Connect with us

Adat

Tingkatkan Pengetahuan Tentang Budaya Dayak, Billy Bertemu PDKB Kalbar

Published

on

Foto Bersama Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar Dengan Para Pemuda Dayak, Di Rumah Adat Dayak, Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Duta SDGs Indonesia, Billy Mambrasar berkunjung ke Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (13/9/3020) sekaligus bertemu dengan Pemuda Dayak Kalimatan Barat (PDKB).

“Pertemuan dan diskusi tersebut guna meningkatkan pengetahuan saya tentang Kebudayaan Dayak yang ada di Kalimantan Barat, serta berbagi kisah tentang kondisi Masyarakat Adat yang ada di wilayah kelahiran saya di tanah Papua,”ucap Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar melalui press rilisnya yang diterima jagatpapua.com, Sabtu (19/9/2020).

Pertemuan yang dilaksanakan sekira 2 jam tersebut diadakan di Rumah Radakng Pontianak yang merupakan rumah adat Dayak. PDKB kata Billy, merupakan salah satu organisasi Pemuda Dayak terbesar Kalimantan Barat, di bawah DAD (Dewan Adat Dayak) yang juga sebagai institusi adat dayak tertinggi di Kalbar.

Pada tatap muka tersebut, Billy menjelaskan, apa saja usaha-usaha yang dilakukan oleh berbagai Pihak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat adat di Papua, khususnya Pemuda dan Pemudi Orang Asli Papua.

Tak hanya itu berbicara satu arah, Billy juga menyerap seluruh aspirasi Pemuda Dayak dalam berbagai sektor, salah satunya mengenai peran organisasi PDKB dalam pembangunan nasional, dan tentunya dalam diskusi tersebut akan membangun relasi yang baik dengan Pemuda Dayak.

“Sebagai Duta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yang juga ditunjuk menjadi salah satu Staf Khusus Presiden, sudah merupakan tanggung jawab saya untuk belajar, sekaligus berbagi dan menampung aspirasi teman-teman yang ada disini,”ujarnya.

Sementara, salah satu pemuda Dayak, Yanto mengatakan, pertemuan ini sangat baik, karena beliau (Billy Mambrasar) juga memberikan motivasi kepada Pemuda Dayak, untuk lebih kreatif dan proaktif dalam berbagai sektor agar bisa memiliki daya saing yang kuat. Dengan adanya pertemuan tersebut kami memiliki kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah yg kami alami.

“Kami berharap, suara kami bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah pusat dan menjadi ruang bagi kami untuk bisa berkontribusi demi pembangunan bangsa dan khususnya daerah kami,” Ujar Yanto penuh harap.

Pada kesempatan tersebut, Billy juga berkunjung ke kediaman salah satu seniman Dayak di Kalimantan Barat yaitu Bapak Christian Mara yang merupakan pemain sekaligus pembuat musik Sape.(rls)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

HEBO Jemput Aspirasi Untuk Program, Bukan Jaminkan Program Tak Jelas

Published

on

Ketua Tim Pemenangan Paslon Hermus-Budoyo, Alyosius Siep, Saat Memberikan Arahan Pada Kegiatan Kampanye Politik HEBO, Bersama Warga Kelurahan Amban, Jumat (30/10/2020), Di Amban Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com-Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Hermus Indou-Edi Budoyo (HEBO) terus bergrilia menjemput aspirasi dari safari Kampanye Politiknya.

Ketua Tim Pemenangan HEBO, Aloysius Siep mengaku bahwa HEBO tidak memberikan jaminan program yang tidak jelas kepada masyarakat Manokwari.

“HEBO lebih banyak mendengarkan aspirasi masyarakat, untuk kemudian menjadi dasar dalam perencanaan program kerja ketika terpilih nanti,” ungkapnya.

Pasalnya lanjut Siep, sebagai Ketua Komisi B di DPRD Manokwari, dia tahu betul tentang APBD Manokwari.

“APBD Manokwari hanya 1,3 Triliun. Jika saat ini ada pihak-pihak yang menjanjikan sesuatu maka perlu dipertanyakan,”ujarnya dalam kampanye bersama paslon di Kelurahan Amban.

Untuk itu, Paslon jagoannya yang mengambil Jargo HEBO kata dia lebih memilih .endengar aspirasi warga.

mana yang umum dan mana yang khusus, kita perjuangkan dalam bentuk program. Jangan kita tipu mama-mama, adik-adik kita dengan situasi saat ini,” terangnya.

Dia lalu meyakinkan bahwa HEBO pasti menang. Dalam proses menggiring kemenangan itu kata dia, tim Koalisi bergerak bersama tim Relawan.

“Kita memang harus jalan bersama, Koalisi tidak lebih besar dari relawan kita sama-sama dalam satu tim untuk memenangkan kandidat,” tandasnya.(alb).

Continue Reading

Adat

Beri Spirit Di Asrama Amberbaken Hermus : Hidup Ini Kompetisi, Jangan Mau Dininabobokan

Published

on

Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou Menerima Aspirasi Mahasiswa Amberbaken, Jumat (30/10/2020), Di Asrama Mahasiswa Amberbaken II, Kampung Ambon Atas, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou memberikan spirit kepada keluarga besar Amberbaken yang ada di Manokwari dalam kampanye terbatas, Jumat (30/10/2020) tadi.

Dikatakan Hermus, hidup ini bagaikan kompetisi, sehingga semua orang tidak boleh terlelap dari keadaan.

“Saya ungin membangun spirit kita bersama. Jangan sampai tidur, hidup ini kompetisi siapa yang bekerja dan berusaha maka dia yang akan hidup,” tandas hermus didepan pendukungnya.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh terlena dengan sekedar mengharapkan bantuan pemerintah sehingga lupa untuk mandiri.

“Konsep menjadi tuan bagi dirinya sendiri harus dilaksanakan, tentu dengan menguasai sektor riil.
Anak Papua harus bisa bekerja dan menguasai sektor itu. Jangan hanya dinina bobokan dengan program Pemerintah. Program pemerintah itu bagaikan stimulan agar bisa mandiri dan menjalankan usaha sendiri, kalau terlena nanti hanya jadi malas,”tuturnya

Menurutnya, orang Papua harus memiliki mental pekerja keras, bukan sekedar mengharapkan bantuan.

“Jangan berikan ikan kepada masyarakat, tapi yang harus diberikan adalah kail untuk mencari ikan sendiri.
Itu yang kami akan kerjakan,”ungkapnya lagi.

Sementara itu, Ketua asrama Amberbaken di Manokwari, Nicolas Wabia, mengaku siap mendukung Pasangan HEBO dalam suksesi Pilkada Manokwari 2020.

“Semangat pasangan HEBO perlu dilaksanakan terutama di Manokwari sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat.
Kamis siap mendukung HEBO untuk menjadi Bupati dan wakil Bupati Manokwari pada pemilu 2020,” kata dia singkat sebelum menyerahkan sejumlah aspirasi tertulis.(alb)

Continue Reading

Adat

Hermus Indou : Jangan Egois, Kerukunan Agama di Manokwari Terjaga Karena Sejarah

Published

on

Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.COM– Pembangunan daerah di Kabupaten Manokwari tidak terlepas dari peran serta semua umat beragama yang sudah rukun sejak dulu kala. Untuk mempertahankan itu, Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou meminta agar umat beragama di Manokwari tidak melupakan sejarah masuknya injil di tanah Papua, 1855 silam.

“Buang egois kita, pembangunan kota ini butuh kerja sama. Injil masuk di Manokwari karena semua punya andil, termasuk Sultan Tidore. Jadi jaga cerita sejarah ini dengan baik,” ucap Hermus dalam kampanye Politik di Manokwari, Jumat (30/10/2020)

Dikatakan Hermus, sejarah keberagaman agama di Manokwari juga tidak boleh direkayasa atau bahkan dihilangkan. Justru, saling menghargai satu dengan yang lain demi kepentingan semua umat adalah hal yang perlu dilakukan bersama.

“Kerukunan antar umat bergama dikabupaten Manokwari harus terus dipupuk, sehingga menghadirkan keamanan dan kenyamanan bagi kehidupan Umat di Manokwari,”tuturnya.

Kerukunan umat beragama itu dia buktikan dengan hadirnya pasangan HEBO yang beda agama tapi sejalan satu tujuan.

“Pasangan HEBO adalah pembuktian penghormatan terhadap semua umat beragama yang ada di kota Injil ini ” ungkapnya.

Kedepan, Hermus mengaku akan terus memupuk kerja sama serta keharmonisan kerukunan antar umat beragama baik muslim,kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

“Manokwari untuk semua, semua untuk manokwari. Jadi, tidak ada alasan bahwa Manokwari hanya miliki oleh satu atau segelintir orang/kelompol atau agama,”terangnya.(alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta