Connect with us

Adat

Terletak Dipuncak Soribo, Gedung Sekretariat PDIP Papua Barat Mulai Dibangun, Ini Pesan Komarudin

Published

on

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekretariat DPD PDIP Papua Barat, Selasa (4/5/2021) di Puncak Soribo, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Ketua Badan Kehormatan DPP PDIP, DR Komarudin Watubun meletakan batu pertama pembangunan gedung kantor DPD PDIP Provinsi Papua Barat, Selasa (4/5/2021), di puncak Soribo Manokwari.

Turut Hadir mengawali pembangunan gedung kantor tersebut, Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, Bupati Manokwari Hermus Indou SIP.MH, Bupati Mansel Markus Waran selaku Ketua DPD PDIP Papua Barat, Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, Wakil Bupati Tambrauw Mesak Metuzalak Yekwan SH., serta seluruh Kader dan pengurus DPC PDIP se-Papua Barat, Fraksi DPR Papua Barat maupun Kabupaten Kota se-PB.

Watubun dalam arahannya mengatakan, partai itu berbeda tetapi pada dasarnya tujuan kita sama, untuk mensejahterakan rakyat, ini hukum tertinggi dalam dunia politik.

“Sesuai pengalaman, saya banyak kali meletakan batu pertama pembangunan gedung serupa, dan ada yang diselesaikan tetapi ada juga yang tidak. Setelah letakan batu pertama yang tumbuh itu rumput, sehingga saya harap pembangunan gedung kesekretariatan DPD PDIP PB dapat dibangun hingga selesai,”pesan Watubun.

Menurut Watubun, Seluruh kader DPD PDIP Papua Barat harus didorong untuk berkontribusi, itu wajib termasuk anggota fraksi maupun anggota biasa di DPRD Kabupaten/Kota maupun Provinsi PB. Harus dipahami bahwa fungsi sekretariat untuk tempat berkumpul para kader dan pengurus partai serta masyarakat.

“Jangan buat bangunan megah hanya untuk pisahkan hubungan kita dengan rakyat. Tetapi justru harus merangkul rakyat. Biasanya karena takut gedung kotor maka sikap itu jadi pemisah antar kita dengan rakyat, yang harus diingat bahwa tugas partai itu mengurus rakyat,”tandas Komarudin mengingatkan.

Menurut Komarudin, Gedung DPD PDIP juga harus dilengkapi dengan personil yang memiliki kemampuan menguasai teknologi informasi, sehingga mempermudah dalam koordinasi.

“Gedung ini harus dirawat, jangan dibiarkan kotor dan jadi tempat pertemuan setan,”paparnya

Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan tulus kepada seluruh pengurus dan kader PDIP ditingkat DPC dan DPD Papua Barat.

Sementara Markus Waran dalam laporannnya mengatakan, salah satu dasar dibangunnya gedung kantor PDIP yakni komitmen pengurus DPD PDIP untuk memperoleh Gedung Kesekretariatan di ibu kota provinsi. Yang tentu akan digunakan oleh pengurus untuk bekerja dan melakukan pembinaan disemua struktur kepengurusan. Sehingga terstruktur dan terhimpun dalam pelaksanaan politik demi membesarkan PDIP di PB.

Selain itu juga berdasarkan SK ketua DPD PDIP tahun 2021 . Sumber dana pembangunan gedung kata Waran berasal dari gotong royong senior PDIP dan donatur lainnya, bantuan pribadi dari gubernur dan para bupati yang didukung oleh PDIP kabupaten kota. Serta simpatisan partai dan donatur terkait lainnya.

“Juga utusan partai PDIP pada fraksi DPRD baik provinsi maupun kabupaten serta DPR-RI dapil PB,”ujarnya

Ia menjelaskan lahan gedung kantor tersebut di atas tanah 5 hektar tepatnya dikampung Soribo distrik Manokwari Barat, yang pengadaan tanahnya dilakukan oleh alm Paulus Demas Mandacan.(JP/AR)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Sebelum Akhir Jabatan, MRPB Akan Tuntaskan Persoalan Revisi Sejumlah Pasal UU Otsus

Published

on

Ketua MRP Provinsi Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Sebelum masa akhir jabatan menjemput, Majelis Rakyat Papua Barat, akan berupaya menyelesaikan persoalan revisi sejumlah pasal dalam UU Otsus nomor 21 tahun 2001, sesuai dengan harapan masyarakat papua.

Hal itu, disampaikan Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren kepada awak media Rabu ( 12/05/2021 ) di ruang kerjanya. Menurut ia apa yang menjadi harapan masyarakat Papua sesuai dengan hasil RDPU maka sebagai lembaga kultur MRPB akan memperjuangkan terwujudnya harapan rakyat tersebut.

Terkait hal itu, Maxi mengatakan MRPB akan melakukan pertemuan-pertemuan bersama pemerintah pusat terkait untuk membahas nasib revisi UU Otsus. Dan harus mengakomodir apa yang menjadi keinginan dan harapan rakyat.

“Pada pertemuan nanti, kita berharap tak hanya dua pasal saja yang akan kita bicarakan nanti, tetapi ada pasal-pasal lain juga yang akan kita bicarakan, kami sepakat pasal keuangan dibicarakan tapi kenapa ada pasal pemekaran. Sebenarnya pasal pemekaran itu di ganti dengan bab V menyangkut kewenangan, kalau kemarin kewenangan yang dibicarakan itu tidak jadi masalah,”tandas Maxi Ketua

“Disisa masa jabatan, MRPB akan fokus agar kewenangan juga diakomodir pemerintah pusat. Ini menjadi kunci utama kami, kalau dengan adanya kewenangan maka semuanya itu akan terpenuhi, keuangan, pemekaran dengan sendirinya akan ada,”tandas Maxi

Namun pihaknya juga tidak mengabaikan kepentingan lain dari masyarakat, dalam hal memperjuangkan hak-hak asli orang Papua (OAP) baik terkait afirmasi yang sementara dibuka oleh beberapa kedinasan. Salah satunya yang akan didorong adalah penerima kejaksaan bagi anak-anak Papua, yang sesuai informasi dalam waktu dekat akan di buka.(JP/SOS)

Continue Reading

Adat

Berani Bangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM, Tornagogo Puji Sat Brimob Polda PB

Published

on

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Sat Brimob Polda Papua dinilai berani membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM untuk menyukseskan program Kapolri.

Hal itu diungkapkan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing pada launching Aplikasi Buina dan Deklarasi Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM oleh sat Brimob Polda Papua Barat kemarin.

“Ini sangat penting dan tentu di ketahui oleh kita semua bahwa kami Polda Papua barat dan seluruh satker memberanikan diri untuk melaksanakan program zona integritas, karena konteks dari pada pelayanan publik itu kita harus berani secara internal mendeklarasikan bahwa kita adalah institusi yang mengarah kepada zona integritas khususnya Polda Papua barat beserta jajarannya,”kata Kapolda

Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM lebih lanjut Kapolda, sudah disampaikan dan disambut baik oleh Mabes Polri. Sebagai komitmen di tahun ini, melaksnakan program tersebut dengan baik dalam konteks zona integritas. Menurut ia Zona integritas bukan hanya sebuah sebutan tetapi juga secara fisik, pelayanan dan segalanya harus ke arah yang baik dengan pelayanan publik yang lebih baik lagi.

“Tidak hanya aplikasi ini, tetapi Polda Papua barat saat ini sudah melaunching berbagai macam aplikasi dan kemudahan-kemudahan yang kemudian tujuannya untuk memudahkan masyarakat publik dalam mengakses pelayanan-pelayanan yang ada di kepolisian,”tandas Tornagogo

Dalam pelayanannya akan tetap menggunakan satu nomor yaitu 110 dengan SMS gateway. Nomor inilah yang akan digunakan masyarakat untuk melaporkankan segala kejadian juga permintaan pelayanan untuk masyarakat. Yang paling penting saat ini adalah masyarakat di berikan kemudahan dalam pelayanan publik.

Kapolda juga berpesan, brimob harus ramah dan bisa menjawab apa yang menjadi persoalan dari masyarakat.

“Brimob itu bukan pasukan bertempur untuk mengalahkan musuh, brimob adalah polisi yang betul-betul mengayomi masyarakat, dan bisa mewujudkan situasi Kamtibmas ini dengan baik,”tukasnya.(JP/ADV)

Continue Reading

Adat

Launching Aplikasi Buina, Sat Brimob Polda Segera Sosialisasikan 5 Katalog Terkandung

Published

on

Launching Aplikasi Buina dan Deklarasi Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/ WBBM, Selasa (11/5/2021), di Mako Brimob, Sogun, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Satuan Brimob Polda Papua Barat melaunching layanan unggulan aplikasi Brimob Untuk Indonesia (Buina) dan Deklarasi Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM.

Launching Aplikasi Buina dan Deklarasi Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/ WBBM, Selasa (11/5/2021), di Mako Brimob, dihadiri Bupati Manokwari, Kapolda Papua Barat, Ombudsman Papua Barat, Ketua Mekessa, Forkopimda Papua Barat.

Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Sammi Ronny Tabaa menjelaskan, hari ini telah melaunching aplikasi Buina dengan lima katalog yang terkandung, yaitu Layanan Kesehatan, Layanan Bencana Alam, Layanan Potensi Kerusuhan Massa, Layanan Laporan Kebakaran, dan Layanan Penemuan BOM dan KBR ( Kimia Biologi dan Radiologi Aktif ) sebagai layanan unggulan dari Sat Brimob Polda Papua Barat sesuai dengan tugas dan kerja di fungsi Brimob.

“Karena semangat adalah bagian dari kita,”ucap Dansat Brimob

Aplikasi tersebut menindaklanjuti ide, gagasan dalam bentuk kebijakan Kapolri Drs Listyo Sigit Prabowo dengan program prioritas. ” Polri yang presisi, prediktif responbilitas kemudian transparansi berkeadilan” ungkap Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Sammi Ronny Tabaa.

Terkait hal ini, ia mengaku telah melakukan koordinasi bersama Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing. Dan sesuai yang beliau (Kapolda) perintahkan bahwa tidak boleh ada banyak nomor Otline untuk aduan layanan masyarakat,.

“Bahwa cukup satu nomor yang sudah di launching Polda beberapa waktu lalu, tetapi disampaikan layanan ini tetap untuk layanan WA dengan lima katalog dalam layanan itu, dan nantinya tetap akan kita sosialisasikan,”ujarnya

” Pada prinsipnya kita akan berupaya untuk menindaklanjuti perintah pimpinan sehingga kegiatan hari ini tidak ujuk-ujuk ada persiapan, perencanaan, baik personil, sarpas untuk mewujudkan aplikasi Buina,” tandasnya

Berdasarkan perintah atau instruksi dari Kapolda Papua Barat layanan tetap dengan aplikasi Buina dengan lima katalog layanan yaang terkandung. Menurut Dansat Brimob, untuk layanan Buinar untuk WA tetap menggunakan nomor yang kami sudah sebutkan.

Ditambahkan Dansat yang mana untuk layanan kesehatan bisa digunakan untuk masyarakat yang sakit dan mau kerumah sakit tapi tidak ada biaya untuk mendapat layanan ambulance, maka Sat brimob membantu khusus untuk masyarakat yang kurang mampu.

Kata dia ada lagi layanan kesehatan, kita Brimob Polda Papua Barat ini secara periodik dan berkala ada permintaan-permintaan donor darah ada urgen emergency untuk warga Manokwari yang membutuhkan darah maka dari kami siap membantu.(JP/AR)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta