15 C
Munich
Kamis, Mei 30, 2024

EcoNusa Gandeng Balitbangda Gelar Kompetisi Ilmuwan Muda Papua III

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Yayasan EcoNusa bekerjama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Papua Barat kembali menggelar Kompetisi Ilmuwan Muda Papua (IMP) sesi III tahun 2021.

Kompetisi kali ketiga ini diharapkan mampu mengorganisir mahasiswa baik di perguruan tinggi swasta maupun negeri untuk melakukan penelitian tentang pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di tanah Papua, serta diharapkan menjadi pijakan atau rujukan perumusan kebijakan, advokasi kebijakan dan inovasi sumber daya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Papua Barat, Charlie Heatubun mengatakan informasi terkait koleksi hasil penelitian keanekaragaman hayati di wilayah Papua dan Papua Barat masih sangat minim.

Hal ini berbeda dari hasil kajian dan penelitian yang dilakukan oleh Ilmuwan dari Papua Nugini dan Australia. Potensi kekayaan alam di Papua dan Papua Barat termasuk flora dan faunanya belum sepenuhnya diangkat kaji dan diteliti namun terlanjur di babat untuk kepentingan lahan kelapa sawit.

“Dari segi ilmu pengetahuan merupakan kerugian besar. Karena kita tidak tahu apakah di dalam hutan yang ditebang ada potensi tumbuhan obat yang mungkin dibutuhkan terutama di masa pandemi Covid-19 misalnya,” ujarnya.

CEO EcoNusa, Bustar Maitar menuturkan kompetisi IMP juga mencetak anak muda di Papua untuk kreatif dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Kompetisi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya SDM anak muda Papua yang unggul dan mampu menghasilkan karya ilmiah bagi pengembangan daerah Papua dan Papua Barat.

“Kita punya sumber daya alam yang kaya melimpah dengan hutan dan laut yang luas. Semua itu adalah modal untuk memajukan tanah Papua dengan pengelolaan secara bijaksana,” urainya.

Kompetisi IMP sesi III tahun 2021 dibuka pada Juli 2021 hingga Oktober 2021. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas keilmuan antara lain, bootcamp riset pengelolaan SDA dan budaya Papua, bantuan teknis pelaksanaan pelatihan, mentoring dari peneliti senior, workshop science communication dan seminar hasil penelitian di Jakarta.(jp/rls)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta