Connect with us

Adat

Serahkan SK, Hermus Jelaskan Hak Dan Kewajiban P3K Penyuluh Pertanian

Published

on

Bupati Hermus Indou SIP.,MH didampingi Wakil Bupati Drs Edy Budoyo saat menyerahkan SK P3K Penyuluh Pertanian, Kabupaten Manokwari, Selasa (9/3/2021) di Ruang Sasana Karya, Kantor Bupati Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH menyerahkan SK 14 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) Penyuluh Pertanian, dilingkup Pemerintah Daerah Manokwari.

Penyerahan SK P3K Penyuluh Pertanian tersebut dilaksanakan, Selasa (9/3/2021) di Ruang sasana Karya Kantor Bupati Manokwari. Dihadiri Wakil Bupati Manokwari, Drs Edy Budoyo, Plh Sekda Manokwari, Dra Merciana Djalimun, serta Kepala Dinas Pertsnian dan Tanaman Pangan Kukuh Saptoyudo.

Bupati mengatakan, Penyelenggaraan pemerintahan di semua sektor membutuhkan SDM yang handal, untuk menunjang kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat berkembang, hal ini merupakan faktor penunjang untuk mencapai keunggulan kompetiti diberbagai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Merespon perkembangan tersebut ditenga-tengah implementasi otonomi daerah (Otda) hendaknya memacu setiap pelaku pemerintah dan pembangunan untuk berkompetisi menunjukan kinerja yang optimal.

Adanya kebijakan Otda dan desentralisasi kata Hermus, diharapkan dapat memberikan keleluasaan kepada Pemda dalam melaksanakan tugas pemerintahannya. Pembangunan tersebut sangat terkait dengan tujuan Otda yang pada dasarnya terkandung tiga fungsi utama yaitu menciptakan efesiensi dan efektivitas sumber daya daerah, meningkatkan kualitas pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat, serta memberdayakan dan menciptakan ruang di masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan.

“Wajar bila di era otonomi pemerintah kabupaten Manokwari melakukan terobosan dan strategi untuk mempercepat proses pembangunan di berbagai bidang, maka dibutuhkan ASN yang cakap dan handal serta mampu memberikan solusi dalam berbagai persolan pembangunan,”ungkap Hermus

Menurut ia, Berdasarkan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN telah diatur tentang perbedaan PNS dan P3K, Pengaturan tersebut P3K adalah pegawai ASN yang diangkat melalui perjanjian kerja oleh penjabat pembina kepegawaian yang sesuai kebutuhan instansi pemerintah dan ketentuan UU dimaksud.

“Secara sederhana P3K adalah pegawai ASN yang diangkat dan dipekerjakan dengan perjanjian kontrak sesuai jangka waktu kontrak yang ditetapkan, setelah selesai maka kerja P3K berakhir atau diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. Dasar perjanjian kerja paling singkat 1 tahun dan jika diperpanjang sesuai kebutuhan berdasarkan penilaian kerja,”ujarnya

P3K juga tidak bisa secara otomatis diangkat menjadi calon PNS, harus melalui proses seleksi yang dilaksanakan sesuai perundangan yang berlaku.

P3K berhak menerima gaji dan tunjangan, cuti, perlindungan, pengembangan kompetensi tetapi tidak mendapatkan jaminan pensiun, pemutusan hubungan kerja P3K dilakukan dengan hormat karena jangka waktu perjanjian kerja berakhir, jika meninggal dunia dan atas permintaan sendiri, perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pengurangan P3K atau tidak cakap rohani dan jasmani dapat meninggalkan tugas sesuai perjanjian kerja yang disepakati.

“Saudara dinyatakan diangkat melalui P3K oleh pemerintah kabupaten manokwari pada formasi P3K tahun 2020, saudara semua telah mengabdi sebagai tenaga honorer diinstansi masing-masinh, dan karena faktor umur, usia saudara tidak bisa diangkat sebagai CPNS untuk itu diharapkan agar nantinya bisa beradaptasi dengan cepat ditempat kerjanya dengan menunjukan kinerja yang bagus,”tandas Bupati

Di era pemerintahan saat ini lebih lanjut Bupati menambahkan, harapan dan tuntutan masyarakat kepada sosok pegawai sangat besar diantaranya tuntutan profesionalisme , tuntutan solusi terbaik yang strategi dan faktual sebagai respon atas kebijakan permasalahan yang muncul, tuntutan untuk memperkokoh kerja yang solid dalam penugasan, lebih kreatif dan responsif terhadap berbagai keadaan, tuntutan kondisi prima pegawai pemerintah untuk mengabdi dengan kompetensinya.

“Kepada peserta P3K yang baru menerima SK saya harap kehadirannya di jajaran Pemkab manokwari hendaknya mampu memperkuat dan meningkatkan kinerjanya, secara umum dan secara khusus dalam instansi dimana kalian bekerja, diharapkan mampu meringankan beban dan tugas yang menjadi kewenangan SKPD dalam melaksanakan program pemerintahan,”harap orang nomor 1 d Manokwari ini.

Sementara Kepala dinas pertanian Kabupaten Manokwari, dalam laporannya mengatakan, penyuluh yang mendaftarkan diri sesuai data dalam aplikasi sebelumnya sebanyak 24 orang, dan 19 orang yang lulus. Namun dalam proses pemberkasan hanya 14 yang lulus dikarenakan 5 orang lainnya tidak ikut pemberkasan dengan alasan tertentu.

“Yaitu karena meninggal, mengundurkan diri serta telah lulus pada formasi CPNS Pemprov Papua Barat, sehingga hanya 14 orang penyuluh saja yang diberikan SK,”sebut Kadis Pertanian

14 Penyuluh tersebut, penempatannya tersebar di 6 balai pertanian yang ada di BPP Manokwari, BPP Warmare, Prafi, Masni, Sidey dan Manokwari Utara. Dan terkait hak-hak tenaga penyuluh tersebut diatur dalam APBD Manokwari.(JP/alb)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Hormati Umat Islam, Pasokan Miras Dan THM Dihentikan Selama Bulan Puasa

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH mengimbau kepada semua umat beragama, agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban dalam mendukung dan menyukseskan ibadah puasa yang dilakukan oleh umat Islam di Manokwari.

“Mari terus mendukung saudara-saudara kita yang beragama Islam dalam melaksnakan ibadah puasa. Yang tidak hanya meningkatkan iman percaya serta taqwa kepada Tuhan tetapi juga bermanfaat untuk membina kerukunan dan hubungan yang harmonis antar umat beragama,”ajak Bupati, diruang kerjanya.

Terkait hal itu, maka ia menegaskan agar semua tempat hiburan malam yang berada di pusat kota Manokwari, untuk tidak beroperasi selama bulan suci ramadhan berlangsung. Ini bentuk penghormatan dan memberikan kesempatan kepada umat Islam dalam menikmati hubungannya bersama Tuhan dibulan puasa.

“Saya juga imbau agar pasokan miras ilegal yang akan masuk di Manokwari mulai sekarang harus dihentikan selama bulan puasa, saya sangat mengharapkan kerja sama aparat keamanan dalam memperketat penjagaan pintu-pintu masuknya miras tersebut,”tegas Bupati

Hal ini berarti bahwa bersama semua pihak berjuang untuk menjaga Manokwari tetap berada dalam situasi aman dan damai, karena masyarakat yang sehat dan memiliki pikiran positif akan mampu mengendalikan diri dalam mendukung ibadah umat Islam.(JP/AR)

Continue Reading

Adat

PT Cokran Resmi Milik Pemerintah Manokwari Selatan

Published

on

Penandatanganan Berita Acara Pengalihan PT Cokran oleh Bupati Mansel Markus Waran, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 45/KM.6/2021 pada Senin (12/4/2021) di Gedung DJKN, Jakarta Pusat.

JAKARTA,JAGATPAPUA.com– PT Cokran yang sebelumnya merupakan Aset eks Yayasan Iran Jaya Development Foundation (IJJDF) yang berlokasi di Ransiki, sudah resmi menjadi milik Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 45/KM.6/2021 pada Senin (12/4/2021) dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan di Gedung DJKN, Jakarta Pusat.

Penyerahan SK tersebut dilakukan oleh DJKN Ronald Silaban kepada Pemda Mansel yang diterima bupati Manokwari Selatan Markus Waran, ST, MT, didampingi Kaban Keuangan Mansel Frengky Mandacan dan Kabid Aset Daerah Mansel Levinus Waran, yang sekaligus dengan penandatanganan berita acara.

“Penyerahan aset eks IJJDF dilakukan setelah terbitnya PMK No. 456 Tahun 2018 tentang penyelesaian aset eks IJJDF. Selaku pengelola barang. DJKN sangat mendukung upaya pemda Mansel dalam penyelesaikan aset eks IJJDF. Dan dukungan itu diberikan dalam bentuk persetujuan atas permohonan status hukum eks IJJDF menjadi BMD pada Pemda Mansel,”beber Silaban

Ia menjelaskan aset eks IJJDF yang memiliki luas 4.093 ha dengan nilai NJOP 6, 1 Trilyun di atasnya terhampar perkebunan coklat yang terletak di desa Ransiki. Sehingga ia berharap, setelah penyerahan aset ini, Pemda Mansel bisa mengelola lahan tersebut secara efektif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, dalam hal pembukaan lapangan kerja.

Menanggapi hal itu, Waran mengatakan, sangat bersyukur kepada Tuhan, dan sangat terharu karena perjuangan yang sangat panjang soal status hukum eks PT. Cokran, tetapi dapat diselesaikan.

“PT. Cokran sudah jelas dan terang benderang karena sudah jadi milik Pemda Mansel. Karena sudah jelas kepemilikannya kita akan atur dengan baik. Misalnya untuk buat PT atau BUMD yang nantinya mengelola aset tersebut untuk kepentingan rakyat. Termasuk menyelesaikan sejumlah persoalan di atas lahan tersebut,”ucap Waran.(JP/NAE)

Continue Reading

Adat

Daerah Mansel Dijatah 16 Juta Materai 10 Ribu, Materai 3 Dan 6 Ribu Tidak Lagi Digunakan

Published

on

Admin Kantor Pos Cabang Ransiki Deddy, Saat Memberikan pelayanan kepada masyarakat, Senin (12/4/2021).

MANSEL,JAGATPAPUA.com– Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) diberikan jatah 16 juta Materai 10 Ribu, dan saat ini telah diberlakukan.

Hal itu disampaikan, Admin Kantor Pos Cabang Ransiki, Deddy kepada awak media Senin (12/4/2021) di Kantor Pos Ransiki. Dengan demikian kata Deddy, penggunan materai 3 ribu dan 6 ribu tidak lagi digunakan.

“Kemarin akhir Maret Manokwari Selatan dapat jatah 16 juta materai 10 ribu,”sebut Deddy

Untuk stok materai 3 ribu dan 6 ribu yang ada tidak lagi dijual belikan. Sekarang sistem otomatis pakai yang materai 10 ribu.

Menurut ia, stok materai 10 ribu tersebut masih disimpan di Kantor Pos Manokwari dan akan disuplai ke Manokwari Selatan secara berkala.

“Sebulan terakhir ini stok materai 10 ribu selalu habis dengan cepat. Karena sekarang ini ada penerimaan Bintara Noken, jadi materai cepat habis,”akunya

“Selain materai, Manokwari Selatan juga memperoleh pasokan 1,5 juta lembar perangko tambahan,”tutup Deddy.(JP/NAE).

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta