Connect with us

Manokwari

Wondama Masih Hijau Dari Covid-19, Tapi Ada Tambahan 1 PDP

Published

on

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Teluk Wondama, dr. Yoce Kurniawan.

WASIOR, JAGATPAPUA.com – Kabupaten Teluk Wondana, hingga Selasa (12/5/2020), masih dikategorikan sebagai zona hijau Covid-19, meski jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah satu orang dengan jumlah total 4 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Teluk Wondama, dr. Yoce Kurniawan mengatakan PDP ini merupakan pasangan suami istri, yang merupakan penduduk ber-KTP Wondama.

“PDP pertama peserta Itjima di Gowa Sulawesi Selatan, dan terkonfirmasi tanggal 8 Mei 2020, sementara PDP kedua istri dari PDP 1, yang beralamat di Kampung Iriati, Distrik Wasior dan terkonfirmasi pada 10 Mei 2020. Sedangkan PDP 3 dan 4 juga merupakan pasangan suami istri, penduduk asli Wondama yang beralamat di Distrik Rasiei,” ujarnya.

Dia menjelaskan PDP 3 dan 4, terkonfirmasi tanggal 11 Mei 2020, saat dirawat di Rumah Sakit Angkatan laut (RS-AL) Manokwari. Sedangkan PDP 2 merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Wondiboy ke RSUD Manokwari.

“Hasil diagnose dokter di Wondiboy, PDP 3 diduga menderita Tuberculosis TBC paru. PDP 3 sejak 27 April 2020 sudah mendapat perawatan medis di RSUD Manggurai sebelum di rujuk ke Manokwari,” tukasnya.

“PDP 3 dan 4, saat dilakukan rapid test Covid-19, hasilnya reaktif. Keduanya lalu dirawat diruang Isolasi RSAL Manokwari, setelah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Provinsi Papua Barat,” terangnya.

Sebelumnya, PDP 3 dan 4 saat dirawat di Puskesmas Wondiboi tidak menunjukan gejala Covid-19, sehingga dalam penanganannya tenaga medis tanpa menggunakan APD Covid-19.

“Para medis yang sempat kontak dengan PDP 1 dan 2, serta PDP 3 dan 4, sebanyak 30 orang telah mengikuti pemeriksaan rapid test pertama dan hasilnya negatif,” ujarnya.

Sementara adanya penambahan PDP tersebut, Bupati Wondama, Drs. Bernadus A Imburi, mengingatkan agar tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, dapat bekerja lebih keras dan tingkatkan koordinasi dan komunikasi agar semua permasalahan dapat teratasi secara baik.

“Lakukan sosialisasi secara terus menerus dan pasang baliho hingga ke kampung-kampung, sebagai langkah pencegahan,” tutur Imburi.(sr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Wujudkan Transparansi, Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi

Published

on

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), saat kegiatan Rakerwas Itwasum Polri Tahun Anggaran 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

JAKARTA,JAGATPAPUA.com– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). Hal itu dilakukan untuk mewujudkan bentuk transparansi dan Handling Complain bagi masyarakat luas.

Peluncuran Aplikasi Dumas Presisi tersebut dilakukan saat kegiatan Rakerwas Itwasum Polri Tahun Anggaran 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

“Maksimalkan Aplikasi Dumas Presisi dan sosialisasikan kepada masyarakat, karena aplikasi ini merupakan wujud handling complain dan transparansi Polri dalam membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur,” kata Sigit dalam sambutannya.

Pada kegiatan itu, Sigit juga meminta kepada jajaran Itwasum Polri untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana berbagi informasi dan merumuskan cara bertindak dalam menangani berbagai permasalahan tugas di lapangan.

“Serap setiap informasi yang disampaikan oleh para narasumber, sebagai upaya memperkaya wawasan serta menyempurnakan strategi, teknis dan cara bertindak di lapangan,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Tak hanya itu, Sigit menginstruksikan untuk merajut kerjasama dan sinergitas lintas fungsi dan sektoral, bersama institusi pemerintah, APIP dan pengawas eksternal independen.

Lalu, melakukan pengelolaan dan menemukan solusi  terbaik dalam menangani pengaduan masyarakat, serta manfaatkan masukan dari pengamat dan pengawas eksternal Polri.

“Lakukan evaluasi tugas-tugas di bidang pengawasan dan pemeriksaan, baik yang dilaksanakan secara rutin maupun khusus,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Kemudian, Sigit menekankan Rakerwas ini juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan pemikiran yang Out of The Box dalam rangka mengantisipasi kemungkinan penyimpangan yang dilakukan anggota dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.(JP/rls)

Continue Reading

Adat

DPRD Kaimana Gelar Rapat Paripurna Penetapan Bupati Dan Wabub Terpilih

Published

on

DPRD Kabupaten Kaimana Mengelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Kaimana Tahun 2021.

KAIMANA, JAGATPAPUA.com- DPRD Kabupaten Kaimana Mengelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Kaimana Tahun 2021.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaimana, Jaqualina Celaudia, S.Hut, Di Ruang Sidang Deawan, Selasa (23/2/2021). Yang sekaligus menyampaikan Masa Akhir Jabatan Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana 2016-2021.

Rapat Paripurna Pengumuman dan penetapan oleh DPRD tersebut Pasca Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana Terpilih yakni Freddy Thie Dan Hasbula Furuada Pada Pilkada Kaimana 2020, oleh KPU Kaimana pada (22/2/2021) Di Hotel Grend Papua.

Jaqualina dalam arahannya mengatakan, Rapat Paripurna Yang Di Laksanakan tersebut berdasarkan Putusan Dan Persetujuan Bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Pada rapat Paripuran Yang Dilaksanakan Secara Internal.

“Pada rapat Paripurna dalam rangka Pengumuman Penetapan Bupati dan Wakil Bupati kaimana terpilih, maka sesuai daftar hadir anggota dewan yang di sampaikan oleh Sekwan, bahwa jumlah anggota dewan sebanyak 20 orang, sementara yang hadir hanya 12 orang, tidak hadir 8 orang, namun berdasarkan ketentuan tata tertib Dewan bahwa jumlah tersebut memenuhi ketentuan,”pungkasnya.

Pengumuman dan penetapan Bupati dan Wabub Kaimana dibacakan oleh Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kaimana, Agus Duwila,S.Sos, sekaligus pengumuman akhir masa jabatan Bupati Dan Wakil Bupati Kaimana Periode 2016-2021.

“Dengan ini di umumkan hasil penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kaimana terpilih pada pilkada kaimana tahun 2020, yaitu Pasangan Nomor Urut (01) Freddy Thie dan Hasabula Furuada dengan perolehan suara sah sebanyak 15.323 suara, bersama ini pula di umumkan akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021,yakni Drs.Matias Mairuma.MM dan Ismail Sirfefa,S.Sos, MH,”bebernya.

Rapat Paripuna Tersebut Turut Di Hadiri Sekda Kaimana Lither Rumpumbo,S.Pd,MM, Para Fokopimda Ketua KPU Dan Anggota, Ketua Bawaslu Dan Anggota, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Freddy Thie Dan Hasubula Furuada.(JP/luk)

Continue Reading

Adat

Peroleh 8 Medali Emas, Kaimana Optimis Juara Umum Pesparawi Tingkat Provinsi PB

Published

on

Peserta Pesparawi Kaimana, berpose usai Mengikuti Lomba Pesparawi Zonasi Kaimana, Selasa (23/2/2021).

KAIMANA,JAGATPAPUA.com- Lembaga Pesta Paduan Suara Daerah (LPPD) Kabupaten Kaimana, sangat optimis kontingen Pesparawi Kaimana akan menyabet juara umum pelaksanaan Pesparawi se-Tanah Papua, Tingkat Provinsi Papua Barat.

“Informasi hasil sementara yang kami dapatkan dari LPPD Provinsi Papua Barat, Kaimana berada pada posis dengan nilai tertinggi dari tiga zonasi daerah yang melaksanakan Lomba Pesparawi di PB,”ungkap Ketua LPPD Kaimana, Fredy Sudanto Zaluchu,S.TTP,M.Si, Rabu (24/2/2021).

Dengan menyabet 8 medali emas dan 2 perak jelas melampaui hasil perolehan medali emas zonasi Kabupaten Manokwari yang hanya memperoleh 5 medali emas, juga 2 daerah lainnya, maka pihaknya sangat optimis juara umum pesparawi PB.

“Sesuai informasi sementara yang kami terima, Kaimana berpeluang besar untuk menjadi juara umum, karena kita sudah mendapatkan 8 Emas, ya kita lihat saja, yang pastinya saya tidak bisa berandai-andai, tetapi saya masih berharap dukungan doa sehingga kita menjadi yang terbaik di papua barat,”Cetusnya.(JP/luk)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta