5.8 C
Munich
Senin, Oktober 25, 2021

Masa Jabatan Sekda Berakhir, Frans Awak Disebut Cocok Duduki Jabatan Pj. Sekda Bintuni

Must read

BINTUNI, JAGATPAPUA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Teluk Bintuni Gustaf Manuputty, S.Sos. MM, telah memasuki masa purna bhakti pada tanggal 1 Mei 2020. Maka dengan sendirinya kursi orang nomor satu di jajaran Setda Bintuni itu mengalami kekosongan.

Untuk menjalankan tugas seorang Sekda, tentu dibutuhkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Teluk Bintuni, yang memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Penjabat Sekda sambil menunggu proses seleksi Sekda definitif.

Sementara, salah satu Tokoh Masyarakat, Daniel Sebaru, menilai figur seorang Penjabat Sekda, harus merupakan ASN senior yang berlatar belakang seorang Pamong serta memiliki rekam jejak yang cakap dan mumpuni.

“Sekda Bintuni harus dari kalangan Pamong Senior, berpengalaman dalam bidang pemerintahan serta mampu melayani masyarakat dengan baik,” ujar Sebaru di Bintuni, Senin (4/5/2020).

“ASN yang ditunjuk nanti harus berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” sebutnya.

Untuk itu, dia berpendapat figur yang tepat untuk menduduki posisi itu adalah Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Frans N. Awak.

“Frans Awak merupakan Birokrat mumpuni yang memulai karirnya sebagai PNS di kecamatan Merdey kala itu. Ia juga mantan Kepala Distrik Babo yang mempunyai gaya kepemimpinan yang di cintai masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, Frans Awak juga pernah menempati beberapa jabatan yang dipercayakan seperti, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Plt Kepala Dinas PU dan saat ini menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan.

“Frans Awak, memiliki kompetensi di bidang pemerintahan, dan aktif di lembaga keagamaan dan kategori pemimpin yang takut akan Tuhan. Sebagai buktinya Frans Awak dipercayakan Umat GKI Teluk Bintuni untuk menduduki jabatan Wakil Ketua Klasis Teluk Bintuni dan aktif dalam Kepengurusan LPPD Kabupaten Teluk Bintuni sebagai Ketua I,” jelasnya.

Daniel Sebaru, yang juga mantan Asisten III Sekda ini, mengatakan dalam Bidang Olah Raga dan Kepemudaan, Frans Awak aktif sebagai Ketua Harian KONI Teluk Bintuni dan pernah menjabat sebagai Ketua Perbasi Cabang Bintuni.

“Dengan rekam jejak Frans Awak, saya optimis hanya Frans Awak yang sanggup membantu Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT di dunia pemerintahan maupun kemasyarakatan,” tukasnya.

Olehnya, sudah sepantasnya Frans Awak dipercayakan oleh Bupati Teluk Bintuni sebagai menjabat bukan saja Pj Sekda melainkan Sekda definitif. Karena, memenuhi syarat kepangkatan dan cakap dalam bidang perencanaan pemerintahan pembangunan serta keuangan dan memiliki mentalitas jasmani dan rohani yang sehat.

“Khusus jabatan Penjabat Sekda, karena Setda adalah OPD sendiri maka harus dijabat oleh Asisten Bidang Pemerintahan. Dan juga, tidak ada yang salah jika bapak Bupati mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk jabatan Sekda. Pada prinsipnya, sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Perpres No 3 Tahun 2018,” tandasnya.(rls)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta