Connect with us

Manokwari

Asrama Serui di Manokwari Kondisinya Memprihatikan

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Sejak dibangun 20 tahun lalu. Asrama mahasiswa Serui, yang terletak di Kelurahan Amban, Manokwari, Papua Barat, belum juga diresmikan oleh Pemda Kepulauan Yapen. Bahkan bangunan itu kondisinya kini memprihatinkan.

Ini dikatakan, Alumni Asrama Serui, Jems Aisoki kepada media ini, Rabu (15/1/2020).

“Asrama ini didirikan tahun 2001 lalu, terdiri dari barak putra dan putri, yang awalnya bernama Asrama Yapen Waropen (YAWA). Namun setelah Waropen dimekarkan dari Kabupaten Yapen, Asrama ini ditarik Pemda kabupaten induk Kepulauan Yapen,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sejak dibangun meski statusnya belum diresmikan, tetapi sudah ditempati oleh para mahasiswa Serui yang menempuh pendidikan di Manokwari.

“Bangunan ini terlihat sudah tua dan belum juga direnovasi, padahal kaka-kaka senior sebelumnya sudah sempat datangi Pemda terkait hal ini,” sebutnya.

Dia mengaku dari masa kepemimpinan Bupati sebelumnya sampai sekarang, belum ada pihak Pemda yang datang mengunjungi ke Asrama untuk melihat kondisi bangunan tersebut.

Selain itu, sejak Uncen Faperta berubah menjadi Universitas Papua (Unipa), jumlah pelajar yang datang kuliah cukup banyak, dan mereka yang menempati asrama kebanyakan berasal dari masyarakat kurang mampu.

Sementara, Ketua Asrama Serui Israel Sion Imbiri mengatakan, sebagian bangunan asrama telah rusak termakan usia, serta fasilitas kamar tidur dan kamar mandi juga sudah tidak layak untuk digunakan.

“Banguan sudah tua, sehingga ada yang sudah retak, lantai teras rusak, WC sebagaian rusak dan septic tank sudah penuh, sehingga para penghuni terpaksa menggunakan yang masih bisa mereka pakai,” terangnya.

“Segala keterbatasan ini kadang membuat Badan Pengurus Asrama (BPAS) kewalahan dalam menerima dan menempatkan penghuni baru,” tukasnya.

Dia menambahkan Asrama tersebut memiliki 14 kamar terdiri dari barak putra dan putri, setiap kamar diisi empat orang, dan terhitung pada angkatan 2019 dengan jumlah penghuni 50 orang, sehingga Asrama tersebut full atau over kapasitas.

“Kita harap ada perhatian dari Pemda dalam memperhatikan mahasiswanya. Dan juga luas tanah Asrama ini kurang lebih 100 Meter persegi, sehingga masih dapat dibangun beberapa bangunan baru agar mahasiswa Serui yang berada kos dapat diasramakan,” tandasnya.(chl)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Mendagri Setujui, Pelantikan 4 Bupati Besok Secara Tatap Muka Di Manokwari

Published

on

Kepala Biro Pemerintahan dan Otda, Setda Papua Barat, Agustinus Rumbino S.IP., M.Si.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Mentri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian telah menyetujui pelaksanaan pelantikan 4 Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dilakukan secara tatap Muka di Manokwari, pada Jumat (26/2/2021).

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setda Provinsi Papua Barat, Agustinus Rumbino S.IP M.Si Kamis (25/2/2021) di Kantor Gubernur PB, Arfai, Manokwari.

“Jadi terkait pelantikan sudah disetujui Mendagri untuk dilaksanakan secara tatap muka untuk 4 Bupati terpilih, baik Bupati Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Raja Ampat,”sebut Rumbino

Menurut Rumbino pelantikan 4 Bupati tersebut dilakukan oleh Gubernur PB Drs Dominggus Mandacan, dan dipusatkan di Gedung Auditorium PKK Provinsi PB, di Arfai pukul 09.30 wit dengan tamu undangan yang sangat terbatas.

“Pelantikan ini sangat ketat aturannya karena pandemi covid-19 sehingga berdasarkan petunjuk Satgas hanya dihadiri oleh 25 orang tamu undangan, karena kita dipantau langsung secara virtual oleh pusat, juga satgas covid-19 Papua Barat.Tetapi untuk tamu, akan ada kebijakan agar bisa dihadiri hingga 50 orang pada pelantikan besok,”ujarnya

Untuk forkopimda masing-masing kabupaten yang tidak ikut dalam gedung pelantikan, pemerintah daerahnya menyiapkan beberapa tempat untuk dapat memantau langsung proses pelantikan tersebut secara virtual. Untuk forkopimda Manokwari disaksikan dari gedung wanita, Mansel di Hotel Aston, Pegaf di Hotel Swisbel, dan Raja Ampat di raja Ampat.

“Untuk persiapan pelantikan sudah hampir rampung, dan geladi resik dilakukan pada sore jam 16.00 wit yang dihadiri oleh Gubernur dan para bupati terpilih yang akan dilantik, serta forkopimda yang akan hadir dalam prosesi pelantikan dimaksud,”tandasnya

Ia juga mengaku, saat ini ke-4 bupati terpilih telah siap, dan khususnya bupati 3 daerah baik Bupati dan Wabub Mansel, Pegaf dan Raja Ampat sudah berada di Manokwari untuk persiapan pelantikan besok.(JP/me)

Continue Reading

Adat

Wujudkan Transparansi, Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi

Published

on

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), saat kegiatan Rakerwas Itwasum Polri Tahun Anggaran 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

JAKARTA,JAGATPAPUA.com– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). Hal itu dilakukan untuk mewujudkan bentuk transparansi dan Handling Complain bagi masyarakat luas.

Peluncuran Aplikasi Dumas Presisi tersebut dilakukan saat kegiatan Rakerwas Itwasum Polri Tahun Anggaran 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

“Maksimalkan Aplikasi Dumas Presisi dan sosialisasikan kepada masyarakat, karena aplikasi ini merupakan wujud handling complain dan transparansi Polri dalam membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur,” kata Sigit dalam sambutannya.

Pada kegiatan itu, Sigit juga meminta kepada jajaran Itwasum Polri untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana berbagi informasi dan merumuskan cara bertindak dalam menangani berbagai permasalahan tugas di lapangan.

“Serap setiap informasi yang disampaikan oleh para narasumber, sebagai upaya memperkaya wawasan serta menyempurnakan strategi, teknis dan cara bertindak di lapangan,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Tak hanya itu, Sigit menginstruksikan untuk merajut kerjasama dan sinergitas lintas fungsi dan sektoral, bersama institusi pemerintah, APIP dan pengawas eksternal independen.

Lalu, melakukan pengelolaan dan menemukan solusi  terbaik dalam menangani pengaduan masyarakat, serta manfaatkan masukan dari pengamat dan pengawas eksternal Polri.

“Lakukan evaluasi tugas-tugas di bidang pengawasan dan pemeriksaan, baik yang dilaksanakan secara rutin maupun khusus,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Kemudian, Sigit menekankan Rakerwas ini juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan pemikiran yang Out of The Box dalam rangka mengantisipasi kemungkinan penyimpangan yang dilakukan anggota dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.(JP/rls)

Continue Reading

Adat

DPRD Kaimana Gelar Rapat Paripurna Penetapan Bupati Dan Wabub Terpilih

Published

on

DPRD Kabupaten Kaimana Mengelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Kaimana Tahun 2021.

KAIMANA, JAGATPAPUA.com- DPRD Kabupaten Kaimana Mengelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Kaimana Tahun 2021.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaimana, Jaqualina Celaudia, S.Hut, Di Ruang Sidang Deawan, Selasa (23/2/2021). Yang sekaligus menyampaikan Masa Akhir Jabatan Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana 2016-2021.

Rapat Paripurna Pengumuman dan penetapan oleh DPRD tersebut Pasca Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana Terpilih yakni Freddy Thie Dan Hasbula Furuada Pada Pilkada Kaimana 2020, oleh KPU Kaimana pada (22/2/2021) Di Hotel Grend Papua.

Jaqualina dalam arahannya mengatakan, Rapat Paripurna Yang Di Laksanakan tersebut berdasarkan Putusan Dan Persetujuan Bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Pada rapat Paripuran Yang Dilaksanakan Secara Internal.

“Pada rapat Paripurna dalam rangka Pengumuman Penetapan Bupati dan Wakil Bupati kaimana terpilih, maka sesuai daftar hadir anggota dewan yang di sampaikan oleh Sekwan, bahwa jumlah anggota dewan sebanyak 20 orang, sementara yang hadir hanya 12 orang, tidak hadir 8 orang, namun berdasarkan ketentuan tata tertib Dewan bahwa jumlah tersebut memenuhi ketentuan,”pungkasnya.

Pengumuman dan penetapan Bupati dan Wabub Kaimana dibacakan oleh Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kaimana, Agus Duwila,S.Sos, sekaligus pengumuman akhir masa jabatan Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana Periode 2016-2021.

“Dengan ini di umumkan hasil penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kaimana terpilih pada pilkada kaimana tahun 2020, yaitu Pasangan Nomor Urut (01) Freddy Thie dan Hasabula Furuada dengan perolehan suara sah sebanyak 15.323 suara, bersama ini pula di umumkan akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021,yakni Drs.Matias Mairuma.MM dan Ismail Sirfefa,S.Sos, MH,”bebernya.

Rapat Paripuna Tersebut Turut Di Hadiri Sekda Kaimana Lither Rumpumbo,S.Pd,MM, Para Fokopimda Ketua KPU Dan Anggota, Ketua Bawaslu Dan Anggota, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Freddy Thie Dan Hasubula Furuada.(JP/luk)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta