19.4 C
Munich
Senin, Juli 15, 2024

KM. Kasuari Pasifik IV Pulangkan Warga Biak Numfor yang Tertahan di Manokwari

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ratusan warga kabupaten Biak Numfor yang tertahan di Manokwari, akan dilayani pelayaran khusus KM. Kasuari Pasifik IV pada, Sabtu (13/6/2020).

Koordinator Tim Pemulangan warga Biak Numfor di Manokwari, Max Sabarofek mengatakan pelayaran kali ini merupakan pelayaran kedua untuk menjemput dan mengantar kembali warga Biak, setelah pelayaran pertama dilakukan pada hari Kamis lalu.

Pemulangan warga Biak Numfor yang tertahan di Manokwari, akibat adanya pembatasan akses transportasi oleh Pemprov Papua ini, telah dikoordinasikan dengan tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Biak dan Kabupaten Manokwari.

“Dua kali pelayanan antar jemput warga  Biak Numfor ini tidak seperti pelayaran umum biasa, karena kita diperketat dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Max, Jumat (12/6/2020) malam.

Sementara, Bupati Manokwari, Edi Budoyo, mengatakan pelayaran ini adalah pelayaran khusus dengan kategori sangat mendesak, karena banyak warga Biak yang tertahan di Manokwari maupun warga Manokwari yang tertahan di Biak.

“Pelayaran ini tetap mengikuti protocol kesehatan dan tim Gustu Covid-19 Manokwari tetap lakukan pengawasan di dermaga saat penumpang naik di kapal dengan jumlah tertentu,” ujar Edi.

Selain itu, Edi juga mengaku kapal perintis milik PT. Pelni, telah memasukkan permohonan ke Pemda Manokwari dan Gustu Covid-19 untuk diberikan rekomendasi pelayaran penumpang, guna menjawab kebutuhan mendesak warga kabupaten/kota yang tertahan di Manokwari.

“Kami tetap merespon permohonan Pelni untuk pelayanan perintis, tentunya mengikuti protocol pencegahan Covid-19. Jadi akan ada pembatasan penumpang, misalnya kapal dengan kapasitas 300 orang, akan dibatasi hanya 150 oran,” tukas Edi.(akp)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta