Connect with us

Manokwari Selatan

Lawan Kotak Kosong, Paslon MAWAR Menang Mutlak di Pilkada Mansel

Published

on

Rapat pleno terbuka terhadap rekapitulasi hasil Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Manokwari Selatan.

MANSEL, JAGATPAPUA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari Selatan hari ini, Rabu (16/12/2020), menggelar rapat pleno terbuka terhadap rekapitulasi hasil Pilkada serentak 2020 pada 9 Desember lalu.

Rapat yang berlangsung di Aula Hotel Srikandi, Ransiki ini dibuka oleh Ketua KPU, Mansel Drs. Anton Wopari.

“Rapat pleno terbuka tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, tidak ada catatan khusus selama pleno tingkat PPD hingga Pleno tingkat kabupaten,” ujarnya.

Sementara pada Pleno yang diawali dari Distrik Dataran Isim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Markus Waran – Wempy Rengkung (MAWAR) memperoleh suara 2.924, diikuti Kotak Kosong 309.

Distrik Tohota, MAWAR memperoleh suara 1.330, kotak kosong tidak memperoleh siara, Distrik Oransbari MAWAR 4338 suara, Kotak Kosong 336 suara.

Selanjutnya Distrik Neney MAWAR 3075 suara, kotak kosong 426 suara. Distrik Ransiki MAWAR 12.358 suara, kotak kosong 808 suara.

Kemudian Distrik Momi Waren MAWAR 2.846 suara, kotak kosong 124 suara. Dari pleno di 6 Distrik tersebut paslon MAWAR menang mutlak dengan selisih 24.868 suara.

Sedangkan jumlah surat suara yang tidak digunakan atau tidak terpakai termasuk sisa surat suara cadangan berjumlah 1.154, sedangkan jumlah surat suara yang digunakan berjumlah 28.991.

Sehingga total seluruh suara sah dan tidak sah untuk Kabupaten Mansel berjumlah 30.157 suara.(nae)

Continue Reading
Advertisement


 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Awal Februari 2021 PB Terima Vaksin Corona Tahap Dua Sebanyak 10.720 Paket

Published

on

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat membacakan sambutannya pada pencanangan vaksinasi covid-19 Papua Barat, Kamis (14/1/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Pemerintah Provinsi Papua Barat, memastikan akan kembali menerima Vaksin Covid-19 tahap II pada tanggal 2 Februari 2021 sebanyak 10.720 Paket.

“Secara berjenjang akan disalurkan oleh pemerintah pusat ke daerah masing-masing kemudian disalurkan kepada tenaga kesehatan, pekerja publik, masyarakat rentan yang berpotensi tertular dan masyarakat umum,”ungkap Ketua Satgas Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnier, Kamis (14/1/2020).

Ia merinci masing-masing kabupaten akan menerima sesuai kebutuhan. Untuk Kabupaten Fakfak sebanyak 1.760 vaksin yang diperuntukan bagi 862 nakes dan 10 tokoh, Kaimana mendapat 1.840 vaksin bagi 902 nakes dan 10 tokoh, Maybrat mendapat 440 vaksin bagi 197 nakes dan 10 tokoh.

Selain itu juga, Kabupaten Pegunungan Arfak sebanyak 120 bagi 42 nakes dan 10 tokoh, Raja Ampat sebanyak 840 vaksin bagi 400 nakes dan 10 tokoh, Sorong mendapat 1.960 untuk 969 nakes dan 10 tokoh, Sorong Selatan sebanyak 1.320 vaksin bagi 641 nakes dan 10 tokoh.

Kabupaten sisanya seperti Tambrauw menerima sebanyak 320 vaksin bagi 146 nakes dan 10 tokoh, Teluk Bintuni mendapat 1.240 vaksin bagi 599 nakes dan 10 tokoh, serta Teluk Wondama sebanyak 880 vaksin bagi 413 nakes dan 10 tokoh masyarakat dan pemerintah serta unsur TNI/Polri.

“Sehingga total penyaluran vaksin tahap kedua sebanyak 10.720 paket vaksin. Kita harapkan termin kedua bisa menjangkau seluruh masyarakat rentan di Papua Barat,” beber Derek.

Saat ini, ia menyebutkan distribusi Vaksin  tahap pertama difokuskan mulai 15 Januari 2021 di Kota Sorong bagi tenaga kesehatan sebanyak 1.283 orang, tokoh  10 orang dengan jumlah vaksin sebanyak 2.600.  Sementara Kabupaten Manokwari bagi 1.941 nakes dengan 10 tokoh dengan jumlah vaksin sebanyak 4.200 dan Manokwari Selatan sebanyak 163 nakes, 10 tokoh dengan jumlah vaksin mencapai 360. Sehingga total vaksin di tahap pertama sebesar  7.160 vaksin.

Ditambahkannya, bahan baku dari vaksin Sinovac berasal dari China namun  diproduksi di Bandung. Dikonfirmasi terkait kesiapan tenaga vaksinator di Papua Barat telah tersedia 100 tenaga vaksinator. Pada akhir bula Januari akan digelar pelatihan vaksinator bagi 43 petugas medis sehingga di Papua Barat seluruhnya menjadi 143 tenaga vaksinator.

Sementara, Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan berharap dengan turunnya vaksin Covid-19 pada tahap kedua maka semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat vaksin Covid-19. Penyuntikan vaksin juga menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di Papua Barat.

“Upaya ini harus kita dukung dan lakukan sehingga pandemi Covid-19 segera  berakhir di Papua Barat dan seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Dalam pantauan media ini, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama Ketua Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, Ny Yuliana Mandacan Kiriweno ikut menyaksikan penyuntikan vaksin perdana tahap pertama.(SOS)

Continue Reading

Adat

Witono SH, M.Hum Perwakilan Kejaksaan Tinggi Papua Barat Penerima Vaksin Pertama Di Papua Barat

Published

on

Witono SH, M.Hum Perwakilan Kejaksaan Tinggi Papua Barat Penerima Vaksin Pertama di Papua Barat// (Foto: SOS)

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com-PerwakilanKaksaan Tinggi Papua Barat, Witono SH M. Hum menjadi penerima vaksin pertama di Papua Barat dalam pencanangan penyuntikan vaksin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Penyuntikan vaksin dilakukan bagi 15 orang tokoh dan penambahan 1 orang perwakilan PGGP Papua Barat sehingga total seluruhnya sebanyak 16 orang.

15 orang pertama tersebut di antaranya, Panglima Kodam XVIII Kasuari I Nyoman Cantiasa, Kejaksaan Tinggi Papua Barat Witono, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Otto Parorongan, Kepala Kesbangpol Papua Barat Baesara Wael, Kakesdam XVIII KASUARI Kol. Ckm.

Selain itu, Dr Agus Ridho Utama, Direktur Binmas Polda Papua Barat Bagiyo Hadi Kurniyanto, serta Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi Papua Barat, Dr Arnold Tiniap, dan Sekretaris PRB Napoleon Fakdawer. Selain itu juga, Ketua Dewan Adat Papua Wilayah Domberay Zakarias Horota, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua Barat Richard Fritz Dacosta, Perwakilan Kantor Pos Dedy Metroy, Perwakilan FKUB Agama Katolik James Rahakbauw, FKUB Agama Hindu Pande Nyoman Puraka dan Perwakilan FKUB Agama Budha yakni Nurdep.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir mengatakan, penyuntikan vaksin bertujuan untuk menolong masyarakat di Papua Barat terbebas dari Covid-19.

“Vaksin perdana di Papua Barat disuntikkan pada 15 orang pertama dari berbagai unsur,” kata Derek dalam sambutannya Kamis (14/1/2021) di RS Provinsi PB.

Senada dengan itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyambut baik pelaksanaan penyuntikan vaksin bagi tenaga kesehatan dan tokoh di Papua Barat. Menurutnya penyuntikan vaksin bagi tenaga kesehatan yang ditandai dengan penyuntikan bagi 15 tokoh merupakan langkah awal yang baik.

“Saya mengapresiasi langkah penyuntikan vaksin bagi 15 tokoh di Papua Barat yang dimulai oleh Pangdam VIII Kasuari,” tuturnya.

Pelaksanaan penyuntikan vaksin Corona tersebut dilaksanakan di RS Provinsi Papua Barat.(SOS)

 

Continue Reading

Adat

Bupati Pegaf Resmikan Kenaikan Status Kantor Cabang Pembantu Anggi

Published

on

Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy memotong pita menandai peresmian peningkatan status Bank Papua Kantor Kas Anggi menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Anggi, Selasa (12/1/2021).

PEGAF,JAGATPAPUA.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Arfak bersama PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua meresmikan peningkatan status dari kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Anggi.

Kehadiran KCP Anggi diharapkan mampu memaksimalkan pelayanan perbankan dan memacu peningkatan ekonomi mgasyarakat yang berdampak pada kesejahteraan daerah.

Kepala Bank Papua Kantor Cabang Utama (KCU) Manokwari, Bertha Affar mengatakan, sejak 12 Januari 2021 status kantor Kas Anggi naik satu tingkat lebih tinggi menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP). Kenaikan status berdampak pada peningkatan layanan keuangan yang lebih maksimal dari sebelumnya yang hanya untuk simpan dan pengambilan.

“Sekarang layanan keuangan seperti simpan pinjam dan kredit modal dapat dilakukan di Anggi,” ujarnya.

Bertha menyebutkan, dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Pegaf maka seluruh transaksi keuangan sudah dapat dilakukan sepenuhnya di Anggi. Selain itu pinjaman modal besar baik untuk usaha kecil menengah maupun kontraktor juga dapat dilakukan.

“Semua pinjaman modal usaha dan pekerjaan besar dapat dilayani di Anggi,” terangnya.

Pihaknya berharap seluruh elemen warga di Pegunungan Arfak baik masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan seluruh transaksi keuangan menggunakan Bank Papua Anggi. Diakuinya makin banyak transaksi baik simpan maupun pinjam maka akan meningkatkan performa keuangan daerah. Antara pemasukan dan pengeluaran sehingga pembangunan daerah menjadi lebih cepat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

” Mari kita membantu pembangunan daerah Pegaf dengan menabung di Bank Papua,” tandasnya.

Senada dengan itu, Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy mengungkapkan dengan peningkatan status kantor Kas menjadi KCP maka pelayanan bagi masyarakat di 166 Kampung yang ada di 10 Distrik berjalan baik dan maksimal.

“Dengan kenaikan status ini maka Bank Papua menjadi media penyimpan dan penyalur keuangan di seluruh wilayah Pegaf,” bebernya.

Bupati meminta agar peningkatan status harus mampu mendongrak pelayanan bagi masyarakat, sektor pelaku usaha dan pemerintah. Maka aktifitas menabung dan mengambil uang serta kredit harus dilakukan di Anggi. Sehingga sebagai mitra pemerintah dan swasta, Bank Papua menjadi media pendongrak ekonomi daerah.

“Mulai hari ini saya minta seluruh layanan keuangan baik penyimpanan maupun pencairan keuangan harus dilakukan di Anggi, tidak boleh lagi di Manokwari,” terangnya.

Yosias menuturkan, Pemerintah Daerah siap mendukung penuh upaya peningkatan ekonomi daerah bersama dengan Bank Papua. Karena itu dia mengakui peningkatan status KCP harus meningkat di tahun – tahun selanjutnya menjadi Kantor Cabang. Komitmen ini harus menjadi harapan bersama antara pemerintah dan Bank Papua

“Terima kasih sudah menjadi mitra pembangunan bagi pemerintah maupun masyarakat di Pegaf,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peresmian ini Komisaris Bank Papua, Beatrix Parinussa dan Pimpinan Divisi Sekretaris Perusahaan PT Bank Papua, Erna Kapisa bersama sejumlah pimpinan Bank Papua KCP Anggi, Irianti Sumpe dan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pegaf,
Anggota Komisi B Kabupaten Pegunungan Arfak, April Indow.(sos)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta