Connect with us

Hukrim

Oknum Notaris Tersangka Korupsi Minta Perlindungan ke MRP Papua Barat

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Oknum Notaris, di Manokwari berinisial (ND), tersangka kasus korupsi pengadaan tanah di Dinas Perumahan Rakyat Provinsi Papua Barat, menyurati Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) untuk mendapat bantuan/pendampingan dalam proses hukum yang sedang dijalaninya.

Ketua MRPB, Maxsi Nelson Ahoren, yang dikonfirmasi membenarkan permohonan dari tersangka ND telah diterima lembaga MRPB sekira tiga pekan lalu.

“Benar, tiga pekan lalu dia masukan surat permohonan ke kita untuk membantu proses hukum yang sedang dia jalani,” kata Ahoren kepada wartawan, Kamis (11/6/2020).

Melalui surat permohonan itu, Ahoren mengakui ND adalah perempuan asli Papua, karena salah satu orangtua (ibu ND) adalah perempuan asli Papua. MRPB Juga memberikan apresiasi atas profesi yang dijalani ND sebagai seorang Notaris, karena profesi tersebut jarang digeluti perempuan asli Papua.

“Intinya permohonan ND tetap kita terima karena dia adalah OAP keturunan dari Ibunya. Kemudian ada pandangan sendiri dari kami di MRPB, karena dia juga adalah seorang perempuan Papua yang berprofesi sebagai Notaris, itu kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Ahoren.

Meski telah menerima permohonan tersebut, lanjut Ahoren, MRPB tidak memilik kewenangan mengintervensi proses hukum yang sudah berjalan dari sisi hukum positif. MRPB hanya turut memantau tentang keterlibatan ND dalam kasus korupsi yang sedang diproses.

“Kami (MRPB) tidak kompromi dengan kasus yang sedang dijalani, ataupun hendak mengintervensi proses hukum yang berjalan. Kita hanya bantu pantau sejauh mana keterlibatan ND dalam perkara yang dijalani,” ujar Ahoren.

Dikatakan Ahoren, semua proses hukum yang sedang berjalan biarlah nanti Pengadilan yang memutuskan. Tugas MRPB hanya berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Tinggi Papua Barat, untuk memberikan status tahanan rumah kepada bagi tersangka ND, dengan pertimbangan kemanusiaan dan juga pertimbangan situasi Pendemi Covid-19.

“Kami sudah koordinasi dengan Kejati Papua Barat, untuk meminta penangguhan penahanan kepada tersangka ND. Pertimbangan kami, ND adalah seorang perempuan, punya rumah tangga dan anak. Apalagi dalam situasi Pandemi Covid-19, kita sesuaikan dengan Keputusan Presiden yang berlaku untuk para tahanan dirumahkan selama masa Pandemi. Tapi sekali lagi, MRPB tidak melindungi koruptor, siapapun dia,” jelas Ahoren.

Sementara, Kepala kejaksaan tinggi (Kajati) Papua Barat, Yusuf, menyatakan semua proses hukum yang sedang ditangani Jaksa, tetap berjalan meski dalam situasi Covid-19. Untuk proses pemeriksaan lanjutan di tingkat Jaksa, akan menggunakan sarana komunikasi yang telah ada misalnya Zoom dan sarana Teleconference lainnya.

Dia juga memastikan tersangka ND, telah menjalani scranning sebelum dijebloskan ke dalam rutan Polda Papua Barat, untuk memenuhi standart dan ketentuan pelayanan hukum di masa Pandemi.

“Intinya proses penegakan hukum tetap berjalan. Untuk kasus yang menjerat oknum notaris, juga tidak akan lama-lama kita proses dan segera dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidang,” pungkasnya.

Berdasarkan data, tersangka ND adalah satu dari lima orang tersangka yang diduga melakukan konspirasi dalam praktek korupsi pengadaan tanah untuk di Dinas Perumahan Rakyat Papua Barat dan menelan uang Negara senilai Rp4,5 miliar dari APBD-Perubahan Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2015.

Tiga orang diantaranya, telah berstatus sebagai narapidana setelah menerima vonis hakim pada awal tahun 2020 ini, dengan putusan hukuman berbeda-beda, diantaranya Hendri Kolondam, bekas kepala Dinas Perumahan Rakyat berperan sebagai KPA (kuasa pengguna anggaran), Amos Yanto Idjie staff Dinas Perumahan Rakyat berperan sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan Yohanis Balubun, oknum advokad yang berperan sebagai makelar tanah.

ND oknum Notaris, berperan sebagai PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah), yang baru dilimpahkan oleh Polisi ke Jaksa pada 4 Juni 2020 lalu, setelah berkali-kali mengalami perbaikan (P-19). Sementara satu tersangka lainnya berinsial LMS yang berperan sebagai pihak ketiga (pembeli tanah), telah meninggal dunia.(akp)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Gubernur: Mari Doakan Para Saudara Korban Bencana Alam Di NTT

Published

on

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Niko Tike saat membakar lilin untuk mengenang para Korban NTT.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan mengajak semua pihak untuk mendoakan para saudara korban bencana Alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dengan peristiwa bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi dibeberapa kabupaten di provinsi nusa tenggara timur sejak tanggal 4 april tahun 2021 yang lalu saya mengajak kita untuk sama sama berdoa bagi saudara – saudara kita kita sehingga diberikan kekuatan dan ketabahan, dan peristiwa ini segera berlalu,”ajak Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan staf ahli Gubernur Bidang ekonomi Pembangunan, pada Ibadah Oikumene dan upacara seribu lilin untuk NTT, Sabtu (17/4/2021) di Gereja Santo Agustinus, Brawijaya, Manokwari.

Walaupun kata Dominggus, bencana tersebut merupakan sesuatu yang tidak diketahui manusia, kapan dan dimana bencana ini akan menimpa manusia namun sebagai umat yang percaya kepada Tuhan ia mengajak untuk berdoa setiap saat agar selalu dilindungi oleh Tuhan.

Suasana duka yang dirasakan oleh masyarakat kerukunan Flobamora di Provinsi PB tentu menjadi duka kita bersama, semua bangsa indonesia, untuk itu apa yang telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk turut membantu memberikan sumbangsih berupa materi maupun pikiran yang diberikan untuk meringankan beban para korban Bencana Alam NTT.

“Kiranya Tuhan selalu memberikan berkat yang melimpah, bagi keluarga besar flobamora, atas nama pemerintah provinsi papua barat menyampaikan turut berbela sungkawa yang mendalam atas kejadian yang menimpah saudara – saudara kita disana (NTT),”ucap Dominggus

Menurut ia, perlu disadari bersama bahwa bencana alam tersebut merupakan rahasia Allah yang maha kuasa sehingga kita dituntut selalu untuk bertekun dan berdoa sehingga bencana ini tidak terjadi lagi dan biarlah situasi pemulihan bagi saudara – saudara di NTT terjadi.(JP/SOS)

Continue Reading

Adat

Hadiri Upacara 1000 Lilin, Hermus: Percaya, Tuhan Pasti Pulihkan NTT, Gantikan Duka Dengan Sukacita

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH., melakukan pembakaran lilin untuk mengenang para korban bencana Alam NTT, pada ibadah dan pembakaran 1000 lilin untuk NTT, yang diselenggarakan Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Papua Barat, Sabtu (17/4/2021) di depan Gereja Santo Agustinus Brawijaya, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH, mengajak seluruh warga masyarakat, terutama keluarga korban Bencana NTT untuk mengucap syukur kepada Tuhan atas Musibah yang menimpa warga di sejumlah daerah di Provinsi NTT, pada 4 April 2021.

“Ini merupakan peristiwa yang terjadi atas seijin Tuhan, kita ambil hikmah di balik peristiwa ini, saya ajak semua masyarakat NTT untuk bersyukur, dan percaya Tuhan pasti pulihkan NTT, gantikan duka dengan sukacita, gantikan kerugian warga korban bencana dengan berkat yang melimpah,”ucap Bupati pada Ibadah, pembakaran 1000 lilin untuk NTT, Sabtu (17/4/2021) di Gedung Gereja Santo Agustinus, Brawijaya Manokwari.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Manokwari turut berbela sungkawa atas peristiwa bencana alam banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten di NTT, dan telah memakan korban jiwa juga kerugian serta kerusakan yang luar biasa bagi warga,”ucap Bupati

Ia juga mengajak agar semua pihak berdoa secara khusus warga Flobamora Papua Barat juga Manokwari, supaya Tuhan memberikan kekuatan, ketabahan bagi warga korban bencana NTT. Disisi lain warga diajarkan mengikhlaskan musibah ini dan mengakui kedaulatan Tuhan.

“Kita percaya bahwasannya bencana ini adalah ujian tapi ini teguran juga bagi kita. Untuk mengakui kebesaran dan kuasa Tuhan,”kata Bupati

Pemerintah lebih lanjut kata Bupati, berharap kepada semua pihak baik masyarakat, pemerintah Manokwari untuk ikut bertanggung jawab terhadap warga korban bencana tersebut, sebagai tubuh Kristus Yesus yang juga sebagai kepala gereja tentu kita akan ikut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di NTT.

Bupati mengaku, terkait hal tersebut, sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan Edaran yang diperuntukan bagi semua pihak masyarakat juga OPD dilingkup pemkab Manokwari untuk juga mengambil bagian dalam memberikan bantuan melalui BPBD Manokwari, selanjutnya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi PB agar bantuan yang telah terakomodir dijadikan 1 paket dan dilanjutkan kepada korban bencana melalui Posko Penanggulangan bantuan NTT di Manokwari.

“Pemerintah dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pemprov PB agar bantuan pemkab dan pemprov di jadikan satu paket sebagai tanda kasih kita kepada saudara kita di NTT,”tutup Hermus.(JP/AR)

Continue Reading

Adat

Buka Safari Ramadhan, Sekaligus Gubernur Dan Wagub Ikut Buka Puasa Bersama MUI PB

Published

on

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, dan Wakil Gubernur PB Mohamad Lakotani membuka Safari Ramadhan 1442 H/2021 M, Jumat (16/4/2021), di Kantor MUI PB.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan membuka kegiatan safari ramadhan 1442 H/2021 M, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat, Jumat (16/4/2021) dikantor MUI PB.

Usai membuka safari ramadhan tersebut, Gubernur tampak kompak bersama Wakil Gubernur PB, Mohamad Lakotani SH.,M.Si mengikuti acara buka puasa bersama.

Gubernur mengatakan, kegiatan Safari 1440 yang digagas oleh MUI PB, atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi walaupun dalam suasana wabah covid -19.

“Mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah,”ajak Gubernur.

“Safari ramadhan ini rencana akan dilaksanakan ke kabupaten kota se Provinsi Papua Barat yang langsung mendatangkan ustad dari MUI pusat. Walaupun pada tahun lalu tidak dapat terlaksana karena adanya Corona, semoga kegiatan safari ramadhan Ini mendapat kemudahan dari Tuhan.,”ungkap Gubernur.(JP/SOS)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta