Connect with us

Manokwari

Penyandang Disabilitas Manokwari Terima Bantuan Tangan Kasih

Published

on

Penyerahan bantuan tangan kasih, di Asrama Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Papua Barat, Frederik Saidui.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ratusan penyandang Disabilitas di Kabupaten Manokwari, menerima bantuan tangan kasih dari Pemprov Papua Barat.

Penyerahan bantuan ini dibuka oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Papua Barat, Frederik Saidui, Sabtu (9/1/2021) di Asrama Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Kabupaten Manokwari.

Total yang diterima para penyandang Disabilitas sebesar Rp 5.100.000, sudah termasuk pemotongan 5.400, dan BPJS Ketenagakerjaan Rp 201.600.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik- baiknya oleh para penerima, khususnya dalam mengembangkan usaha seperti menjual pinang, merajut keset kaki, merajut noken dan usaha kecil lainnya, terutama para ibu-ibu,” kata Kepala Disnakertrans Papua Barat, Frederik Saidui.

Pihak Bank Mandiri sebagai bank penyalur, menyerahkan langsung bantuan tangan kasih kepada para penyandang Disabilitas.

Selain itu, dia juga mengatakan untuk bantuan tangan kasih tahun 2021, khusus penyandang Disabilitas di kabupaten Manokwari, akan ada penambahan 250 orang dari total jumlah penyandang Disabilitas di Papua Barat 3250 orang.

“Untuk penyalurannya akan dikoordinir oleh Ketua HWDI Papua Barat dan besarannya disesuaikan dengan kemampuan dana APBD,” jelasnya.

Sementara, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Papua Barat Pdt. Sharley Parinussa mengatakan sejak adanya program ini, belum ada porsi untuk para penyandang Disabilitas, sehingga HWDI mengajukan permohonan kepada Gubernur dan mendapat respon positif.

“Disnaker kemudian lakukan penginputan data, yang awalnya hanya diberikan 150 orang, tetapi setelah dilakukan pendataan melebihi jumlah tersebut, sehingga diajukan permohonan kedua untuk penambahan kuota penerima ke 250 orang, tetapi puji Tuhan bisa dapat 275 orang,” sebutnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Papua Barat, Frederik Saidui, saat menyerahkan bantuan tangan kasih kepada penyandang Disabilitas.

Menurutnya, masih ada penyandang yang kemungkinan belum terakomodir karena dalam proses pendataan terkendala, sehingga belum 100 persen. Namun tidak menjadi soal karena pihaknya masih terus melakukan pendataan.

“Harapannya penyandang yang belum terakomodir pada bantuan tahap II tahun 2020, bisa terkomodir pada bantuan tahap 1 dan 2 tahun 2021, dan yang belum terakomodir dapat tetap bersabar,” tukasnya.

“Tak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada pemprov Papua Barat yang telah membantu para penyandang Disabilitas,” ujarnya.

Hadir juga dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Pihak Bank Mandiri sebagai bank penyalur, BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat dan Kabupaten Manokwari.(alb)

 

Continue Reading
Advertisement


 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Besok PDIP Papua Barat Gelar Aksi Tanam Pohon

Published

on

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Papua Barat menggelar rapat persiapan untuk pelaksanaan aksi menanam pohon di wilayah Manokwari dan Manokwari Selatan.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPD PDIP Papua Barat Markus Waran, didampingi pengurus Partai Beni Supit dan ketua DPC PDIP Kabupaten Manokwari Doni Mandacan serta dihadiri oleh beberapa pengurus lainnya.

Aksi menanam Pohon yang akan digelar besok Sabtu (23/1/2021) dilaksanakan serentak secara Nasional dalam rangka memperingati hari ulang tahun PDIP yang ke-48 tahun 2021.

Selain itu, kegiatan ini juga akan menjadi tolak ukur loyalitas para pengurus terhadap partai.

“Saya ingatkan kita semua pengurus partai yang hadir agar tidak lupa untuk memaksimalkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covis-19. Oleh sebab itu peserta yang akan dilibatkan pada aksi penanaman pohon nanti juga akan dibatasi,”kata Waran Jumat (22/1/2021) di Manokwari.

Dan khusus bagi mereka (pengurus) yang telah dihubungi untuk terlibat langsung dalam aksi tersebut diwajibkan hadir berpartisipasi sebab kegiatan ini nantinya juga akan menjadi tolak ukur loyalitas masing-masing kader.

“Khusus bagi mereka yang menerima instruksi namun tidak ikut berpartisipasi akan kita evaluasi keanggotaannya ini adalah instruksi dari DPP, dipusat mereka sudah melaksanakannya, dan kita di Papua Barat juga harus mensukseskan kegiatan ini,”tandas waran saat menyampaikan arahannya.

Sesuai pantauan media ini, terdapat beberapa titik yang menjadi target menanam pohon yaitu disekitar kali dingin dan pantai Maruni, Tanah Rubuh dan Wedoni. Penanaman pohon ini diharapkan dapat mengurangi potensi banjir dan abrasi pantai.(JP/nae)

Continue Reading

Manokwari

Yarollo : Jangan Main Soal Otsus Tapi Buka Ruang Dialog Papua – Jakarta

Published

on

Anggota Pokja agama MRPB Leonard Yarollo.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Anggota Pokja agama MRPB Leonard Yarollo, mengatakan nasib Otonomi Khusus (Otsus) Papua, seperti bermain petak umpet yang tidak menemukan titik terang bagi nasib orang Papua.

“Tak dipungkiri Otsus tetap berjalan, tetapi jangan mengabaikan hak orang Papua, karena NKRI masih bagian dari orang Papua dan orang Papua masih bagian NKRI, sehingga tidak ada lagi yang bermain kucing-kucingan,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah pusat perlu membuka diri untuk melaksanakan dialog Papua – Jakarta dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat Papua.

“Kami sedang memperjuangkan pelaksanaan dialog tersebut. Setelah di setujui maka semua elemen akan dilibatkan, sehingga tidak ada saling menyalahkan tetapi keterbukaan,” tandasnya.(jp/alb)

 

Continue Reading

Headline

Inspektorat Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Terhadap LHP Pengelolaan Dana Covid -19

Published

on

Kepala Inspektorat Papua Barat, Sugiyono.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kepala Inspektorat Papua Barat, Sugiyono mengatakan, terdapat sejumlah rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas Laporan Hasil Pengelolaan dana Covid-19 Papua Barat.

Rekomendasi tersebut disampaikan BPK pada tanggal 14 Januari 2021, saat penyerahan LHP anggaran penanganan Covid-19. Beberapa catatan BPK ini tentu harus menajdi perhatian Satgas Covid-19.

“Catatan BPK ini akan ditindaklanjuti selama 60 hari kerja setelah LHP tersebut diserahkan,” ujarnya.

“LHPnya biasa-biasa saja yang penting apa yang menjadi rekomendasi itu yang kita kejar. Rekomendasi BPK ini terkait administrasi dan pengelolaan keuangan, termasuk pelaporan dan pertanggung jawaban yang perlu dibenahi,” ucapnya.

“Ini tugas inspektorat untuk selalu memantau 60 hari kerja. Aman-aman saja, untuk dugaan penyalahgunaan anggaran tidak ada,” tutupnya.(jp/me)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta