13.2 C
Munich
Kamis, Mei 30, 2024

Pantai Pasir Putih Jadi Primadona Tujuan Wisata Warga Manokwari

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Obyek wisata pantai pasir putih, masih menjadi andalan untuk warga Manokwari mengisi waktu libur Natal dan tahun baru kali ini.

Itu terbukti pada Jumat (27/12/2019), sejak pagi, pantai yang terletak di Distrik Manokwari Timur ini sudah didatangi pengunjung. Meski di Manokwari banyak bermunculan pilihan obyek wisata lainnya. Namun pantai ini tetap memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.

Warga sekitar Eta, mengaku peningkatan pengunjung sudah terjadi sebelum Natal. Bocah yang selama libur sekolah menjadi penjaga parkir itu mengatakan dia bisa mengumpulkan pendapatan hingga ratusan ribu dalam sehari.

“Memang selama libur ini banyak yang datang. Kita jaga parkir disini kalau motor bayar Rp10 ribu, mobil Rp20 ribu,” ujarnya.

Sementara, salah satu pengunjung ibu Rizqia mengatakan alasannya datang ke pantai pasir putih karena jaraknya yang tidak terlalu jauh. Selain itu suasana pantai yang cenderung tenang membuat dia lebih nyaman.

“Dari dulu kalau liburan pasti ke sini, karena pantainya bagus dan ombaknya tidak besar. Jadi lebih aman kalau bawa anak-anak mandi. Ke pantai ini juga tidak perlu bayar mahal karena biasa hanya bayar parkir kendaraan,” ungkapnya.

Wanita 28 tahun itu juga menilai pantai pasir putih menjadi pilihan utama karena disekitar pantai banyak dijajakan berbagai jenis kuliner.

“Banyak juga yang berjualan disini, mulai dari makanan berat dan ringan. Harganya juga terjangkau jadi tidak memberatkan,” tambah dia.

Meskipun pantai pasir putih masih menjadi favorit warga, namun terdapat sejumlah keluhan bagi pengelola agar lebih baik lagi, terutama berkaitan dengan masalah sampah.

Pasalnya berbagai macam jenis sampah menghiasi bibir pantai. Sampah-sampah itu ditenggarai berasal dari kali yang bermuara di pantai hingga terbawa arus ke pantai pasir putih.

Wacana pengelolaan pantai oleh pihak ketiga, menumbuhkan optimisme lokasi wisata ini akan lebih baik lagi. Tentu ini patut ditunggu realisasinya, karena pengelolaan yang dilakukan pemda terkesan jalan ditempat.(tik)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta