13.7 C
Munich
Minggu, April 14, 2024

Dishut Papua Barat Sosialisasi Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kota Sorong

Must read

KOTA SORONG,JAGATPAPUA.com— Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tahun 2022 pada wilayah kerja UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Kota Sorong.

Sosialisasi yang di pusatkan di Aula Kantor KPHL Kota Sorong Rabu (9/11/2022) tersebut dihadiri oleh puluhan masyarakat.

Mewakili Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat Ir Hendrik Runaweri, Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Sorong Ina Rosalina Sikirit S.Hut mengatakan, sosialisasi ini sebagai upaya memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat.

Terutama bagi masyarakat, yang berada disekitar Kawasan Hutan Lindung Remu Kota Sorong yang juga termasuk dalam wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dikarenakan jenis vegetasinya yang mudah terbakar. Apalagi berada di atas bukit dengan kecepatan angin yang tinggi.

Pencegahan dan penanggulangan Karhutla adalah tanggung jawab semua pihak terutama masyarakat yang berada didalam maupun sekitar hutan. Termasuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang secara sukarela bersama terlibat langsung dalam upaya pencegahan karhutla dimaksud.

“Akan ada evaluasi terhadap keaktifan dan peran serta dalam kelompok MPA sehingga diharapkan yang ada nantinya dapat sungguh-sungguh bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhutla),”kata Rosenlina.

Ia menuturkan, selain itu akan diusulkan juga calon kelompok MPA baru di wilayah tersebut.

Kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar turut aktif bersama-sama para pihak menjaga, memantau dan mengajak/menghimbau untuk tidak membakar hutan dan lahan sebagai tindakan dini dalam upaya pengendalian karhutla.

Sebab kata Rosalina, karhutla tak bisa hanya ditangani oleh satu instansi saja, namun harus dilakukan secara bersama-sama dalam peran masing-masing baik itu pemerintah, swasta maupun masyarakat.

Ia mengingatkan, agar bersama mengantisipasi musim kemarau saat ini karena sangat berpotensi untuk terjadinya karhutla.

“Meskipun sejauh ini khususnya di kota Sorong karhutla tersebut belum terjadi,”ujarnya

Untuk itu diharapkan agar kelompok MPA tetap meningkatkan perannya dalam menjaga wilayah masing-masing/kelompok sehingga karhutla tersebut tidak terjadi.

Dalam sosialisasi itu juga sekaligus dilakukan identifikasi masalah/kendala terhadap upaya pengendalian karhutla sehingga Pemerintah dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat mendapatkan masukan-masukan untuk membuat Kegiatan yang menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Pada kesempatan itu, Para Kelompok MPA meminta agar di buatkan titik-titik penampungan air dan juga sarana penunjang seperti mesin pompa air (alkon) dan kelengkapan penunjang lainnya.

Hadir Sebagai narasumber dalam sosialisasi itu, Staf Dinas Kehutanan Papua Barat Beny Boky S.Hut.,M.Si, Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Sorong Ina Rosalina Sikirit S.Hut, dan Staf Balai PPI dan Karhutla Wil Papua Maluku Rany Nurcahyani S.Hut

Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) Klagete, Klakubik dan Klademak, Pemuda Karang Taruna Klademak, Masyarakat Palputih dan Puncak Cendrawasih serta ASN UPTD KPHL Unit II Sorong.(jp/rls)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta