Connect with us

Bawaslu Manokwari

Terima Rekomendasi Golkar, ‘SMART’ Siap Mendaftar Ke KPU

Published

on

Pasangan Bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati Manokwari Sius Dowansiba-Rudy Timisela (SMART) saat menerima Rekomendasi Dukungan Partai Golkar, Senin (24/8/2020), Dikantor DPP Golkar Jakarta Barat.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) atau rekomendasi dukungan kepada Bakal pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Sius Dowansiba-Rudy Timisela (SMART).

Rekomendasi dukungan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Kepada Bapaslon Bupati Sius Dowansiba dan Wakil Bupati Manokwari Rudy Timisela, Senin (24/8/2020) di Kantor DPP Golkar yang beralamat di Jln Anggrek Neli Nomor 11 Kemanggisan, Palmerah Jakarta Barat, sore tadi.

Rudy Timisela yang dikonfirmasi jagatpapua.com mengatakan, baru saja menerima rekomendasi dukungan dari Partai Golkar dikantor DPP. Dengan demikian, maka pasangan SMART telah mendapatkan 2 rekomendasi dukungan Partai termasuk partai PAN. Dan menyusul partai Gerindra yang rekomendasinya sementara dalam proses.

“Dengan memperoleh 4 kursi dari partai Golkar dan 1 kursi PAN serta akan menyusul rekomendasi Partai Gerindra maka SMART sudah bisa mendaftar ke KPU Manokwari pada tanggal 4 September 2020,”ungkap Rudy

Pada prinsipnya, ‘SMART’ siap untuk mendaftar ke KPU dan semua ini sebagai bentuk pertanggung jawaban politik kepada masyarakat yang merindukan adanya sahabat demokrasi, untuk melakukan perbandingan ide dan gagasan yang akan disampaikan kepada rakyat sehingga biarlah rakyat yang memilih pada tanggal 9 desember nanti.

“Artinya bahwa Golkar dan PAN menghendaki tidak adanya kotak kosong di Pilkada Manokwari 2020, tetapi bagaimana kader terbaiknya didorong untuk kemudian maju pada perhelatan pilkada 2020,”ujarnya

Sementara terkait konsolidasi parpol, Rudy mengatakan, diketahui Parpol yang memberikan rekomendasi kepada SMART jumlahnya tidak banyak, sehingga yang dilakukan hanya konsolidasi koalisi bersama rakyat.

“Dan hari hari ini konsolidasi rakyat telah tumbuh dan berkembang, saya dan Bung Sius Dowansiba menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada masyarakat Manokwari yang tetap setia bersama SMART. Masyarakat sudah melihat bagaimana bibit yang beberapa tahun lalu kami tanam bersama masyarakat saat kami menjadi wakil rakyat pasti akan lebih memahami keinginan masyarakat dan pembangunan daerah,”sebut Rudy.(me)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Berikan Contoh Kepada Masyarakat, Bupati Manokwari Disuntik Vaksin Corona

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH, saat menjalani Screening untuk persiapan penyuntikan Vaksin Corona, Rabu (3/3/2021) di Gedung Arfak, Polda PB..

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Sebagai Publik Figure, wajib memberikan contoh positif kepada masyarakat terkait vaksinasi Covid-19.

Hal ini dilakukan Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH, yang menjalani vaksinasi Rabu (3/3/2021), di Gedung Arfak Polda PB, Maripi, Manokwari.

“Vaksinasi yang dilakukan hari ini adalah untuk kesehatan dalam memutus mata rantai Corona, dan setelah saya divaksin sy tetap sehat dan tidak ada efek samping, Sangat aman,” kata Hermus

Sebagai Bupati ia mengajak seluruh warga masyarakat menyiapkan diri untuk divaksin, sehingga dapat dipastikan bahwa khusus untuk Manokwari kita bisa berantas penyebaran virus covid-19.

“Semua warga masyarakat kita bisa hidup sehat aman dan juga nyaman,”tandas hermus

Sebagai pejabat publik Hermus menambahkan, baik Gubernur bersama jajarannya, juga Bupati dan wakil bupati serta forkopimda dijajaran pemda kabupaten Manokwari, wajib hukumnya untuk divaksin sehingga melindungi diri kita sendiri tetapi juga melindungi masyarakat.

Karena bentuk aktivitas pemerintah sebagai publik figure diakui cukup tinggi, pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga kita juga harus memastikan diri tidak menjadi sumber penyebaran Corona. Karena tindakan dalam memproteksi diri sudah dilakukan terlebih dulu melalui vaksinasi.

“Tentu pencanangan serta Penyuntikan vaksinasi yang dilakukan hari ini juga untuk membangun spirit dan juga memberikan contoh bagi seluruh warga masyarakat khususnya di kabupaten Manokwari,”ucap orang Nomor 1 di Manokwari ini.(JP/me)

 

Continue Reading

Adat

Bupati: Perpanjangan Runwey Bandara Dan Relokasi Permukiman Warga Segera Dilakukan

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com-Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH akan menggelar Rapat bersama OPD terkait, untuk membahas sejauh mana upaya pemerintah dalam proses perpanjangan Runway Bandara Rendani dan Relokasi perumukiman Warga terdampak ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah.

“Saya sudah memanggil OPD terkait besok kami rapat untuk memastikan upaya yang sudah dana tau belum dilakukan terkait proses perpanjangan Runway dan relokasi warga yang masuk dalam areal perpanjangan bandara. Sehingga kita segera intensifkan upaya relokasi masyarakat tersebut sesuai kebijakan yang ada,”kata Bupati Indou, usai mengikuti acara Launching vaksinasi Tahap II, Rabu (3/3/2021) di Gedung Arfak Polda PB.

Upaya pemerintah Pusat , Pemerintah Provinsi Papua Barat, Kabupaten Manokwari dalam membangun bandara Rendani menjadi lebih memadai kata Hermus merupakan upaya yang sangat baik bagi pembangunan Manokwari kedepan.

“Dengan memiliki kapasitas Bandara yang cukup memadai untuk didarati oleh jenis pesawat berbadan lebar, Saya kira ini sangat penting dan tentu kami sebagai pemda Manokwari kita sangat mendukung,”tandas Hermus

Pembangunan Bandara juga diharapkan harus memiliki konektivitas, bentuk infrastruktur yang dibangun di sekitar Bandara harus terkonek dengan semua infrastruktur terkait yang berada di Manokwari.

“Kita juga saat ini sedang menyusun rencana induk pembangunan Kabupaten Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi termasuk pembangunan dan infrastruktur secara menyeluruh,”ujarnya

Kemudian pihaknya juga berharap masyarakat yang berada di areal Bandara harus mengerti kebijakan ini, sebab pemerintah telah berupaya untuk menyiapkan lahan bagi relokasi penduduk yang terkena dampak perpanjangan landasan Pacu Bandara.

Dan dalam waktu dekat pelaksanaan relokasi dimaksud akan dilakukan, sehingga apapun resikonya pemerintah sudah siap untuk bertanggung jawab.(JP/alb)

Continue Reading

Adat

Kapolda Tornagogo Harap Vaksinasi Corona Tahap II Tepat Sasaran

Published

on

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing berharap pelaksanaan Vaksinasi Tahap II di wilayah Papua Barat dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Pemerintah merupakan garda terdepan yang harus mendapatkan vaksinasi secara baik, sebagai pelayan publik mempunyai Resiko yang tinggi terhadap penularan covid-19, karena interaksi dan mobilitas yang tinggi pula.

Menurutnya pelaksanaan Vaksinasi Tahap II yang sasarannya kepada petugas pelayanan publik yaitu TNI, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, satuan polisi pamong praja, kepala desa, kepala Kantor lurah, perangkat desa atau kelurahan, anggota DPR, DPD, DPRD, ASN, serta petugas pelayanan publik lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas dan Kelompok usia lanjut 60 tahun.

“Sasaran tahap II ini meliputi 16,9 juta pelayanan publik dan 21,5 juta lansia,”sebut Tornagogo

Dan tempat pelaksanaan vaksinasi dilakukan di pusat-pusat fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi , pemerintah daerah kabupaten kota, atau milik masyarakat swasta yang memenuhi syarat fasilitas pelayanan tersebut.

“Baik Puskesmas, klinik, rumah sakit atau unit pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan,”ujarnya

Tujuan vaksinasi, tentu selain mendorong pembentukan kekebalan tubuh secara spesifik pada penyakit covid-19, juga agar terhindar dari tertularnya ataupun kemungkinan sakit berat, juga dapat melindungi individu keluarga dan masyarakat yang tidak masuk dalam sasaran vaksinasi.

Sebaiknya sebelum dan saat proses maupun sesudah vaksinasi covid-19, pelayanan publik dan lansia tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, menerapkan 5 M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi agar lebih efektif menekan penyebaran covid-19.(JP/alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta