Connect with us

Headline

Sembilan Personil Polda Papua Barat Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) bagi 9 anggotanya.

Upacara pemberhentian PTDH, untuk sembilan anggota itu dipimpin langsung Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol, Drs Herry Rudolf Nahak, di halaman Mapolda Papua Barat, pada Selasa (3/12/2019).

Anggota yang di PTDH, yakni Bripda Fernando Rudolf Rio Erari, Bripda Charles Mesak Soedemi, Bripda Stephenson Salomi, Bripda Lukas Fernandes Kolomsusu, Brigpol Erikson Ohoi Wirin, Brigpol Eri Dwi Setiawan.

Kemudian Brigpol Darus Yoap Rumbo Sano, Briptu Ivon Wanggai, Bripda Paulus Maideni Wanggai.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan pelanggaran yang dilakukan oleh ke sembilan anggota polri ini disebabkan disersi atau meningalkan tugas secara tidak sah kurun waktu selama setahun.

“Pemecatan 9 anggota, baik Polres dan Polda ini sudah melalui proses sidang kode etik. Mereka ini satu tahun tidak masuk kerja. Saya beranggapan tidak masuk sekian tahun itu sama artinya, tidak ingin bertugas di kepolisian,” jelas Kapolda.

Kapolda menegaskan sebagai anggota Polri, yang tentunya terikat dengan aturan disiplin maupun kode etik Polri. Sehingga satu konsekuensi dari melanggar aturan adalah pemberhentian tidak dengan hormat.

Selain itu, kata Kapolda Polri serius menjaga harkat dan martabat institusi. Menjadi pengayom masyarakat dan melindungi masyarakat dan menjadi teladan warga negara yang baik.

“Ini juga peringatan bagi seluruh anggota Polda Papua Barat, agar tidak seenaknya. Kita sudah diatur oleh organisasi Polri dan wajib dilaksanakan. Itu komitmen sejak awal ikut pendidikan dan dilatih sebagai anggota Polri,” terang Kapolda.

Kapolda berharap agar anggota Polri dapat mengintropeksi diri, dan sebagai pimpinan akan terus mengingatkan anggotanya agar tidak malas masuk kerja dan rajin bekerja karena hasilnya akan lebih baik.

“Tidak ada tugas Polri yang berat. Kalau kerja sungguh- sungguh dan hasil baik, tentu akan dapat perhatian dari institusi Polri,” tutup Kapolda.(cr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Kadis Kesehatan Pegaf Meninggal Dunia

Published

on

Ilustrasi.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), meninggal dunia di Rumah Sakit Angkatan Laut, Manokwari, Kamis (2/7/2020).

Ketua Satgas Covid-19 Manokwari, dr Sembiring, membenarkan informasi meninggalnya Kadis Kesehatan Pegaf tersebut. Menurutnya, berdasarkan informasi dari pihak RSAL Manokwari yang bersangkutan meninggal dalam kondisi status Positif Covid-19.

“Itu benar, informasinya beliau adalah Kadis Kesehatan Pegaf yang kemungkinan tinggalnya sementara dikeluarganya di Warmare,” ungkap Sembiring.

Dia mengatakan terkait pemakaman, Satgas masih melakukan koordinasi dengan keluarga dan Pemkab Pegaf, apakah yang bersangkutan dimakamkan di Manokwari atau di Pegaf, yang jelas harus mengikuti Protokol Kesehatan.

“Jika di Manokwari maka dimakamkan di Andai tempat pemakaman pasien positif Covid-19. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Polres Manokwari untuk membakup apabila dimakamkan di Manokwari,” ucapnya.

Sementara, Bidang Penanganan Fasilitas Karantina Satgas Covid-19 Manokwari, dr. Adhe Ismawan yang dikonfirmasi media ini mengaku informasinya betul yang bersangkutan positif Covid-19. Hanya terkait identitas belum begitu jelas.

“Saya hanya mempersiapkan protokol pemakaman. Untuk identitas mungkin bisa langsung dikoordinasikan dengan pihak RSAL,” ujarnya.

Ade juga mengaku terkait kasus positif yang bersangkutan juga belum diketahui, apakah sebelum atau sesudah dirawat. Namun yang jelas informasinya meninggal dalam kondisi status positif Covid-19, pemakamannya harus mengikuti Protokol Kesehatan.(me)

Continue Reading

Headline

Gubernur Mandacan Sebut Pengumuman Hasil CPNS 2018, 30 Juli 2020

Published

on

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan menyatakan hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Papua Barat, tahun 2018 lalu, akan diumumkan secara serentak pada tanggal 30 Juli 2020.

“Tadi kita melakukan Vidio Conference terkait rencana pengumuman hasil tes CPNS tahun 2018, dan ada 5 Kabupaten yang masih dalam proses klarifikasi data untuk disampaikan kembali ke Menpan-RB dan BKN, sementara 8 kabupaten termasuk provinsi sudah siap mengumumkan,” ungkap Gubernur, Kamis (2/7/2020) dikantor Gubernur Arfai.

Hasil tes tersebut akan diumumkan secara serentak, sehingga 5 kabupaten yang belum diberikan waktu sekitar 3 minggu terhitung hari ini, 2 Juli 2020 hingga 23 Juli 2020 untuk melakukan proses klarifikasi data, dan disepakati pengumuman hasil tes dilakukan akhir bulan ini.

“Kita rencana jika semua data sudah lengkap maka akan diumumkan sekitar tanggal 30 Juli 2020, dan bagi yang sudah mengikuti formasi agar bersabar karena sudah disepakati akan segera diumumkan,” tutup Gubernur.(alb)

Continue Reading

Headline

Ditlantas Polda Papua Barat Luncurkan Layanan E-Mutasi Versi Android

Published

on

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Penerapan pelayanan pada masa Pandemi Covid-19 membutuhkan sebuah inovasi layanan yang berbasis digital. Hal ini tentunya akan mengurangi pertemuan antara pemohon dan petugas khusus dalam layanan di bidang registrasi identifikasi kendaraan bermotor.

Alasan inilah yang menjadikan Polda Papua Barat melalui Ditlantas Polda Papua Barat meluncurkan tiga aplikasi untuk mempermudah pelayanan dengan mengacu pada protokol Covid-19.

Satu diantaranya, layanan aplikasi E-Mutasi berbasis android khusus mutasi kendaraan bermotor, dan layanan ini hanya ada di Papua Barat.

“Kita patut bangga, meski wilayah kita jauh, tapi kita mampu menghadirkan layanan aplikasi berkualitas dan berani memberikan layanan secara transparan di era ‘New Normal’,” ujar Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing saat peresmian kantor Samsat.

Sementara dua aplikasi lain yakni, Formulir STNK dan BPKB berbasis web service atau inovasi program BPKB delivery.

“Mulai hari ini 3 aplikasi ini dapat diakses, dan saya optimis layanan mutasi kendaraan bermotor, formulir STNK, BPKB dan program BPKB delivery akan mampu dilaksanakan di seluruh Provinsi Papua Barat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Kapolda layanan ini juga bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, yang nantinya akan membantu proses pengiriman berkas mutasi ke daerah asal kendaraan sebelum didaftarkan di Samsat Provinsi.

Sementara untuk menghindari penumpukan antrian pada layanan kantor Samsat dan pelayanan BPKB, masyarakat dapat membuka layanan aplikasi formulir STNK dan BPKB berbasis web service yang dapat diakses melalui website Ditlantas Polda Papua Barat.

“Untuk penulisan blangko, pemohon dengan mudah mencetak formulir ini serta tidak lagi menghabiskan waktu yang lama di kantor layanan Samsat, tanpa dipungut biaya pengiriman dan semua dilaksanakan secara ikhlas oleh petugas delivery BPKB,” tambah Kapolda.(alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta