Connect with us

Headline

Akses Transportasi Sulit, Susan Ahoren Melahirkan 5 Anaknya Sendiri Tanpa Bantuan Medis

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Susan Ahoren, adalah seorang ibu rumah tangga, yang kesehariannya berprofesi sebagai seorang petani. Susan menikah dengan Mesias Ahoren, dan tinggal di Kampung Persiapan Gunggra Distrik Sururey, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat.

Susan yang telah dikaruniai 5 orang anak, tiga putra dan dua putri tersebut, memiliki cerita sendiri selama persalinannya.

Dimana proses kelahiran lima anaknya ini dilakukan tanpa melalui bantuan medis. “Anak saya ada lima orang, yang masih hidup tiga orang. Dua anak saya meninggal tidak lama setelah lahir,” kisah Susan.

Pelayanan Kesehatan dari TIM PKBM Dinkes Papua Barat, bagi keluarga Susan Ahoren.

“Saya melahirkan sendiri, tidak pakai medis, tali pusarnya juga saya potong sendiri pakai silet,” terang Susan.

Bahkan, Susan mengaku, selama masa kehamilannya, dirinya tidak pernah memeriksakan kesehatan ke Pustu maupun Puskesmas, selayaknya ibu mengandung lainnya, karena keterbatasan transportasi, apalagi letak Pustu dan Puskesmas sangat jauh.

“Apalagi kami tidak tinggal menetap di satu kampung,” sebut Susan.

Susan mengatakan selain bertani, Ia dan Suaminya tidak memiliki pekerjaan lain. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sangat susah sekali.

“Kami hidup sebagai petani. Dan setiap kali ke kebun, kita harus jalan mendaki, karena berada di lereng gunung. Setiap kali pergi, saya harus menggendong anak saya yang paling kecil,” ungkap Susan.

“Di kebun, saya tanam daun bawang, dan sayuran juga ubi. Kami makan dari hasil kebun itu,”ujar Susan.

Soal kondisi jalan dan bantuan transportasi, Susan mengaku tidak hanya dia yang merasa kesulitan itu, tetapi hal ini juga dirasakan oleh masyarakat, Sururey dan Distrik lainnya di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Susan berharap, khususnya kepada tenaga medis, agar sesering mungkin melakukan pelayanan kesehatan langsung ke masyarakat, karena jarak antar permukiman warga dengan Puskesmas sangat jauh.

Rumah milik keluarga Susan Ahoren yang berada di Kampung Persiapan Gunggra Distrik Sururey, Kabupaten Pegunungan Arfak.

Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan agar menyediakan mobil khusus untuk masyarakat yang tinggal jauh dari pusat Kota, agar dalam keadaan mendesak masyarakat dapat tertolong.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim PKBM Dinkes Papua Barat, dr Agnes J Arobaya, mengatakan, ini adalah persoalan yang harus disikapi secara baik oleh pemerintah, terutama dinas terkait di daerah. Karena sangat berdampak buruk bagi keselamatan ibu dan bayi, baik sejak proses kehamilan hingga persalinan nanti.

Setiap ibu hamil diwajibkan untuk memeriksakan kesehatannya dan bayi yang dikandungnya kepada medis setiap bulan, agar ketika ibu tersebut melahirkan dapat selamat dan bayinya juga dapat tertolong.

“Dengan rutin memeriksakan diri dan calon bayi ke Puskesmas jelas sangat membantu ibu selama proses kehamilan, juga bayi menjadi sehat,”ungkap dr Agnes.(me)

 

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Mendagri Setujui, Pelantikan 4 Bupati Besok Secara Tatap Muka Di Manokwari

Published

on

Kepala Biro Pemerintahan dan Otda, Setda Papua Barat, Agustinus Rumbino S.IP., M.Si.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Mentri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian telah menyetujui pelaksanaan pelantikan 4 Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dilakukan secara tatap Muka di Manokwari, pada Jumat (26/2/2021).

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Setda Provinsi Papua Barat, Agustinus Rumbino S.IP M.Si Kamis (25/2/2021) di Kantor Gubernur PB, Arfai, Manokwari.

“Jadi terkait pelantikan sudah disetujui Mendagri untuk dilaksanakan secara tatap muka untuk 4 Bupati terpilih, baik Bupati Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Raja Ampat,”sebut Rumbino

Menurut Rumbino pelantikan 4 Bupati tersebut dilakukan oleh Gubernur PB Drs Dominggus Mandacan, dan dipusatkan di Gedung Auditorium PKK Provinsi PB, di Arfai pukul 09.30 wit dengan tamu undangan yang sangat terbatas.

“Pelantikan ini sangat ketat aturannya karena pandemi covid-19 sehingga berdasarkan petunjuk Satgas hanya dihadiri oleh 25 orang tamu undangan, karena kita dipantau langsung secara virtual oleh pusat, juga satgas covid-19 Papua Barat.Tetapi untuk tamu, akan ada kebijakan agar bisa dihadiri hingga 50 orang pada pelantikan besok,”ujarnya

Untuk forkopimda masing-masing kabupaten yang tidak ikut dalam gedung pelantikan, pemerintah daerahnya menyiapkan beberapa tempat untuk dapat memantau langsung proses pelantikan tersebut secara virtual. Untuk forkopimda Manokwari disaksikan dari gedung wanita, Mansel di Hotel Aston, Pegaf di Hotel Swisbel, dan Raja Ampat di raja Ampat.

“Untuk persiapan pelantikan sudah hampir rampung, dan geladi resik dilakukan pada sore jam 16.00 wit yang dihadiri oleh Gubernur dan para bupati terpilih yang akan dilantik, serta forkopimda yang akan hadir dalam prosesi pelantikan dimaksud,”tandasnya

Ia juga mengaku, saat ini ke-4 bupati terpilih telah siap, dan khususnya bupati 3 daerah baik Bupati dan Wabub Mansel, Pegaf dan Raja Ampat sudah berada di Manokwari untuk persiapan pelantikan besok.(JP/me)

Continue Reading

Adat

Wujudkan Transparansi, Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi

Published

on

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), saat kegiatan Rakerwas Itwasum Polri Tahun Anggaran 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

JAKARTA,JAGATPAPUA.com– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). Hal itu dilakukan untuk mewujudkan bentuk transparansi dan Handling Complain bagi masyarakat luas.

Peluncuran Aplikasi Dumas Presisi tersebut dilakukan saat kegiatan Rakerwas Itwasum Polri Tahun Anggaran 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

“Maksimalkan Aplikasi Dumas Presisi dan sosialisasikan kepada masyarakat, karena aplikasi ini merupakan wujud handling complain dan transparansi Polri dalam membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur,” kata Sigit dalam sambutannya.

Pada kegiatan itu, Sigit juga meminta kepada jajaran Itwasum Polri untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana berbagi informasi dan merumuskan cara bertindak dalam menangani berbagai permasalahan tugas di lapangan.

“Serap setiap informasi yang disampaikan oleh para narasumber, sebagai upaya memperkaya wawasan serta menyempurnakan strategi, teknis dan cara bertindak di lapangan,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Tak hanya itu, Sigit menginstruksikan untuk merajut kerjasama dan sinergitas lintas fungsi dan sektoral, bersama institusi pemerintah, APIP dan pengawas eksternal independen.

Lalu, melakukan pengelolaan dan menemukan solusi  terbaik dalam menangani pengaduan masyarakat, serta manfaatkan masukan dari pengamat dan pengawas eksternal Polri.

“Lakukan evaluasi tugas-tugas di bidang pengawasan dan pemeriksaan, baik yang dilaksanakan secara rutin maupun khusus,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Kemudian, Sigit menekankan Rakerwas ini juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan pemikiran yang Out of The Box dalam rangka mengantisipasi kemungkinan penyimpangan yang dilakukan anggota dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.(JP/rls)

Continue Reading

Adat

DPRD Kaimana Gelar Rapat Paripurna Penetapan Bupati Dan Wabub Terpilih

Published

on

DPRD Kabupaten Kaimana Mengelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Kaimana Tahun 2021.

KAIMANA, JAGATPAPUA.com- DPRD Kabupaten Kaimana Mengelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Kaimana Tahun 2021.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaimana, Jaqualina Celaudia, S.Hut, Di Ruang Sidang Deawan, Selasa (23/2/2021). Yang sekaligus menyampaikan Masa Akhir Jabatan Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana 2016-2021.

Rapat Paripurna Pengumuman dan penetapan oleh DPRD tersebut Pasca Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana Terpilih yakni Freddy Thie Dan Hasbula Furuada Pada Pilkada Kaimana 2020, oleh KPU Kaimana pada (22/2/2021) Di Hotel Grend Papua.

Jaqualina dalam arahannya mengatakan, Rapat Paripurna Yang Di Laksanakan tersebut berdasarkan Putusan Dan Persetujuan Bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Pada rapat Paripuran Yang Dilaksanakan Secara Internal.

“Pada rapat Paripurna dalam rangka Pengumuman Penetapan Bupati dan Wakil Bupati kaimana terpilih, maka sesuai daftar hadir anggota dewan yang di sampaikan oleh Sekwan, bahwa jumlah anggota dewan sebanyak 20 orang, sementara yang hadir hanya 12 orang, tidak hadir 8 orang, namun berdasarkan ketentuan tata tertib Dewan bahwa jumlah tersebut memenuhi ketentuan,”pungkasnya.

Pengumuman dan penetapan Bupati dan Wabub Kaimana dibacakan oleh Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kaimana, Agus Duwila,S.Sos, sekaligus pengumuman akhir masa jabatan Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana Periode 2016-2021.

“Dengan ini di umumkan hasil penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kaimana terpilih pada pilkada kaimana tahun 2020, yaitu Pasangan Nomor Urut (01) Freddy Thie dan Hasabula Furuada dengan perolehan suara sah sebanyak 15.323 suara, bersama ini pula di umumkan akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021,yakni Drs.Matias Mairuma.MM dan Ismail Sirfefa,S.Sos, MH,”bebernya.

Rapat Paripuna Tersebut Turut Di Hadiri Sekda Kaimana Lither Rumpumbo,S.Pd,MM, Para Fokopimda Ketua KPU Dan Anggota, Ketua Bawaslu Dan Anggota, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Freddy Thie Dan Hasubula Furuada.(JP/luk)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta