13.2 C
Munich
Kamis, Mei 30, 2024

Kanwil Kemenag Awasi Tempat Ibadah Dari Kampanye Politik

Must read

MANOKWARI, jagatpapua.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Provinsi Papua Barat lakukan pengawasan ketat politik praktis di lingkungan rumah ibadah, hindari politik identitas seperti yang terjadi pada 2019.

Kepala Kanwil Kemenag Papua Barat Luksen Jems Mayor mengatakan pengalaman pada Pemilihan umum sebelumnya perpecahan umat beragama masih terus dirasakan hingga saat ini, sehingga politik yang membawa agama perlu dihindari.

“Mengambil pelajaran tersebut kami kementrian agama diberi mandat untuk melakukan pengawasan ketat menjaga rumah ibadah dari kampanye politik,” kata Kakanwil saat menghadiri Raker LPPD Papua Barat.

Dirinya menjelaskan, pegawai kementrian agama di tingkat Kabupaten dan Provinsi akan diberi sanksi berat jika menemui kampenye di rumah ibadah namun tidak melaporkan pada pengawas Pemilu.

“Bahkan hingga kepala kanwil seperti saya akan diberi sanksi berat jika menemui tapi tidak melaporkan, hal itu juga berlaku untuk semua pegawai kementrian agama,” lanjut Luksen.

Meski begitu, diperlukan komitmen bersama dari penyelenggara Pemilihan Umum dan juga Partai Politik yang bertarung pada pemilu agar tidak menggunakan rumah ibadah sebagai panggung politiknya.

“Komitmen bersama sangat dibutuhkan semua orang, agar keberhasilan pemilu tanpa melibatkan agama manapun bisa terwujud di negara kita,” sebut dia.

Dalam waktu dekat, Kanwil Kementrian agama akan melakukan pertemuan penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu untuk membuat komitmen bersama mengentak politik agama di Papua Barat.

“Tanggal 8 maret nanti kita akan bertemu dengan KPU dan Bawaslu tapi juga partai politik di Provinsi Papua Barat daya untuk menyatakan komitmen bersama,” tandas Kakanwil.

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta