11.9 C
Munich
Kamis, Juni 13, 2024

Asrama Serui di Manokwari Kondisinya Memprihatikan

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Sejak dibangun 20 tahun lalu. Asrama mahasiswa Serui, yang terletak di Kelurahan Amban, Manokwari, Papua Barat, belum juga diresmikan oleh Pemda Kepulauan Yapen. Bahkan bangunan itu kondisinya kini memprihatinkan.

Ini dikatakan, Alumni Asrama Serui, Jems Aisoki kepada media ini, Rabu (15/1/2020).

“Asrama ini didirikan tahun 2001 lalu, terdiri dari barak putra dan putri, yang awalnya bernama Asrama Yapen Waropen (YAWA). Namun setelah Waropen dimekarkan dari Kabupaten Yapen, Asrama ini ditarik Pemda kabupaten induk Kepulauan Yapen,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sejak dibangun meski statusnya belum diresmikan, tetapi sudah ditempati oleh para mahasiswa Serui yang menempuh pendidikan di Manokwari.

“Bangunan ini terlihat sudah tua dan belum juga direnovasi, padahal kaka-kaka senior sebelumnya sudah sempat datangi Pemda terkait hal ini,” sebutnya.

Dia mengaku dari masa kepemimpinan Bupati sebelumnya sampai sekarang, belum ada pihak Pemda yang datang mengunjungi ke Asrama untuk melihat kondisi bangunan tersebut.

Selain itu, sejak Uncen Faperta berubah menjadi Universitas Papua (Unipa), jumlah pelajar yang datang kuliah cukup banyak, dan mereka yang menempati asrama kebanyakan berasal dari masyarakat kurang mampu.

Sementara, Ketua Asrama Serui Israel Sion Imbiri mengatakan, sebagian bangunan asrama telah rusak termakan usia, serta fasilitas kamar tidur dan kamar mandi juga sudah tidak layak untuk digunakan.

“Banguan sudah tua, sehingga ada yang sudah retak, lantai teras rusak, WC sebagaian rusak dan septic tank sudah penuh, sehingga para penghuni terpaksa menggunakan yang masih bisa mereka pakai,” terangnya.

“Segala keterbatasan ini kadang membuat Badan Pengurus Asrama (BPAS) kewalahan dalam menerima dan menempatkan penghuni baru,” tukasnya.

Dia menambahkan Asrama tersebut memiliki 14 kamar terdiri dari barak putra dan putri, setiap kamar diisi empat orang, dan terhitung pada angkatan 2019 dengan jumlah penghuni 50 orang, sehingga Asrama tersebut full atau over kapasitas.

“Kita harap ada perhatian dari Pemda dalam memperhatikan mahasiswanya. Dan juga luas tanah Asrama ini kurang lebih 100 Meter persegi, sehingga masih dapat dibangun beberapa bangunan baru agar mahasiswa Serui yang berada kos dapat diasramakan,” tandasnya.(chl)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta