1.4 C
Munich
Selasa, April 23, 2024

Ada Sekdes Diperas Terkait Bantuan Rumah, Ini Imbauan Kabid Pemberdayaan Dinsos Papua Barat

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Modus penipuan dialami Sekretaris Desa/Kampung di Distrik Kebar Selatan, Kabupaten Tambrauw. Modus itu dilakukan sekaitan dengan bantuan perumahan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh, Sekretaris Desa/Kampung di Distrik Kebar Selatan, Kabupaten Tambrauw, Arent Abowi.

“Pelaku waktu itu telepon dan mengatasnamakan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi Papua Barat, Marthen L Tironi, dengan modus bantuan perumahan dari pusat. Karena pake nama pak Marthen jadi saya percaya,” ungkapnya, Rabu (25/9/2019).

“Pelaku lalu minta uang untuk proses administrasinya. Saya percaya dan tanpa pikir, saya transfer ke rekening yang dikirim. Pertama Rp9 juta, kemudian pelaku minta lagi Rp5,5 juta. Jadi totalnya Rp14.500.000,” terangnya.

Menurut dia, setelah dananya ditransfer hari Senin (23/9/2019), dua jam kemudian, orang tak dikenal tersebut tidak lagi merespon panggilannya, untuk memastikan bantuan perumahan yang dijanjikan tersebut.

“Untuk memastikan kebenarannya, saya langsung ke Manokwari dan menanyakan ke kantor Dinas Sosial Papua Barat, namun kenyataannya saya sudah ditipu,” ucapnya.

Kepala bidang Pemberdayaan Sosial di Dinas Sosial Papua Barat, Marthen L.Tironi, saat ditemui menyesalkan kejadian itu, apalagi pelaku telah mencatut nama dan jabatannya.

“Saya imbau masyarakat di Papua Barat jangan pernah percaya jika dijanjikan sesuatu atas nama program pemerintah, apalagi sampai mencatut nama pejabat dan meminta uang,” sebutnya.

Dia mengungkapkan, kasus seperti ini pernah ada sebelumnya, sehingga masyarakat di Papua barat harus lebih pekat dan tidak gampang percaya, apalagi hanya melalui telepon.

“Kalau ada yang telepon mau kasih bantuan perumahan, jangan mudah percaya, tetapi datang dan tanyakan langsung ke dinas, karena semua program pemerintah tidak dipungut biaya apapun dari masyarakat,” terangnya.

“Kalaupun ada program pembangunan rumah, pasti berjenjang dari pusat akan disampaikan ke provinsi lalu diteruskan ke kabupaten/kota, dan tahun ini tidak ada, maka yang dialami Sekertaris Kampung Arent Abowi adalah bentuk penipuan,” ucapnya

“Untuk kasus ini, kami akan laporkan ke polisi, sehingga oknum yang melakukan penipuan dengan mencatut nama saya segera ditangkap,” tutupnya.(me)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta