Connect with us

Ekonomi & Bisnis

Warga Maybrat Dilarang Berjualan di Pasar Kajase Teminabuan, Ketua DAS Tehit Minta Maaf

Published

on

KUMURKEK, JAGATPAPUA.com – Paska Pleno Rekapitulasi suara ditingkat provinsi Papua Barat, sebagian masyarakat yang berdomisili di Sorong Selatan, melarang masyarakat  dari Kabupaten Maybrat untuk berjualan di pasar Kajase Teminabuan.

Alasannya, dari hasil perolehan suara, khususnya dari pemilihan IV Papua Barat (Maybrat, Sorong Selatan dan Tambrauw), 4 kursi direbut oleh Calon Legislatif (Caleg) asal Kabupaten Maybrat.

Yakni Karel Murafer dan Herdomina Isir dari Partai Demokrat, partai Golkar Ortis F.Sagrim dan Esterlitha Nethy Sagrim dari partai Nasdem. Sementara, Caleg asal Sorong Selatan dan Tambrauw tidak lolos.

Akibat persoalan ini mama-mama asal Maybrat yang sekian tahun telah berjualan di pasar tersebut, langsung menghubungi 3 truk untuk mengangkut barang dagangannya pulang ke Maybrat.

Selanjutnya, masyarakat Maybrat melakukan pemalangan, di Athabu, perbatasan Sorong Selatan dan Maybrat. Bahkan  warga Sorong Selatan, yang menjual ikan dan sayuran di Maybrat, di suruh kembali dan berdagang di kabupaten Sorong Selatan.

Michael Momot, Ketua Dewan Adat Suku Tehit, saat dihubungi melalui telepon selulernya, membenarkan kejadian itu, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat Maybrat.

“Atas nama keluarga dan suku besar Tehit, saya meminta maaf atas persoalan ini. Saya harap masyarakat tidak saling palang dan membesar-besarkan di media social,” sebutnya.

Dia juga meminta agar seluruh masyarakat Sorong Selatan  agar tidak terprovokasi dengan isu isu yang berkembang.

“Kita dari Suku Tehit, perlu merasa bangga karena Teminabuan merupakan dapur kehidupan bagi setiap orang yang datang dan berdiam di kabupaten Sorong Selatan,” sebutnya.

Menyikapi situasi itu, Bupati Sorong Selatan, Samsudin Anggiluli, langsung membeli semua jualan dari mama Papua asal Maybrat  sebesar Rp.10.000.000.00.

Samsudin dengan tegas meminta kepada masyarakat Sorong Selatan dan Maybrat untuk tetap berjualan bersama di pasar Kajase Teminabuan, karena pasar Kajase dan RSUD Skolo Keyen, merupakan sarana yang dibangun olah pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya harap masyarakat Sorong Selatan agar tetap menjaga situasi Kamtibmas diwilayahnya,” tutup Samsudin.(es)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Gubernur: Mari Doakan Para Saudara Korban Bencana Alam Di NTT

Published

on

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Niko Tike saat membakar lilin untuk mengenang para Korban NTT.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan mengajak semua pihak untuk mendoakan para saudara korban bencana Alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dengan peristiwa bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi dibeberapa kabupaten di provinsi nusa tenggara timur sejak tanggal 4 april tahun 2021 yang lalu saya mengajak kita untuk sama sama berdoa bagi saudara – saudara kita kita sehingga diberikan kekuatan dan ketabahan, dan peristiwa ini segera berlalu,”ajak Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan staf ahli Gubernur Bidang ekonomi Pembangunan, pada Ibadah Oikumene dan upacara seribu lilin untuk NTT, Sabtu (17/4/2021) di Gereja Santo Agustinus, Brawijaya, Manokwari.

Walaupun kata Dominggus, bencana tersebut merupakan sesuatu yang tidak diketahui manusia, kapan dan dimana bencana ini akan menimpa manusia namun sebagai umat yang percaya kepada Tuhan ia mengajak untuk berdoa setiap saat agar selalu dilindungi oleh Tuhan.

Suasana duka yang dirasakan oleh masyarakat kerukunan Flobamora di Provinsi PB tentu menjadi duka kita bersama, semua bangsa indonesia, untuk itu apa yang telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk turut membantu memberikan sumbangsih berupa materi maupun pikiran yang diberikan untuk meringankan beban para korban Bencana Alam NTT.

“Kiranya Tuhan selalu memberikan berkat yang melimpah, bagi keluarga besar flobamora, atas nama pemerintah provinsi papua barat menyampaikan turut berbela sungkawa yang mendalam atas kejadian yang menimpah saudara – saudara kita disana (NTT),”ucap Dominggus

Menurut ia, perlu disadari bersama bahwa bencana alam tersebut merupakan rahasia Allah yang maha kuasa sehingga kita dituntut selalu untuk bertekun dan berdoa sehingga bencana ini tidak terjadi lagi dan biarlah situasi pemulihan bagi saudara – saudara di NTT terjadi.(JP/SOS)

Continue Reading

Adat

Hadiri Upacara 1000 Lilin, Hermus: Percaya, Tuhan Pasti Pulihkan NTT, Gantikan Duka Dengan Sukacita

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH., melakukan pembakaran lilin untuk mengenang para korban bencana Alam NTT, pada ibadah dan pembakaran 1000 lilin untuk NTT, yang diselenggarakan Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Papua Barat, Sabtu (17/4/2021) di depan Gereja Santo Agustinus Brawijaya, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH, mengajak seluruh warga masyarakat, terutama keluarga korban Bencana NTT untuk mengucap syukur kepada Tuhan atas Musibah yang menimpa warga di sejumlah daerah di Provinsi NTT, pada 4 April 2021.

“Ini merupakan peristiwa yang terjadi atas seijin Tuhan, kita ambil hikmah di balik peristiwa ini, saya ajak semua masyarakat NTT untuk bersyukur, dan percaya Tuhan pasti pulihkan NTT, gantikan duka dengan sukacita, gantikan kerugian warga korban bencana dengan berkat yang melimpah,”ucap Bupati pada Ibadah, pembakaran 1000 lilin untuk NTT, Sabtu (17/4/2021) di Gedung Gereja Santo Agustinus, Brawijaya Manokwari.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Manokwari turut berbela sungkawa atas peristiwa bencana alam banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten di NTT, dan telah memakan korban jiwa juga kerugian serta kerusakan yang luar biasa bagi warga,”ucap Bupati

Ia juga mengajak agar semua pihak berdoa secara khusus warga Flobamora Papua Barat juga Manokwari, supaya Tuhan memberikan kekuatan, ketabahan bagi warga korban bencana NTT. Disisi lain warga diajarkan mengikhlaskan musibah ini dan mengakui kedaulatan Tuhan.

“Kita percaya bahwasannya bencana ini adalah ujian tapi ini teguran juga bagi kita. Untuk mengakui kebesaran dan kuasa Tuhan,”kata Bupati

Pemerintah lebih lanjut kata Bupati, berharap kepada semua pihak baik masyarakat, pemerintah Manokwari untuk ikut bertanggung jawab terhadap warga korban bencana tersebut, sebagai tubuh Kristus Yesus yang juga sebagai kepala gereja tentu kita akan ikut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di NTT.

Bupati mengaku, terkait hal tersebut, sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan Edaran yang diperuntukan bagi semua pihak masyarakat juga OPD dilingkup pemkab Manokwari untuk juga mengambil bagian dalam memberikan bantuan melalui BPBD Manokwari, selanjutnya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi PB agar bantuan yang telah terakomodir dijadikan 1 paket dan dilanjutkan kepada korban bencana melalui Posko Penanggulangan bantuan NTT di Manokwari.

“Pemerintah dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pemprov PB agar bantuan pemkab dan pemprov di jadikan satu paket sebagai tanda kasih kita kepada saudara kita di NTT,”tutup Hermus.(JP/AR)

Continue Reading

Adat

Buka Safari Ramadhan, Sekaligus Gubernur Dan Wagub Ikut Buka Puasa Bersama MUI PB

Published

on

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, dan Wakil Gubernur PB Mohamad Lakotani membuka Safari Ramadhan 1442 H/2021 M, Jumat (16/4/2021), di Kantor MUI PB.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan membuka kegiatan safari ramadhan 1442 H/2021 M, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat, Jumat (16/4/2021) dikantor MUI PB.

Usai membuka safari ramadhan tersebut, Gubernur tampak kompak bersama Wakil Gubernur PB, Mohamad Lakotani SH.,M.Si mengikuti acara buka puasa bersama.

Gubernur mengatakan, kegiatan Safari 1440 yang digagas oleh MUI PB, atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi walaupun dalam suasana wabah covid -19.

“Mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah,”ajak Gubernur.

“Safari ramadhan ini rencana akan dilaksanakan ke kabupaten kota se Provinsi Papua Barat yang langsung mendatangkan ustad dari MUI pusat. Walaupun pada tahun lalu tidak dapat terlaksana karena adanya Corona, semoga kegiatan safari ramadhan Ini mendapat kemudahan dari Tuhan.,”ungkap Gubernur.(JP/SOS)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta