17.5 C
Munich
Kamis, Mei 30, 2024

Rusuh di Manokwari, Pemerintah Dinilai Lambat Ambil Langkah

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Tokoh Masyarakat Suku Arfak, Obeth Arik Ayok mengaku sangat prihatin dengan aksi massa yang terjadi Senin 18 Agustus 2019, di Manokwari.

Namun kejadian tersebut, harus menjadi bahan evaluasi kedepan bagi pihak pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi Papua Barat. Karena insiden ini terjadi akibat dari lambatnya respon pemerintah terhadap sebuah persoalan.

“Ketika isu ini diketahui, maka pemerintah seharusnya segera mengambil sikap, bukan sudah terjadi baru bertindak,” kata Ayok Rabu (21/8/2019).

Menurutnya, insiden itu murni spontanitas aksi masyarakat dan tidak ada yang tunggangi.

“Sebagai orang tua saya berharap semua pihak untuk mengintropeksi diri. Manokwari itu rumah kita yang harus dijaga. Sehingga masyarakat dapat ambil hikmahnya,” tuturnya.

“Kita harus jaga Manokwari karena di sini ada masyarakat Nusantara, kita buktikan kepada daerah lain bahwa kita adalah Indonesia,” sebutnya.

Dia menambahkan pernyataan gubernur disaat HUT RI ke 74, uang mengimbau kita untuk jaga NKRI supaya NKRI jaga kita, jaga Pancasila supaya Pancasila jaga kita. Saya tersentuh dengan kalimat itu dan sangat baik untuk kita laksanakan,” tukasnya.

Dia berharap kedepan kita harus lebih jeli menindaklanjuti setiap isu. Apalagi isu yang mempunyai potensi konflik.(me)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta