Connect with us

Manokwari

Polda Papua Barat Gelar Lomba Menulis Artikel, Ini Syaratnya

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Jajaran Polda Papua Barat, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba International (HANI) 26 Juni 2020 dan HUT Bhayangkara ke -74, 1 Juli 2020, mengadakan lomba menulis artikel.

Perlombaan menulis artikel tersebut terbuka untuk umum dan dikhususkan bagi para mahasiswa/Mahasiswi di Kabupaten Manokwari.

Adapun tema lomba menulis yakni, ”Pemuda Lawan Narkoba, Wujudkan Kamtibmas Kondusif ”. Dengan tema ini diharapkan dapat menjadi sarana penyemangat bagi mahasiswa – mahasiswi yang adalah generasi penerus bangsa untuk tidak terlibat pada hal negatif yang dapat merusakan tatanan kehidupan dan masa depannya sendiri.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan lomba menulis artikel ini menggandeng kemitraan salah satu perusahaan pers yang bergerak dalam bidang penerbitan dan publikasi, Media Online gardapapua.com.

Pimpinan Redaksi media gardapapua.com, Nico Patipawae mengatakan mahasiswa juga merupakan kelompok penyambung lidah dalam tatanan hidup bersosial, secara khusus ddunia kampus dan sosial, serta menjembatani setiap permasalahan maupun memberikan edukasi kepada khalayak.

Hal ini tentu sangat melekat dengan peran pers mahasiswa sebagai media eduksi, kontrol sosial, dan hiburan. Sehingga melalui peran bersama mahasiswa – mahasiswi yang adalah garis kawan literasi diajak untuk mencintai dunia tulis menulis.

Selain itu, dengan tema kegiatan ini, diharapkan dapat mewujudkan peran Pers mahasiswa sebagai media edukasi, kontrol sosial, dan hiburan dapat selalu diedukasi sejak dini.

“Kami berharap dapat mengajak kawan-kawan untuk menuangkan karyanya yang lebih bermanfaat sesuai peran pers tersebut,” ujar Nico.

Nico, yang juga merupakan jurnalis senior di Manokwari ini berharap, melalui kegiatan lomba penulisan artikel ini mampu mengedukasi pemuda – pemudi generasi penerus bangsa, khususnya di Papua Barat, untuk melihat dinamika kehidupan tatanan yang secara positif dalam melahirkan generasi yang berdikari dan mempunyai rasa empati terhadap lingkungan dan sesama.

Sementara, Ketua panitia pelaksana, Adrian Kairupan juga berharap kegiatan lomba menulis ini dapat menjadi sarana menyampaikan tehnik pengenalan fotografi, dan literasi menulis yang lebih baik bagi kalangan mahasiswa – mahasiswi.

Adapun lomba karya tulis tersebut, ditulis dalam format microsoft word maksimal 1000 kata dan merupakan karya orisinil bukan plagiat, namun boleh menggutip sebagian sebagai bentuk referensi, namun tentu menyebutkan sumber yang disadur dengan Jelas.

“Para peserta kami juga berharap dapat memberanikan diri untuk mewancarai langsung narasumber sesuai poin – poin arahan yang telah di sampaikan panitia melalui forum diskusi,” paparnya.

Selanjutnya, karya tulis dikirim via whatsapp mulai 29 Juni 2020 pukul 12.00 wit hingga 1 Juli 2020 pukul 24.00 WIT ke nomor panitia penilai 0812 – 4017 – 8280, untuk selanjutnya mendapat penilaian selanjutnya oleh dewan juri.

“Peserta juga kami minta mengirimkan identitas diri kartu mahasiswa sebagai bentuk syarat yang bersangkutan aktif sebagai mahasiswa, dan mengirimkan judul artikelnya sebelum menulis karya artikelnya kepada panitia,”tutupnya.(rls)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Kawal Dana Otsus, MRPB Akan Teken MoU Dengan Kejati Papua Barat

Published

on

Ketua MRPB Papua Barat, Maxi N Ahoren.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), akan bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat, untuk mengawal dan mengawasi penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang sangat besar nilainya.

Kerja sama tersebut akan dilakukan melalui penandatangan Nota kesepahaman Memorandum Of Undarstanding (MoU), yang direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Kami sudah lakukan koordinasi dengan Kejati dan penandatangan MoU ini secara khusus untuk mengawal terkait pengelolaan dan penggunaan dana Otsus di Papua Barat. Jadi bersama kejaksaan kita sama-sama awasi penggunaan dana tersebut,” ungkap Ketua MRPB Papua Barat, Maxi N Ahoren.

Untuk konsep kerjasamanya kata Ahoren masih disiapkan, begitu juga Kejati yang telah mengirim konsepnya untuk kemudian dipadukan. Selain penggunaan dana Otsus juga menyangkut hak-hak Orang Asli Papua (OAP), misalnya soal tanah masyarakat adat dan batas-batas wilayah adat.

“Selama ini ketika tanah masyarakat adat dan batas wilayah adat bermasalah hukum dan disidangkan di Pengadilan dengan substansi tuntutan ganti rugi, tidak ada keberpihakan keadilan, masyarakat kalah karena tidak adanya bantuan hukum dari pemerintah,” ucapnya.

Menurut dia, hal ini tentu sangat disayangkan, yang seharusnya masyarakat adat berhak menang atas kasus-kasus tersebut tetapi terkendala pengacara, sehingga selalu saja haknya berpihak kepada lain.(me)

Continue Reading

Hukrim

Jelang HUT Hari Bhakti Adhyaksa, Kejati Papua Barat Gelar Berbagai Kegiatan

Published

on

Kepala Kejati Papua Barat, Yusuf, SH, MH.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Dalam serangkaian hari Bhakti Adhyaksa ke-60 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2020 mendatang, Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar berbagai kegiatan.

Kepala Kejati Papua Barat, Yusuf, SH, MH, mengatakan kegiatan yang sudah dilakukan yakni kegiatan internal berupa optimalisasi kinerja dan pemulihan publik trust.

“Jadi kegiatan itu ada dua internal maupun external. Untuk internal kita lakukan penguatan profesional, bagaimana ciptakan jaksa yang profesional, baik dalam tugas, hubungan dengan masyarakat dan publick trust. Kita buat masyarakat percaya dan terbuka kegiatan apa yang sudah diakukan,” ujar Yusuf belum lama ini.

Sedangkan untuk eksternal, telah dilakukan perjanjian kerjasama bersama 12 lembaga, baik perbankan, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, BUMD, dan KPU, serta pihak terkait lainnya.

“Rencananya dalam bulan ini kita juga akan lakukan perjanjian kerjasama dengan Pertamina, PLN, Balai Kehutanan, Bulog, Perhubungan dan Pemprov Papua Barat,” tandasnya.(me)

Continue Reading

Adat

Hadapi Corona, Ahoren Minta Ada Pemeriksaan Bagi Seluruh Anggota MRPB

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ketua MRP Papua Barat, Max Ahoren berharap Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, dapat melaksanakan pemeriksaan Rapit Test dan pemeriksaan swab bagi anggota MRPB.

Sebab hal itu dinilai penting sebagai upaya meminimalisir penyebaran wabah corona dilembaga kultur Orang Asli Papua (OAP) tersebut.

“Seminggu lalu saya sudah ikut pemeriksaan swap di kantor Kejaksaan Negeri Manokwari dan 3 hari lalu 6 anggota MRPB juga sudah ikut pemeriksaan di Teluk Bintuni. Sehingga ini perlu dilakukan bagi anggota lainnya, termasuk staf dan honorer,” ujarnya.

Selain itu, kata Ahoren dalam pemeriksaan nanti bisa dilakukan dikantor MRPB dengan mengikutsertakan pemeriksaan bagi seluruh tokoh adat diwilayah Papua Barat.

“Saya harap tim Covid-19 memiliki waktu untuk bersama-sama dengan MRPB mengundang seluruh element masyarakat OAP melakukan pemeriksaan Rapit Test dan Swap di kantor MRPB,” ucapnya.

“Untuk kebutuhan secara teknis dalam pemeriksaan tentu kita harapkan dari Pemprov Papua Barat melalui tim Covid-19, apalagi tugas MRPB adalah bagaimana menyelamatkan OAP diwilayah Papua Barat,” tandasnya.(alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta