25.1 C
Munich
Senin, April 15, 2024

Seorang Ayah di Kampung Waijan Gantung Diri, Diduga Kecewa Anaknya Lari Bersama Pacarnya

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com -Seorang ayah Theodorus P (48), nekat mengakhiri hidupnya, karena kecewa terhadap anaknya yang sedang menempuh pendidikan SMA di kota Sorong.

Korban ditemukan tergantung didapur rumahnya, di Kampung Waijan, Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat, Minggu (12/5/2019), sekitar pukul 06.54 Wit.

“Pada Minggu pagi, anggota kami mendapat laporan telah ditemukan ada mayat dalam keadaan tergantung didalam dapurnya,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Barat, Senin (13/5/2019).

Setelah anggota tiba, bersama warga berupaya menurunkan korban. Kemudian menghubungi petugas medis di Pustu Kampung Waijan.

“Awalnya warga menduga korban masih dalam keadan hidup, karena badannya masih hangat. Perkirannya korban bunuh diri rentan waktu pukul 05.00 Wit – 05.45 Wit, dan ditemukan oleh istrinya pukul 06.00 Wit,” jelas Mathias.

“Namun setelah petugas memeriksa korban, korban dinyatakan sudah meninggal, diduga akibat jeratan tali pada lehernya,” terang Mathias.

Mathias menerangkan, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya W (48). Setelah Sholat Subuh, korban diketahui tidak berada didalam kamarnya. Setelah dicek keberadaannya korban sudah tergantung di dapurnya.

“Teriakan istri korban ini yang membuat warga, Kampung Waijan datang untuk ikut menolong. Namun nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan,” ucap Mathias.

Berdasakan informasi warga, aksi nekat korban dipicu karena kecewa, terhadap anak perempuannya yang bersekolah di Sorong.

Pasalnya anak perempuannya tersebut, bukannya sekolah, malah lari bersama pacarnya dan korban sempat mencari namun tidak ketemu.

“Sekembali dari Sorong ini, korban sering merenung dan menyendiri. Dan akhirnya ditemukan gantung diri,” tukas Mathias.

Mathias menambahkan, setelah dilakukan olah tkp, petugas selanjutnya mengamankan sejumlah barang bukti.

“Namun kita tidak bisa mengambil langkah selanjutnya, karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan otopsi. Sehingga penyebab meninggalnya korban diduga karena bunuh diri,” tutup Mathias.(red)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta