Connect with us

Manokwari Selatan

Waran bersama Istri Coblos di TPS 05  dan Wempy bersama istri Coblos di TPS 01

Published

on

Calon Bupati Markus Waran bersama istri, saat mengunakan hak suaranya di TPS 5, Kampung Abreso, Distrik Ransiki.

MANSEL, JAGATPAPUA.com – Pada Pemilihan Pesta Demokrasi 9 Desember 2020, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran dan Wempy Rengkung (MAWAR), menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) berbeda.

Berdasarkan data yang dihimpun calon bupati petahana, Markus Waran bersama istri, mengunakan hak suaranya di TPS 5, Kampung Abreso, Distrik Ransiki.

Calon wakil bupati Wempy Rengkung bersama istri mengunakan hak suaranya di TPS 01, Kampung Sidomulyo Distrik Oransbari.

Sedangkan calon wakil bupati Wempy Rengkung bersama istri mengunakan hak suaranya di TPS 01, Kampung Sidomulyo Distrik Oransbari.

Keduannya, terlihat taat terhadap penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan penyelenggara, dengan menggunakan masker, memeriksakan suhu tubuh dan selanjutnya masuk kedalam TPS untuk menyalurkan hak pilih.

Sementara pada Pilkada tahun 2020, di Kabupaten Manokwari Selatan, hanya ada satu calon, dimana Pasangan Calon petahana Markus Waran dan Wempy Rengkung akan melawan kotak kosong.(nae)

Continue Reading
Advertisement


 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Pos PI GKPMI Jemaat El-Shaday Diresmikan, Disusul El-Jireh Dan House Of Glory

Published

on

Foto Bersama Wakil Ketua I BPP GKPMI Pdt Jos Philipus Padoma, Ketua BKAG Manokwari Pdt Hugo Warpur M.Th, Koorwil GKPMI Manokwari Pdt Teiker Dan Waket BPD GKPMI Pdt Yustus Mandibondibo, pada Peresmian Pos PI Jemaat El-Shaday Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Organisasi Gereja Kalvari Pentakosta Missi di Indonesia (GKPMI) terus mengembangkan sayap pelayanan di tanah Papua secara khusus di Wilayah Provinsi Papua Barat.

Peresmian Pos PI Jemaat El-Shaday dilakukan oleh Wakil Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) GKPMI Pdt Jos Philipus Padoma dan Ketua Badan Kerja Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Manokwari Pdt Hugo Warpur.,M.Th serta didampingi Ketua Koorwil GKPMI Kabupaten Manokwari Pdt Triker dan Wakil Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) GKPMI Papua Barat, Pdt Yustus Mandibondibo yang juga merupakan Gembala Sidang Jemaat Getsemani Manokwari.

Peresmian tersebut sekaligus pengukuhan Gembala Pos PI Jemaat El-Shaday Pdt Jos Phlipus Padoma oleh para Hamba Tuhan Minggu (17/1/2021) di Lantai 1 Hotel Billy Manokwari.

Padoma mengatakan, Selain Pos PI Jemaat El-shaday, tahun ini juga melalui koordinator Wilayah GKPMI Kabupaten Manokwari Pdt Triker akan membuka dua Pos PI lainnya yaitu Pos PI Jemaat El-Jireh di Ransiki dan House Of Glory di Oransabri.

“Ini sangat luar biasa dalam tahun ini GKPMI bisa membuka 3 pos Pelayanan sekaligus khususnya di Wilayah Manokwari Raya. Dan diharapkan kedepan hal serupa akan terus dilakukan baik di wilayah Manokwari raya maupun Papua Barat secara umum,”kata Padoma

Terlepas sebagai Wakil Ketua I GKPMI, Padoma juga yang merupakan Gembala Jemaat El-Shaday meminta dukungan dan kerja sama semua pihak terutama Gereja-gereja GKPMI di Manokwari mengingat proses pelayanan jemaat tersebut masih sangat belia dengan demikian pengembangan pelayanan terus terjadi untuk kemuliaan nama Tuhan.

Sementara Hugo melalui sambutannya memberikan apresiasi kepada GKPMI atas dibukanya pos Pelayanan ini. Dan kedepan para hamba-hamba Tuhan GKPMI di Manokwari harus bekerja lebih giat. Ia pun mempersilahkan terus dilakukannya mengembangkan Pos PI GKPMI sebanyak-banyaknya untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan.

“Jangan hanya sampai di Pos PI El-Shaday tetapi terus dikembangkan lagi. Saya berharap GKPMI terus mengembangkan sayap pelayanan di wilayah Manokwari,. Kami BKAG akan terus mendukung”harap Warpur.(JP/me)

Continue Reading

Adat

Lakotani Dukung Pelaksanaan LK-II HMI Manokwari

Published

on

Pengurus HMI Cabang Manokwari, Saat Bertemu Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani mendukung penuh pelaksanaan Intermediate Training Latihan Kader (LK-II), yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari, yang direncanakan digelar dalam waktu dekat.

Ia mengatakan, sangat mensupport langkah HMI Cabang Manokwari, untuk melaksanakan LK-II tingkat nasional. Menurutnya, dalam sebuah organisasi hal-hal seperti ini tentu sangat baik.

“Saya kira ini sesuatu yang sangat baik, untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas para kader. Serta memastikan bahwa proses perkaderan di HMI masih terus berlangsung,”ungkap Lakotani

Selaku alumni HMI, sebut Lakotani, dirinya menyambut baik pelaksanaan LK-II, yang akan dilaksanakan 6 Februari mendatang.

“Saya mendukung penuh, dan mensupport hajatan yang dilaksanakan oleh HMI Cabang Manokwari,”ucapnya

Selama menjabat sebagai Wakil Gubernur, lanjut dia, pihaknya jarang untuk menghadiri undangan baik LK-I maupun LK-II baik sebagai undangan ataupun pemateri. Sehingga kegiatan ini merupakan terobosan
yang sangat baik.

“Dan tentu hajatan ini harus didukung penuh oleh semua pihak baik di Cabang, hingga alumni hijau hitam,”ujarnya

Lakotani juga mengajak keluarga besar HMI dan Alumni, agar bersama-sama mendukung dan mensukseskan kegiatan Intermediate Training tersebut.

Sementara itu, Pjs Ketua Umum HMI Cabang Manokwari, Rahmad Jaya mengaku bangga, pihaknya (HMI Manokwari) mendapat kekuatan baru, karena dukungan Kanda Mola sapaan akrab wagub di rumah hijau hitam.

“Kami dari pengurus cabang sangat bersyukur, dengan support dari semua pihak termasuk kanda Mola untuk kesuksesan LK-II tingkat nasional, ini adalah kekuatan bagi dirinya dan para kader untuk terus bekerja,” tuturnya.

Sebagai alumni dan kader HMI, kata Rahmad, ini adalah sebuah mata rantai yang memang tidak bisa di lepas pisahkan. “Artinya setiap kegiatan yang HMI Cabang Manokwari lakukan, memang sukses karena support dari para alumni. Termasuk kanda Mola,”tutupnya.(jp/rls)

Continue Reading

Adat

Awal Februari 2021 PB Terima Vaksin Corona Tahap Dua Sebanyak 10.720 Paket

Published

on

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat membacakan sambutannya pada pencanangan vaksinasi covid-19 Papua Barat, Kamis (14/1/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Pemerintah Provinsi Papua Barat, memastikan akan kembali menerima Vaksin Covid-19 tahap II pada tanggal 2 Februari 2021 sebanyak 10.720 Paket.

“Secara berjenjang akan disalurkan oleh pemerintah pusat ke daerah masing-masing kemudian disalurkan kepada tenaga kesehatan, pekerja publik, masyarakat rentan yang berpotensi tertular dan masyarakat umum,”ungkap Ketua Satgas Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnier, Kamis (14/1/2020).

Ia merinci masing-masing kabupaten akan menerima sesuai kebutuhan. Untuk Kabupaten Fakfak sebanyak 1.760 vaksin yang diperuntukan bagi 862 nakes dan 10 tokoh, Kaimana mendapat 1.840 vaksin bagi 902 nakes dan 10 tokoh, Maybrat mendapat 440 vaksin bagi 197 nakes dan 10 tokoh.

Selain itu juga, Kabupaten Pegunungan Arfak sebanyak 120 bagi 42 nakes dan 10 tokoh, Raja Ampat sebanyak 840 vaksin bagi 400 nakes dan 10 tokoh, Sorong mendapat 1.960 untuk 969 nakes dan 10 tokoh, Sorong Selatan sebanyak 1.320 vaksin bagi 641 nakes dan 10 tokoh.

Kabupaten sisanya seperti Tambrauw menerima sebanyak 320 vaksin bagi 146 nakes dan 10 tokoh, Teluk Bintuni mendapat 1.240 vaksin bagi 599 nakes dan 10 tokoh, serta Teluk Wondama sebanyak 880 vaksin bagi 413 nakes dan 10 tokoh masyarakat dan pemerintah serta unsur TNI/Polri.

“Sehingga total penyaluran vaksin tahap kedua sebanyak 10.720 paket vaksin. Kita harapkan termin kedua bisa menjangkau seluruh masyarakat rentan di Papua Barat,” beber Derek.

Saat ini, ia menyebutkan distribusi Vaksin  tahap pertama difokuskan mulai 15 Januari 2021 di Kota Sorong bagi tenaga kesehatan sebanyak 1.283 orang, tokoh  10 orang dengan jumlah vaksin sebanyak 2.600.  Sementara Kabupaten Manokwari bagi 1.941 nakes dengan 10 tokoh dengan jumlah vaksin sebanyak 4.200 dan Manokwari Selatan sebanyak 163 nakes, 10 tokoh dengan jumlah vaksin mencapai 360. Sehingga total vaksin di tahap pertama sebesar  7.160 vaksin.

Ditambahkannya, bahan baku dari vaksin Sinovac berasal dari China namun  diproduksi di Bandung. Dikonfirmasi terkait kesiapan tenaga vaksinator di Papua Barat telah tersedia 100 tenaga vaksinator. Pada akhir bula Januari akan digelar pelatihan vaksinator bagi 43 petugas medis sehingga di Papua Barat seluruhnya menjadi 143 tenaga vaksinator.

Sementara, Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan berharap dengan turunnya vaksin Covid-19 pada tahap kedua maka semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat vaksin Covid-19. Penyuntikan vaksin juga menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di Papua Barat.

“Upaya ini harus kita dukung dan lakukan sehingga pandemi Covid-19 segera  berakhir di Papua Barat dan seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Dalam pantauan media ini, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama Ketua Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, Ny Yuliana Mandacan Kiriweno ikut menyaksikan penyuntikan vaksin perdana tahap pertama.(SOS)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta