3.3 C
Munich
Rabu, Februari 21, 2024

Jika Area Rehabilitasi Kebun Kakao Ditambah, Koperasi Ebier Suth Optimis Mandiri

Must read

RANSIKI, JAGATPAPUA.com — Direktur Administrasi dan Keuangan Koperasi Ebier Suth Ransiki, Obbi Boto meyakini, apabila area rehabilitasi kebun kakao ditambah, Koperasi Ebier Suth sudah bisa berupaya untuk berjalan mandiri, tanpa ada lagi anggaran hibah tahunan dari Pemda Mansel. 

Saat ini kata Obbi, Pemda Mansel secara rutin mengalokasikan Rp300 juta rupiah setiap bulan untuk membayar upah pegawai.

“Sekarang ini kita kelola 200 hektare kebun kakao, dengan jumlah pegawai 150 orang. Sementara lahan 1000 hektare masih hutan coklat yang dari 1980. Jadi 200 hektare yang kita kelola saat ini itu bagian dari hutan coklat sejak 1980 yang kita rehabilitasi,” tuturnya.

Sementara kata Obbi untuk keuntungan Ebier Suth dari 2017 jika diakumulasikan ada di angka Rp10 miliar.

“Kalau untuk produk coklat batangan, karena kendala di mesin kita sehari bisa cetak 80 sampai 100 coklat batangan setiap hari,” ujarnya.

Lanjutnya, coklat ransiki sendiri tetap diekspor ke luar negeri setiap tahunnya.

“Kita produksi 30 ton pertahun. Dan kita juga tetap ekspor ke luar negeri,” terangnya.(jp)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta