Connect with us

Papua Barat

Kepala Dinas Pendidikan Pabar Buka MKKS di Sorong

Published

on

SORONG, JAGATPAPUA.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, membuka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK Se-Provinsi Papua Barat, yang berlangdung, di SMA Negeri 5 Aimas, Kabupaten Sorong, Jumat (6/9/2019).

Barnabas mengatakan MKKS dan pengawas memiliki peran yang sangat penting, karena merupakan perpanjangan tangan dari dinas dan secara organisasi satu garis komando dengan Kepala Dinas.

Sedangkan MKKS adalah sebuah organisasi yang menyatukan semua Kepala sekolah, negeri maupun swasta untuk menyampaikan dan menyatukan konsep terhadap penyelenggaraan pendidikan di Papua Barat.

“Karena itu saya sangat menghormati dan menghargai MKKS dan pengawas karena memiliki fungsi yang luar biasa. Jujur saya sendiri tidak bisa bekerja hingga ke tingkatan yang paling bawah, tanpa bantuan dari Kabupaten/Kota,” ungkap Barnabas.

Menurut Barnabas, dalam memajukan pendidikan, maka kita perlu pikirkan bersama hal terkait perkembangan pendidikan dan harus didorong rasa tanggung jawab oleh setiap Kepala sekolah dengan menerapkan tiga hal penting yaitu manajerial, supervisi dan wirausaha.

“Tiga hal ini bagian penting namun berat jika dikerjakan sendiri tanpa adanya dukungan biaya, maka kedepan soal pembiayaan akan kami upayakan sehingga dapat membantu,” sebut Barnabas.

Barnabas menambahkan, kedepan pertemuan MKKS akan dilakukan dua kali dalam satu tahun, dan sebelum pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) dengan maksud agar sekaligus disosialisasikan.

Kadisdik Papua Barat Barnabas Dowansiba dan rombongan, saat disambut dengan tarian adat suku Moi dan pengalungan bunga oleh perwakilan siswa sekolah SMA Negeri 5 Aimas, Kabupaten Sorong.

Ketua MKKS SMA/SMK Provinsi Papua Barat, Antonius Allo berharap, kegiatan ini bisa merumuskan kerjasama yang baik dan tepat sasaran, sehingga kemudian tidak saling menyalahkan.

“Saya harap Kedepan kita saling aktif berkoordinasi sehingga dapat mengikuti perkembangan pendidikan, demi pendidikan yang maju dan berkualitas,” tandas Antonius.(me)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Pemkab Manokwari Akan Alokasikan Dana Untuk Pembangunan Gereja GKI Bahtera

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH, Tutup atap Gedung Gereja Bahtera Pasirido, Jumat (7/5/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Sesuai Visi Misi Bupati Dan Wakil Bupati Manokwari Hermus Indou SIP.MH dan Drs Edy Budoyo, menjadikan Manokwari sebagai pusat perdaban di tanah Papua, maka pembangunan dibidang keagamaan tentu menjadi perhatian serius pemerintahan saat ini.

Salah satu wujud Misi Pemerintah Manokwari yaitu dengan keterbatasan Keuangan Daerah yang ada, Pemerintah akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Gedung Gereja GKI Bahtera Pasirido melalui APBD Perubahan tahun 2021.

“Dalam keterbatasan yang ada, juga dalam APBD perubahan nanti kami akan mengalokasikan anggaran untuk tahapan pembangunan sesuai dengan yang dilaporkan oleh panitia pembangunan,”ungkap Bupati Hermus, pada Syukuran HUT Jemaat Gereja Bahtera Pasirido, Jumat (7/5/2021).

Menurut Bupati, apa yang telah dikerjakan oleh jemaat Bahtera sejalan dengan visi pemerintah kabupaten Manokwari yaitu menjadi kabupaten Manokwari sebagai pusat peradaban di tanah Papua dan ibu koota Provinsi Papua barat yang religius, berbudaya, mandiri dan sejahtera.

“Membangun di Manokwari memiliki jargon yang baru yaitu membangun tanah Papua dan Papua barat dimulai dari membangun Mansinam dan membangun Manokwari,”kata Bupati

Pemerintah Manokwari lebih lanjut Bupati mengatakan, memberikan apresiasi kepada jemaat dan panitia pembangunan, serta berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada panitia pembangunan dan juga jemaat agar secara gotong royong menyukseskan pembangunan Ruma Tuhan, demi Hormat dan kemuliaan nama Tuhan.

“Jika kita membangun sebuah gereja atau sesuatu bangunan yang lain untuk di persembahkan kepada Tuhan tentu hanya untuk mencari berkat dari Tuhan,”tandas Hermus

Ia juga memberikan nasihat kepada jemaat Bahtera bahwa Untuk mendapatkan berkat Tuhan yang harus dilakukan adalah mendapatkan perkenaan Tuhan, maka kita harus memberikan persembahan yang tulus.

“Kita dapat memilih ingin seperti kain dan Habel atau ingin seperti Esau dan Yakub, semua bersembahan ini akan mendapatkan perkenaan dari Tuhan dan juga berkat,”kata Hermus memberikan Nasihat.(JP/AR)

Continue Reading

Adat

Tutup Atap Pertama Gedung Gereja Bahtera Pasirido, Gubernur Ajak Umat Rajin Berdoa

Published

on

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan dan Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH Melakukan tutup atap Pertama Gedung Gereja Bahtera Pasirido, Jumat (8/5/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan melakukan tutup atap pertama Gedung Gereja jemaat Bahtera Pasirido, Distrik Manokwari Timur, Jumat (8/5/2021).

Prosesi tutup atap Gedung Gereja tersebut diawali dengan ibadah syukur HUT Jemaat Bahtera yang ke – 54 Tahun. Yang turut Dihadiri Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH, dan Kepala Biro Kesra Setda Papua Barat.

Gubernur mengatakan, pada prinsipnya Pemerintah bertanggung jawab dalam memberikan motivasi kepada setiap umat khususnya jemaat Bahtera yang memiliki harapan dan iman yang kokoh dalam hal mewujudkan pembangunan Rumah Tuhan.

Jemaat Harus percaya bahwasannya pasti Tuhan menggerakan hati anak-anak Tuhan untuk membantu setiap proses pembangunan gedung gereja tersebut baik bantuan dalam bentuk anggaran maupun material.

Gubernur optimis gedung gereja bahtera ini dapat rampung sesuai waktu yang ditargetkan oleh Panitia pembangunan maupun jemaat setempat.

“Kita punya iman, tidak usah khawatir karena Tuhan sudah menyiapkan segala sesuatu untuk kelancaran proses pembangunan gedung gereja ini, banyak berdoa kepada Tuhan maka semua pasti akan dijawab,”ucap Mandacan

Sebagai pusat perdaban Gubernur sangat optimis Tuhan pasti memberkati setiap umat, yang bekerja keras untuk kepentingan pembangunan gedung gereja yang ada di atas tanah peradaban ini.

“Ada jemaat besar dan kecil tapi juga di kota pegunungan pesisir pantai dan pulau mereka memiliki iman yang luar biasa makanya saya selalu bilang kecil di mata tuhan dtetapi besar d mata Tuhan, karena mereka selalu berdoa dengan air mata maka Tuhan jawab doa dan ringankan langkah dari jemaat Tuhan baik yang bekerja sebagai Pns, petani, pekerja kuli bangunan, Tuhan pasti menggerakan hati anak-anak Tuhan untuk membantu pekerjaan pembangunan Gereja Bahtera,”kata Gubenur Dominggus

Menurut ia, Pemprov PB punya tanggung jawab untuk 12 kabupaten dan 1 kota banyak proposal yang diterima Pemprov PB, banyak yang sudah dijawab tetapi banyak juga yang belum dijawab, untuk itu pihaknya berharap agar jemaat Bahtera harus lebih giat berdoa sehingga Tuhan campur tangan menjawab apa yang menjadi harapan jemaat melalui pemprov PB maupun Kabupaten Manokwari.

Pada prinsipnya pemprov akan membantu tetapi disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.(JP/AR)

Continue Reading

Adat

HUT Pattimura ke-204 Tahun, Hermus Ajak Warga Maluku Terus Bangun Rasa Nasionalisme

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH membuka kegiatan HUT Pattimura ke-204 Tahun, Jumat (8/5/2021 di ex Kantor Bupati Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH mengajak seluruh warga masyarakat Maluku yang ada di Manokwari untuk terus membangun rasa Nasionalisme, Patriotisme juga semangat perjuangan untuk melanjutkan perjuangan para terdahulu.

“Sejarah adalah setiap peristiwa yang terjadi pada masa lampau tetapi berimplikasi melahirkan peradaban peradaban yang dirasakan dari generasi ke generasi. Dan saya percaya keberadaan kita semua hari ini tidak terlepas dari setiap peristiwa yang terjadi di masa lalu,”ungkap Bupati Hermus pada HUT Pattimura ke-204 Tahun, Jumat (7/5/2021) di lapangan ex kantor Bupati Manokwari.

Untuk itu, warga Maluku harus menjadi generasi yang tahu menghargai sejarah, sebab menghargai sejarah adalah bagian dari upaya untuk menghadirkan berkat tuhan di dalam kehidupan kita. Sekalipun kita ada di tanah rantau tetapi kita pastikan bahwa semangat perjuangan itu tetap kokoh. Untuk memajukan daerah khususnya di kabupaten manokwari.

“Saya berharap agar rasa nasionalisme dan persatuan itu juga kemudian mempersatukan kita dari berbagai pandangan politik dan berbedaan lain,”harap orang nomor 1 di Manokwari ini.

HUT Pattimura dilaksanakan setelah belum lama pelaksanaan Pemilu, situasi politik sudah dilewati bersama sehingga diharapkan melalui kegiatan ini mempersatukan seluruh anak maluku tetapi juga suku lainnya di Manokwari.

Jadikan momentum ini, untuk meningkatkan rasa persatuan kekeluargaan tapi juga meningkatkan kerukunan antar umat beragama dan antar golongan masyarakat terlebih khusus diinternal keluarga maluku tetapi juga kepada kelompok-kelompok masyarakat lainnya.

Ia berharap manokwari akan dan terus menjadi tanah yang damai, keamanan dan perdamaian terus dibangun. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama, saling menerima perbedaan.

Menurut Bupati, Keluarga besar maluku sudah dipakai Tuhan untuk membangun dan melanjutkan peradaban di tanah ini, karena itu warga maluku di Manokwari juga adalah orang papua. Papua tidak hanya identik dengan yang berambut keriting dan berkulit hitam tetapi papua berbicara tentang orang-orang yang memiliki hati dan integritas untuk membangun tanah ini.

Untuk karena kegiatan ini sangat bermakna positif bagi kita semuanya pemerintah kabupaten manokwari dengan keterbatasannya akan tetap berikan dukungan supaya kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik dan diharapkan tidak hanya tahun ini tapi tahun-tahun yang akan datang kegiatan ini akan terus dilakukan

“Kegiatan ini akan terus menggerakan semua orang untuk hadir dan membuat Manokwari terus aktif dan masyarakat melaksanakan aktivitasnya dengan aman,”Tutup Bupati.

Sebelumnya, Bupati secara resmi membuka perayaan HUT Pattimura tersebut, kemudian dilanjutkan dengan jalan santai dan membersihkan Kota Manokwari yangmyang seluruh warga Maluku di Manokwari serta pihak pemerintah terkait dan para tokoh.(JP/AR)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta