5.8 C
Munich
Senin, Oktober 25, 2021

Sembilan Daerah di Papua Barat Siap Gelar Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ketua KPU Papua Barat Paskalis Semunya, menyatakan sembilan daerah di Papua Barat siap menggelar Pilkada serentak 9 Desember 2020.

“Semua logistik Pilkada sudah diterima dan saat ini KPU di sembilan daerah sudah melakukan distribusi logistik Pemilu ke PPD (panitia penyelenggara distrik) dan PPD akan melanjutkan hingga ke seluruh TPS,” ucap Paskalis di Manokwari, Senin (7/12/2020).

Pilkada serentak di provinsi ini akan dilaksanakan di Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Raja Ampat, Sorong Selatan, Fakfak serta Kabupaten Kaimana.

Menurut Paskalis sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dihadapi KPU dalam hal pendiatrian logistik. Seluruh perangkat penyelenggara telah siap dari KPU hingga kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Sampai hari ini pendistribusian berjalan lancar termasuk di daerah-daerah yang sulit dijangkau seperti beberapa kampung di Teluk Wondama, Kaimana, Teluk Bintuni serta daerah kepulauan di Kabupaten Raja Ampat,” ujarnya.

Dia menyebutkan Pilkada serentak tahun 2020 digelar ditengah pandemi Covid-19. Selain kelengkapan Pilkada, KPU juga telah menyiapkan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan.

Ia memastikan sarana prasarana protokol kesehatan tersedia di setiap TPS. Pendistribusianya pun telah dilakukan lebih awal.

“Untuk anggaran, semua daerah sudah tidak ada masalah. Begitu juga kesiapaan penyelenggara, semua sudah kami bekali pembinaan baik terkait regulasi kepemilikan, hal-hal teknis pelaksanaan hingga penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, Paskalis juga memastikan seluruh penyelenggara dalam keadaan sehat. Seluruh personil penyelenggara pun saat ini telah dan sedang menjalani rapid test atau tes cepat Covid-19.

Ia mengutarakan KPU dituntut untuk mengoptimalkan partisipasi pemilih, untuk itu kesehatan penyelenggara dan penerapan protokol kesehatan benar-benar menjadi perhatian.

“Dengan demikian masyarakat tidak ragu-ragu untuk ke TPS karena alasan Covid-19. Kami pastikan protokol kesehatan diterapkan secara ketat, masyarakat tak perlu takut ke TPS,” tandasnya.(me)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta