5 C
Munich
Kamis, Februari 29, 2024

Termasuk Melek Huruf Diakomodir Dalam Raperdasi Pendidikan Papua Barat

Must read

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Angka Melek huruf yang masih cukup tinggi di wilayah Papua Barat menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba mengakui bahwa disemua wilayah di Papua barat ada kasus melek hurufnya. Bahkan dibeberapa daerah angka melek hurufnya cukup tinggi.

“Ini persoalan yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi semua pihak terkait termasuk masyarakat diwilayah Papua barat,”kata Barnabas

Menurut Barnabas, pihaknya bersama Biro Hukum Setda Papua Barat tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Pendidikan.

“Nah soal melek huruf diakomodir dalam Raperdasi juga, karena selama ini tidak ada perdasus terkait pendidikan. Karena dengan perdasi sy berfikir bisa selesaikan persoalan pendidikan di Papua barat, sebab semua terkait pendidikan diatur dalam perdasi tersebut,”ungkap Barnabas

Saat ini kata Barnabas, tengah dilakukan harmonisasi Raperdasi tersebut dengan Biro Hukum, selanjutnya baru diserahkan ke DPR Papua Barat untuk disidangkan.

“Jadi perdasi tentang penyelenggaraan pendidikan mengatur semua kegiatan pendidikan, baik pendidikan di luar sekolah maupun disekolah, pokoknya semua termasuk melek huruf terakomodir didalam perdasi,”tandasnya

Perdasi tersebut diharapkan akan menjadi pedoman termasuk bagi pemerintah di Kabupaten kota di Papua Barat, sehingga bisa lebih jeli melihat persoalan terutama di daerah yang masalah pendidikannya tinggi, supaya menjadi perhatian.

“Mengingat ini menjadi kewajiban sehingga kita mendorong dari segi hukum saja kita harus punya dasar hukum dulu untuk mengatasi persoalan pendidikan di Papua barat,”urai Barnabas

Dengan adanya Perdasi nanti, maka tak hanya pendidikan formal saja yang menjadi perhatian pemerintah tetapi juga non formal.

“Entah nanti strategi yang di bangun itu lewat gereja atau yang lain itu silahkan yang terpenting adalah masyarakat kita harus tahu baca tahu tulis jadi seperti itu masyarakat kita sebenarnya, kita bicara matematika dasar mereka sudah tahu, jumlah dan nilai masyarakat sudah tahu. Hanya yang sekarang jadi masalah bagaimana masyarakat itu bisa tahu baca dan tulis,”bebernya

Menurut Barnabas, peyebab terjadinya melek huruf karena kurangnya konsentrasi pada suatu titik tertentu yang dianggap “merah” atau buruknya pembangunan dibidang pendidikan.(jp/ask)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta