Connect with us

Manokwari

Pejabat Sementara Bupati Segera Dilantik

Published

on

Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Baesara Wael.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Akhir bulan ini pasangan calon sudah memasuki tahapan kampanye. Petahana bupati yang kembali ikut diwajibkan cuti. Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah, gubernur menugaskan adanya pejabat sementara (Pjs).

Di Papua Barat, Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Baesara Wael, menyebut ada lima Pejabat sementara (Pjs), yang akan mengisi kekosongan jabatan kepala daerah yang maju pada Pilkada serentak 2020.

“Lima nama ini tengah diproses di Mendagri, dan untuk pelantikannya akan dilakukan sebelum memasuki kampanye, artinya tanggal 24 atau 25 sudah harus ada pelantikan,” ungkapnya, Selasa (15/9/2020).

Dia mengungkapkan, lima daerah yang akan di isi Pjs diantaranya, Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama dan Teluk Bintuni.

Sedangkan untuk Kabupaten Raja Ampat dan Sorong Selatan, karena Wakil Bupatinya tidak maju, maka Wakil Bupati akan diangkat sebagai Pjs, selama Bupati mengikuti kampanye.

“Untuk masa tugas Pjs selama dua bulan sembilan hari terhitung dari tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020. Jadi setelah tahapan Pilkada, Bupati petahana bisa kembali menjalankan tugasnya, karena jabatan mereka baru berakhir di tahun 2021,” jelasnya.

Sementara Pjs yang ditunjuk, kata dia berasal dari pejabat provinsi, dan selama menjalankan tugasnya, yang bersangkutan tidak meninggalkan jabatannya yang lama.

“Untuk tugas Pjs telah tertuang di dalam SK. Yang jelas, mereka tidak boleh merombak kebijakan apa lagi ganti pejabat. Kalau ikut dalam penetapan APBD boleh karena sudah ada ketetapan, tapi dia tidak boleh merubah hanya ikut proses administrasi antara DPR dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ditambahkan, kelima kepala daerah yang mengikuti Pilkada tahun 2020, sudah mengajukan surat cuti dan tidak boleh mengggunakan fasilitas negara selama menjalani masa cuti. Sedangkan kepala daerah yang tidak ikut Pilkada, namun terlibat kampanye hanya menyampaikan pemberitahuan dan tidak perlu cuti.(top)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Manokwari

Bukan Janji Politik, Ini 5 Manfaat SMART Cart, Jika Paslon Sius-Rudy Pimpin Manokwari

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Siap berlayar dengan 1 perahu bermuatan lima harapan dan keinginan masyarakat Manokwari, pasangan calon (Paslon) Sius Dowansiba dan Rudy Timisela memiliki program “Smart Cart” atau Kartu SMART dengan 5 manfaatnya bagi masyarakat Manokwari.

Calon Wakil Bupati (Cawabup) Manokwari, Rudy Timisela mengatakan, Smart Cart adalah sebuah fasilitas yang akan dikeluarkan pada masa pemerintahan Sius-Rudy, jika Tuhan berkehendak untuk memimpin Manokwari 5 tahun kedepan.

Proses pendaftarannya sudah dimulai, saat masyarakat setuju dan mendukung SMART, dan Kartu SMART akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun 5 manfaat Smart Cart tersebut yaitu, pendidikan gratis (tanpa dipungut biaya), kesehatan gratis (tanpa dipungut biaya), kemudian subsidi perumahan rakyat yang membutuhkan, bantuan langsung tunai, dan asuransi kematian.

“Beranjak dari pengalaman, ada sejumlah fraksi di DPRD, juga selalu didatangi masyarakat untuk meminta bantuan beli peti. Apalagi beli peti saja butuh biaya 2 jutaan. Adanya persoalan ini, maka paslon SMART coba mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam program SMART Cart ketika nanti memimpin Manokwari,” jelasnya.

“Intinya SMART siap melayani, karena masyarakat itu Bos, sehingga kami berkepentingan memberikan layanan khusus asuransi kematian kepada masyarakat,” sebutnya.

“Soal pertanyaan-pertanyaan lanjutan, apakah bisa terakomodir dalam APBD kita. Hal-hal ini juga akan kita persiapkan dalam debat public. Supaya bisa dilihat rakyat mendapat kemerdekaan dalam memilih program ide dan gagasan yang kami tawarkan, karena ini murni ide dan gagasan program, bukan mani politik,” tandasnya.(sos)

Continue Reading

Manokwari

Hermus : Selama Tahapan Pilkada, HEBO dan Pendukung Wajib Patuhi Protokol Covid-19

Published

on

Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou.(Berdiri Paling Tengah)

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Hermus Indou -Edy Budoyo (HEBO), memastikan selama tahapan Pilkada, seluruh masyarakat pendukung serta tim pemenangan akan patuh terhadap aturan Protokol Kesehatan Covid-19.

Apalagi dalam Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tanggal 9 Desember 2020, bukan hanya pertarungan sesama calon, namun juga akan bertarung melawan pandemi Covid-19 yang kini tengah merebak.

“Secara resmi kami sudah menandatangani Pakta Integritas tentang ketaatan terhadap aturan Protokol kesehatan Covid-19. Sehingga wajib hukumnya untuk dilaksanakan, baik Paslon maupun semua masyarakat pendukung termasuk tim pemenangan, relawan dan simpatisan,” kata calon bupati Manokwari Hermus Indou, Kamis (24/9/2020) di Kantor KPU Manokwari.

Hermus berharap masyarakat pendukung tidak menganggap remeh pandemi Covid-19, dan harus mentaati semua aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Diapun mengajak agar perioritaskan disiplin Covid-19, dengan wajib menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, selalu membawa handsainitizer.

“Disiplin Protokol Covid-19 ini untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Manokwari,” tandasnya.(me)

Continue Reading

Manokwari

Angka 2 Lambang Kemenangan Hermus – Budoyo di Pilkada Manokwari

Published

on

Hermus Indou didampingi Sekretaris Tim Pemenangan Paslon HEBO, Donny Mandacan, saat memberikan keterangan pers di kantor KPU Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Hermus Indou – Edy Budoyo, mendapatkan nomor urut 2 (dua) pada hasil pengundian nomor urut peserta pilkada 9 Desember 2020 di Kantor KPU Manokwari, Kamis, (24/9/2020).

Paslon dengan jargon ‘HEBO’, ini bersyukur dan mengaku senang memperoleh nomor urut dua tersebut.

“Kami bersyukur apa yang terjadi hari ini bukan terjadi menurut kehendak kita manusia, tetapi semuanya terjadi atas kehendak dari Tuhan,” ungkap Hermus, di Kantor KPU Manokwari.

Menurut Hermus, nomor urut 2 yang diperoleh Paslon HEBO, merupakan angka dari Tuhan yang bukan sembarang angka, tetapi angka yang menggambarkan hidup yang seimbang dan sempurna.

“Seperti diumpamakan Tuhan menciptakan manusia dalam kesempurnaan, yaitu menciptakan kita dengan dua mata, dua telinga, dua kaki, dan dua tangan,” sebut Hermus.

“Artinya pasangan HEBO adalah pasangan yang tidak cacat dan merepresentasikan seluruh elemen masyarakat dari Sabang sampai Merauke, antara dua golongan agama besar, Kristen Protestan dan Islam sebagai pembangunan simbol peradaban di Tanah Papua,” tambah Hermus didampingi Sekretaris Tim Pemenangan Paslon HEBO, Donny Mandacan.

Hermus melanjutkan, Manokwari akan kita bangun dengan slogan “Manokwari untuk semua, semua untuk Manokwari” dan Manokwari akan ada dalam keadaan yang Aman damai.

“Angka 2 juga menggambarkan periode kedua wakil bupati Edy Budoyo semasa pemerintahannya bersama Alm Bupati Demas Mandacan. Juga menggambarkan 2 hukum Tuhan, seperti tercatat di dalam Kitab Matius 22, Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan segenap akal budi tetapi juga Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,” tukas Hermus.

Hermus juga memastikan pasangan ‘HEBO’, hadir untuk semua karena bergerak dengan kasih, menyatukan semua perbedaan di antara kita.

“Kami pastikan dengan nomor urut 2, kami pastikan memenangkan Pilkada Manokwari 2020. Kita mensyukuri apapun yang terjadi hari ini kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kepada Tuhan, tetapi biarlah Tuhan dan rakyatlah yang menentukan yang terbaik untuk Kabupaten Manokwari,” tutup Hermus.(me)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta