Connect with us

Adat

Pemohon Rekomendasi Bintara Otsus Dari Tiga Kabupaten Sudah Capai Ribuan

Published

on

Ketua MRP Provinsi Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Hingga 10 Maret 2021, permohonan rekomendasi Calon Bintara Polri jalur Otsus sudah mencapai Ribuan pemohon yang diterima MRP Papua Barat.

Secara keseluruhan berjumlah 1.692 orang calon Bintara Polri yang berasal dari tiga daerah yaitu kabupaten Manokwari, kabupaten pegunungan arfak, kabupaten Manokwari Selatan.

“Untuk data masing-masing Kabupaten belum dipisahkan namun sementara untuk Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfak belum mencapai 50 an pemohon,”ungkap Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren, Selasa (16/3/2021) dikantornya.

Menurut ia berdasarkan data, pemohon rekomendasi Calon Bintara tersebut didominasi daerah Kabupaten Manokwari dan data pemohon yang sudah diverifikasi MRPB kurang lebih sebanyak 900 an.

“MRPB sudah melakukan verifikasi berdasarkan golongan klasifikasi yang mana dalam pendaftaran ini untuk klasifikasi A ( OAP ) ada 1.118 orang, klasifikasi B ( Mama OAP ) ada 80 dan klasifikasi C ( Lahir dan Besar di Papua ) ada 494 orang,”beber Ahoren

Terkait hal ini, besok Kamis (18/4/2021) MRPB akan melakukan pertemuan bersama tim Polda Papua barat menyangkut tata cara pelaksanaan penerimaan rekrutmen yang ada di kabupaten kota di Provinsi Papua Barat.

Setelah itu, direncanakan pekan depan tim MRPB akan bergerak ke daerah pemohon masing-masing untuk melakukan verifikasi berkas administrasi, sedangkan untuk Kesehatan dan tinggi badan akan kita kembalikan kepada polres masing-masing.

“Seleksi ini juga akan mempertimbangkan dari sisi usia, tinggi badan administrasi dan kesehatan, yang nanti di verifikasi MRPB,” tandas Maxsi

MRPB ikut andil dalam pemeriksaan tersebut karena ini menyangkut dengan penggunaan dan pertanggung jawaban dana Otsus, kepada pemerintah maupun masyarakat.

Yang jelas kata ia, MRPB akan melakukan pengawasan secara baik dan rutin sehingga tidak terjadi kecolongan.

” Kami antisipasi supaya tidak kecolongan, karena sudah terindikasi ada beberapa pemohon di sejumlah daerah yang mendaftar menggunakan data tidak sesuai. Sehingga saya imbau kepada seluruh pemohon agar tidak memanipulasi KTPnya, dan data keluarga. Alasan inilah yang membuat MRPB turun langsung ke daerah masing-masing pemohon, dengan harapan bisa memperoleh data yang valid,”tutup Ahoren.(JP/alb)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Hormati Umat Islam, Pasokan Miras Dan THM Dihentikan Selama Bulan Puasa

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH mengimbau kepada semua umat beragama, agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban dalam mendukung dan menyukseskan ibadah puasa yang dilakukan oleh umat Islam di Manokwari.

“Mari terus mendukung saudara-saudara kita yang beragama Islam dalam melaksnakan ibadah puasa. Yang tidak hanya meningkatkan iman percaya serta taqwa kepada Tuhan tetapi juga bermanfaat untuk membina kerukunan dan hubungan yang harmonis antar umat beragama,”ajak Bupati, diruang kerjanya.

Terkait hal itu, maka ia menegaskan agar semua tempat hiburan malam yang berada di pusat kota Manokwari, untuk tidak beroperasi selama bulan suci ramadhan berlangsung. Ini bentuk penghormatan dan memberikan kesempatan kepada umat Islam dalam menikmati hubungannya bersama Tuhan dibulan puasa.

“Saya juga imbau agar pasokan miras ilegal yang akan masuk di Manokwari mulai sekarang harus dihentikan selama bulan puasa, saya sangat mengharapkan kerja sama aparat keamanan dalam memperketat penjagaan pintu-pintu masuknya miras tersebut,”tegas Bupati

Hal ini berarti bahwa bersama semua pihak berjuang untuk menjaga Manokwari tetap berada dalam situasi aman dan damai, karena masyarakat yang sehat dan memiliki pikiran positif akan mampu mengendalikan diri dalam mendukung ibadah umat Islam.(JP/AR)

Continue Reading

Adat

PT Cokran Resmi Milik Pemerintah Manokwari Selatan

Published

on

Penandatanganan Berita Acara Pengalihan PT Cokran oleh Bupati Mansel Markus Waran, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 45/KM.6/2021 pada Senin (12/4/2021) di Gedung DJKN, Jakarta Pusat.

JAKARTA,JAGATPAPUA.com– PT Cokran yang sebelumnya merupakan Aset eks Yayasan Iran Jaya Development Foundation (IJJDF) yang berlokasi di Ransiki, sudah resmi menjadi milik Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 45/KM.6/2021 pada Senin (12/4/2021) dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan di Gedung DJKN, Jakarta Pusat.

Penyerahan SK tersebut dilakukan oleh DJKN Ronald Silaban kepada Pemda Mansel yang diterima bupati Manokwari Selatan Markus Waran, ST, MT, didampingi Kaban Keuangan Mansel Frengky Mandacan dan Kabid Aset Daerah Mansel Levinus Waran, yang sekaligus dengan penandatanganan berita acara.

“Penyerahan aset eks IJJDF dilakukan setelah terbitnya PMK No. 456 Tahun 2018 tentang penyelesaian aset eks IJJDF. Selaku pengelola barang. DJKN sangat mendukung upaya pemda Mansel dalam penyelesaikan aset eks IJJDF. Dan dukungan itu diberikan dalam bentuk persetujuan atas permohonan status hukum eks IJJDF menjadi BMD pada Pemda Mansel,”beber Silaban

Ia menjelaskan aset eks IJJDF yang memiliki luas 4.093 ha dengan nilai NJOP 6, 1 Trilyun di atasnya terhampar perkebunan coklat yang terletak di desa Ransiki. Sehingga ia berharap, setelah penyerahan aset ini, Pemda Mansel bisa mengelola lahan tersebut secara efektif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, dalam hal pembukaan lapangan kerja.

Menanggapi hal itu, Waran mengatakan, sangat bersyukur kepada Tuhan, dan sangat terharu karena perjuangan yang sangat panjang soal status hukum eks PT. Cokran, tetapi dapat diselesaikan.

“PT. Cokran sudah jelas dan terang benderang karena sudah jadi milik Pemda Mansel. Karena sudah jelas kepemilikannya kita akan atur dengan baik. Misalnya untuk buat PT atau BUMD yang nantinya mengelola aset tersebut untuk kepentingan rakyat. Termasuk menyelesaikan sejumlah persoalan di atas lahan tersebut,”ucap Waran.(JP/NAE)

Continue Reading

Adat

Daerah Mansel Dijatah 16 Juta Materai 10 Ribu, Materai 3 Dan 6 Ribu Tidak Lagi Digunakan

Published

on

Admin Kantor Pos Cabang Ransiki Deddy, Saat Memberikan pelayanan kepada masyarakat, Senin (12/4/2021).

MANSEL,JAGATPAPUA.com– Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) diberikan jatah 16 juta Materai 10 Ribu, dan saat ini telah diberlakukan.

Hal itu disampaikan, Admin Kantor Pos Cabang Ransiki, Deddy kepada awak media Senin (12/4/2021) di Kantor Pos Ransiki. Dengan demikian kata Deddy, penggunan materai 3 ribu dan 6 ribu tidak lagi digunakan.

“Kemarin akhir Maret Manokwari Selatan dapat jatah 16 juta materai 10 ribu,”sebut Deddy

Untuk stok materai 3 ribu dan 6 ribu yang ada tidak lagi dijual belikan. Sekarang sistem otomatis pakai yang materai 10 ribu.

Menurut ia, stok materai 10 ribu tersebut masih disimpan di Kantor Pos Manokwari dan akan disuplai ke Manokwari Selatan secara berkala.

“Sebulan terakhir ini stok materai 10 ribu selalu habis dengan cepat. Karena sekarang ini ada penerimaan Bintara Noken, jadi materai cepat habis,”akunya

“Selain materai, Manokwari Selatan juga memperoleh pasokan 1,5 juta lembar perangko tambahan,”tutup Deddy.(JP/NAE).

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta