1.9 C
Munich
Kamis, April 18, 2024

Kerukunan Keluarga Kawanua Manokwari Buka Ruang Bagi Warganya Yang Ingin Bergabung

Must read

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Kerukunan Keluarga Kawanua Kabupaten Manokwari (K3M) membuka ruang bagi warganya yang ingin bergabung untuk bersama- sama memajukan organisasi asal Sulawesi Utara di Manokwari.

Organisasi yang merangkul masyarakat dari suku besar Sulawesi Utara di Manokwari ini terdiri dari 24 Rukun pilar, 2 Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Ikatan Perempuan Kawanua yang tersebar di seluruh Kabupaten Manokwari.

Ketua K3M, Deiby D Pangemanan mengatakan, jumlah jiwa masyarakat Sulawesi Utara di Manokwari mencapai 5.000an namun secara administrasi belum terdata secara keseluruhan.

“Ini juga merupakan salah satu bahan evaluasi kita kedepan untuk melakukan pendataan warga Kawanua khususnya mereka yang belum terdaftar dalam organisasi ini,”kata Deiby Pangemanan.

Menurut ia, ada yang sudah terdaftar dan resmi bergabung dengan Kawanua tetapi masih banyak juga yang belum terdata dan bergabung.

Memang kata dia, untuk pendataan sendiri membutuhkan waktu dan siapa yang akan dipercayakan melakukan hal tersebut. Namun hal ini akan menjadi tugas setiap rukun pilar juga pengurus Kawanua yang dipercayakan sesuai ADART K3M, tetapi pada prinsipnya menjadi tugas bersama.

Foto bersama ketua K3M dan para ketua Rukun Pilar Kawanua, pada Raker II K3M di Billy Jaya Hotel Manokwari, Sabtu (23/3/2024)//

“Sesuai ADART bagi keluarga asal Sulawesi Utara yang ingin bergabung maka mendaftarnya harus melalui rukun pilar tapi ada juga yang masih bingung tidak tahu mendaftar lewat mana. Nah ini jadi tugas kita untuk menginformasikan kepada masyarakat melalui sosial media dan juga media masa,”bebernya.

“Dan Sesuai ADART juga meskipun ada orang yang bukan berasal dari suku Kawanua tetapi jika suka dan mau bergabung kami membuka ruang itu bagi mereka,”ujarnya lagi.

Sebenarnya simpel tujuan dibentuknya organisasi ini, bagaimana seluruh warga Kawanua yang berada di tanah rantau saling merangkul, kekeluargaan tetap terjalin, saling menghormati dan saling membantu.

“Kita ada di rantau ini harus saling membangun hubungan yang baik, menyukseskan program sosial masyarakat yang ada di kerukunan Kawanua, karena dalam kehidupan manusia tentu membutuhkan satu dengan yang lain,”ucapnya

Untuk itu, Deiby mengajak seluruh warga masyarakat Kawanua untuk berbuat yang terbaik, mengingat kita berada di tanah rantau. Sehingga kelak nanti ada persoalan dapat saling membantu.

“Kita yang saling memperhatikan satu dengan yang lain, karena tidak mungkin saudara dari luar akan kita cari disaat emergency. Harapan saya, mari Torang baku baku Bae , Torang baku baku sayang , dan Torang baku saling mengingatkan,”harap Deiby.(jp/ask)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta