Connect with us

Papua Barat

Wagub Papua Barat : APBD Perubahan Akan Disesuaikan Dengan Kebutuhan

Published

on

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pembahasan APBD Perubahan Provinsi Papua Barat Tahun 2020 akan segera dilaksanakan. Apalagi Gubernur telah menyampaikan pertanggunjawaban atas pelaksanaan APBD tahun 2019, melalui Rapat Paripurna di DPR Papua Barat.

Ini diungkapkan, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, Jumat (11/9/2020).

Wagub mengatakan pada APBD Perubahan nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan, serta akan mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkait realisasi anggaran yang masih rendah.

“Penganggaran APBDP akan disesuaikan kebutuhan dan pemerintah juga akan mendorong bagi OPD yang memiliki beban anggaran cukup besar agar segera melaksanakan kegiatannya, sehingga serapan anggaran bisa lebih optimal,” ungkap Wagub.

“Di masa Pandemi Covid-19, memang sejumlah OPD memiliki daya serap anggaran yang rendah, bahkan minus. Ini juga akibat adanya refocusing anggaran, sehingga akan diprioritaskan dalam APBD,” tandas Wagub.(top)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Manokwari Selatan

Hasil Tes CPNS Formasi 2018 Manokwari Selatan Resmi Diumumkan, Ini Nama Peserta yang Dinyatakan lulus!

Published

on


Continue Reading

Papua Barat

Masa Kerja dari Rumah ASN Pemprov Papua Barat Diperpanjang hingga 8 Oktober 2020

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Masa pelaksanaan work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemprov Papua Barat diperpanjang hingga 8 Oktober 2020.

Hal ini diatur dalam Surat Edaran (SE), Nomor 850/1398/2020 Tahun 2020 yang diterbitkan oleh Gubernur Papua Barat atau perubahan atas SE Gubernur Nomor 850/1336/2020, tanggal 16 September 2020 lalu, tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja Pemprov Papua Barat.

SE ini dikeluarkan menindaklanjuti surat edaran Menpan RB Nomor 67 tahun 2020 pada tanggal 4 September 2020, tentang perubahan atas SE Menpan RB Nomor 58 tahun 2020, tentang sistem kerja ASN di dalam tatanan hidup normal baru serta mempertimbangkan semakin meningkatnya jumlah orang yang terpapar Covid-19 di lingkungan kerja ataupun dilingkungan masyarakat.

Meski menjalani WFH, para ASN diminta tetap menjalankan presensi sesuai dengan jam kerja dan tata cara yang berlaku atau secara online dan kembali masuk kantor pada tanggal 9 Oktober 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan.(top)

Continue Reading

Bintuni

Ada Tiga Tambahan Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Bintuni

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Hari ini, Kamis (24/9/2020), tiga orang akibat terpapar positif Covid-19 di Teluk Bintuni meninggal dunia.

Jubir Satgas Covid-19 Papua Barat, dr. Arnold Tiniap mengatakan, dengan adanya penambahan tiga orang tersebut, total yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Teluk Bintuni menjadi 6 orang.

“Yang meninggal dunia hari ini ada tambahan dari Kabupaten Teluk Bintuni 3 orang, sehingga total meninggal positif Covid-19 di Papua Barat, menjadi 29 orang,” ujarnya melalui rilisnya, Kamis malam.

Berdasarkan dari Satgas Penanganan Covid-19 Papua Barat, kasus positif secara umum di Papua Barat juga bertambah 52 orang, masing-masing berasal dari Raja Ampat 20 orang, Kota Sorong 16 Orang, Teluk Bintuni 9 orang dan Manokwari 7 orang.

“Dengan penambahan 52 kasus tersebut, hingga saat ini kasus positif telah mencapai 1.726 kasus, sementara yang sembuh sebanyak 1.036 kasus,” tukasnya.

Lebih Lanjut mengatakan, pemerintah masih terus mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Terutama ketika beraktivitas di area publik. Tentu guna menekan laju penularan Covid-19.

“Protokol kesehatan yang dimaksud antara lain rajin mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan memakai masker. Hal-hal ini bisa meminimalisir penularan Covid-19,” tandasnya.(red)

 

 

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta