Connect with us

Kaimana

Dampak Dari Covid-19, KPU Kaimana Putuskan Tunda Dua Tahapan Pilkada

Published

on

KAIMANA, JAGATPAPUA.com – KPU Kaimana tengah menunda dua tahapan Pilkada Kaimana 2020. Penundaan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Ketua KPU Kaimana Kristianus. Maturbongs, S.Sos, mengatakan penundaan tahapan Pilkada ini sesuai rapat pleno, yang dilaksanakan, Selasa (24/3/2020) lalu, serta hasil koordinasi dengan Bawaslu, Pemda, Kapolres, Dandim 1804 dan DPRD Kaimana.

“Rapat pleno itu untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 18 tahun 2020 dan Surat Keputusan KPU RI Nomor 179 tahun 2020, untuk mengeluarkan Surat Keputusan terkait penundaan tahapan Pilkada Kaimana tahun 2020,” jelasnya, Rabu (25/3/2020).

Didalam Surat KPU Pusat ada empat tahapan yang ditunda, akan tetapi untuk di Kaimana tahapan pelantikan PPS sudah dilaksanakan dan tahapan verifikasi Syarat Dukungan Calon Perseorangan tidak, sehingga tersisa tahapan pembentukan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) yang dimulai tanggal 26 Maret, serta Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih tanggal 18 April -17 Mei 2020.

“Jadi Setelah adanya penundaan ini, maka sudah tentu kami akan menunggu petunjuk lebih lanjut dari KPU RI terkait kapan tahapan ini akan dilaksanakan,” ucapnya.(lc)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kaimana

April, PPD di Kaimana Tak Lagi Terima Honorium

Published

on

Ketua KPU Kabupaten Kaimana Kristianus Moturbongs, S.Sos.

KAIMANA, JAGATPAPUA.com – Panitia Pemilihan Distrik (PPD) se- Kabupaten Kaimana, dipastikan tidak lagi menerima honorium sejak April 2020, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Ini sesuai dengan Surat KPU RI Nomor : 285/PL.02-SD/01/KPU/III/2020 perihal tindak lanjut pelaksanaan tahapan pemilihan tahun 2020 oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Ketua KPU Kabupaten Kaimana Kristianus Moturbongs, S.Sos, mengatakan dalam surat tersebut diinstruksikan kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk menunda semua aktivitas tahapan pemilihan yang dilaksanakan oleh Badan Adhoc penyelenggara pemilihan tahun 2020 yaitu PPK dan PPS.

“Sebagai konsekwensi dari penundaan ini, KPU kabupaten/kota hanya dapat membayarkan honorium PPD dan sekretariat PPD berdasarkan output yang telah dihasilkan dari kegiatan pada bulan Maret 2020 dan tidak membayarkan honorium PPS dan sekretariat PPS yang telah dilantik,” tukasnya.

Dia mengakui dalam menindaklanjuti surat KPU RI tersebut, KPU Kaimana telah menerbitkan surat keputusan untuk menunda masa kerja PPK dan sekretariat PPK serta PPS dan sekretariat PPS hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Untuk kita di Kaimana, karena PPD dan sekretariat PPD telah membantu kami melaksanakan beberapa kegiatan dibulan Maret lalu, maka honoriumnya di bulan itu tetap dibayarkan. Sementara kalau PPS dan sekretariat PPS karena mereka baru saja dilantik maka honorium mereka belum bisa dibayarkan,” ucapnya.

Menyinggung soal kapan para anggota PPD dan PPS akan kembali bekerja dengan normal sesuai tahapan, dia menyebutkan pihaknya akan menginformasikan setelah ada surat instruksi dari KPU Pusat.

Untuk itu, dia berharap kepada seluruh anggota PPD dan PPS yang telah dilantik dapat menjaga kesehatan dengan baik, sehingga terhindar dari bahaya Covid-19.(lc)

Continue Reading

Kaimana

Cegah Covid-19, HIPMI Kaimana Pasang Alat Pencuci Tangan di 31 Titik

Published

on

Ketua HIPMI Kaimana William Heinrich.

KAIMANA, JAGATPAPUA.com – Untuk mengantisipasi penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di Kaimana, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), memasang alat pencuci tangan di 31 titik diwilayah tersebut.

Ini diungkapkan Ketua HIPMI Kaimana William Heinrich, saat pemasangan tempat cuci tangan di pasar inpres Krooy, Sabtu (4/4/2020).

“Bantuan alat pencuci tangan ini berupa drum yang dipasang kran serta sabun dan tempat cuci tangan yang dipasang di dalam hingga luar kota,” ucapnya.

Dia mengatakan wabah Corona (Covid-19) ini adalah bencana yang terjadi secara global di dunia, dan ini menyangkut persoalan kemanusian, sehingga untuk memutuskan mata rantai penyebarannya, bukan saja pihak pemerintah semata, tetapi ini tanggung jawab kita bersama.

“HIPMI Kaimana juga akan berikan bantuan APD bagi Tim Satgas Covid-19 Kaimana, berupa alat rapid test 200 buah, APD 200 buah, kaca mata pelindung 100 buah dan masker 3500 buah. Semua alat ini sudah ada di Manokwari, namun kami terkendala transportasi dan masih tunggu jalur pesawat kembali dibuka,” sebutnya.

Dia berharap dengan di pasangnya alat atau tempat pencuci tangan di 31 titik ini, maka masyarakat dapat menggunakan sebaik mungkin untuk ikut mencegah atau memutuskan mata rantai virus tersebut dengan cara mencuci tangan.

Sebelumnya HIPMI Papua Barat juga berikan bantuan bagi Satgas Covid-19 Papua Barat, berupa 350 alat rapid test, 1.000 masker dan 100 buah kacamata pelindung, serta akan menyusul 300 buah APD.(lc)

Continue Reading

Kaimana

400 Masker Dibagikan Gratis di Pasar Inpres Krooy Kaimana

Published

on

400 Masker Dibagikan Gratis di Pasar Inpres Krooy Kaimana.

KAIMANA, JAGATPAPUA.com – Para pedagang di pasar Krooy, Kaimana khususnya mama-mama penjual sayur dan pedagang ikan, mendapatkan masker gratis yang dibagikan oleh sekelompok orang yang menamakan diri Sobat Kaibus.

Pembagian masker gratis sebanyak 400 buah ini dibenarkan oleh Freddy Thie atau yang akrab disapa Kaibus, saat dihubungi media ini, Sabtu (4/4/2020).

Freddy Thie yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kaimana, mengatakan maskes itu dibagikan secara gratis kepada masyarakat khususnya mama-mama penjual sayur dan penjual ikan sejak hari Jumat (27/3/2020) bulan lalu.

“Saya rasa ini persoalan kemanusiaan, jadi kami dari sobat Kaibus, melakukan aksi kecil untuk memberikan perhatian dan juga dalam rangka pencegahan Covid-19 kepada masyarakat,” ucapnya.

Dia mengaku sebenarnya ingin memberikan lebih banyak masker gratis kepada masyarakat, namun karena masker yang tersedia terbatas dan sulit diperoleh dipasaran.

“Memang masker menjadi barang langka bukan hanya bagi kami disini, tetapi juga di pulau Jawa. Kebetulan yang ada ini kita dapat dari bantuan teman Apoteker, sehingga hanya inilah yang bisa kami bagikan,” tukasnya.

“Kami harap masyarakat dapat mengikuti anjuran pemerintah dengan tetap dirumah dan hindari kontak fisik secara langsung, dan yang terpenting jaga kesehatan dan kebersihan. Hal ini bertujuan agar memutuskan mata rantai Infeksi Covid-19,” tutupnya.(lc)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta