikator usul alokasi dan otsus adalah data jumlah asli orang papua (OAP) tetapi juga data penduduk pada umumnya.

Pihaknya juga berharap data -data dimaksud dipenuhi oleh pemerintah kabupaten kota di Papua barat dalam data SAIK.

“Tentu hal ini harus didukung secara bersama-sama oleh semua pihak, baik tingkat provinsi, kabupaten, kota, distrik dan kampung, bisa 100 persen terpenuhi,”ucapnya.

Sehingga sambung Legius, kedepan pemerintah tidak melakukan pembangunan saja tetapi juga memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Menurut Legius, terdapat sejumlah materi yang disajikan dalam news Cafe tersebut yakni diantaranya cara membaca data baik dari BPS maupun sekretariat bersama prospek Otsus Provinsi Papua Barat, terkait cara membaca data program SAIK yang sudah kita bangun.

“Nah dari data itu bisa diketahui dan bisa digunakan dalam perencanaan pembangunan oleh pemerintah Kampung hingga provinsi,”ujarnya

Ia mengakui, sejauh ini bahwa Masyarakat di kampung juga sudah bisa mengakses data saik+ nya melalui musyawarah kampung (Muskamp) bahkan telah digunakan dalam perencanaan pembangunan kampung, kelurahan, distrik dan selanjutnya ke kabupaten hingga provinsi papua Barat.

Selanjutnya dalam musrenbang tingkat kabupaten data SAIK itu sudah bisa di baca dengan baik, baik itu data pendidikan, kesehatan dan jumlah OAP dan non OAP bisa di lihat dalam data SAIK. SAIK juga diharapkan bisa menjadi suatu program untuk memecahkan suatu masalah terkait data penduduk.

Dengan demikian masalah yang ada di tingkat kampung, kelurahan, distrik dan juga kabupaten di provinsi Papua Barat dapat di selesaikan dengan baik melalui musrenbang kabupaten.

Melalui data SAIK, ia berharap menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah data yang kita hadapi terutama soal Otsus.

“Semoga mulai tahun 2022 ini perencanaan otsus betul-betul berbasis data melalui SAIK sehingga tepat sasaran, tepat orangnya, program dan lokasi dapat dicapai,”tutup Legius.(jp/alb)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta