Connect with us

Bintuni

Kasus Corona di Bintuni, Pasien Sembuh Bertambah Jadi 40 Orang

Published

on

Juru Bicara Penanganan Covid-19, Teluk Bintuni, dr. Wiendo Syahputra.

BINTUNI, JAGATPAPUA.com – Jumlah pasien positif Coronavirus Disaese (Covid-19) yang berhasil sembuh di Kabupaten Teluk Bintuni, hari ini mengalami penambahan 5 orang dan kini sudah mencapai 40 orang.

“Alhamdulillah hari ini ada penambahan lima orang pasien sembuh. Dengan demikian jumlah pasein Covid-19 yang berhasil sembuh sebanyak 40 orang,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19, Teluk Bintuni, dr. Wiendo Syahputra melalui siaran pers Rabu sore.

Sementara itu, Dldokter spesialis paru ini menjelaskan pasein positif Covid-19 di Teluk Bintuni, didominasi oleh kelompok orang tanpa gejala (OTG). Dari 48 orang positif Covid-19, hanya satu yang berasal dari kelompok orang dalam pemantauan.

“Dari kelompok PDP (Pasien Dalam Pengawasan) tidak ada. Dari 48 kasus positif satu dari ODP dan sisanya dari OTG,” ujarnya.

Pihaknya juga bersyukur curva pasein sembuh di daerah penghasil minyak dan gas bumi tersebut terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini pasien positif yang meninggal dunia masih berada pada angka nol.

“Kita juga bersyukur sudah lima hari berturut-turut sejak 6 Juni 2020 tidak ada penambahan pasien positif,” tukasnya.

Ia menambahkan, dalam penanganan Pandemi, Gugus Tugas Covid-19 aktif melakukan screning serta tracing atau penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasein.

“Kami berusaha bergerak cepat mencari orang-orang yang pernah terjadi kontak dengan pasien. Sebisa mungkin kita harus menemukan pasien positif saat belum mengalami gejala. Setelah dapat segera kita tangani sehingga potensi kesembuhan tinggi,” pungkasnya.(me)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

MRPB Harap 4 Bupati Yang Baru Dilantik Bekerja Maksimal Untuk Rakyat

Published

on

Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Ketua Majelis Rakyat Papua Barat ( MRPB) Maxsi Nelson Ahoren mengatakan, para bupati dan wakil Bupati yang baru dilantik, agar programnya lebih dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat di daerah masing-masing.

“Atas nama Majelis Rakyat Papua kami mendukung sepenuhnya Bupati dan Wakil Bupati yang telah dilantik dan dalam melaksanakan tugas nanti kami harapkan bisa maksimal untuk kemajuan masyarakat,”harap Ahoren

Maxsi juga menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kabupaten Raja Ampat.

“Semua pertandingan sudah selesai dan semuanya sudah berakhir, harapan saya kita kembali lagi seperti semula lagi tidak ada lawan musuh karena ajang Pilkada juga sudah selesai,”tandas Ahoren

Untuk Bupati Manokwari agar memperhatikan dan memperjuangkan pembentukan Kota Madya, setelah pemerintah pusat menarik moratorium.

“Harapan saya Kota Madya harus ada, namun semua itu harus ada penarikan moratorium dulu karena sampai saat ini belum di buka,” ujarnya

Sementara ia berharap untuk 5 kepala daerah lainnya yang belum dilantik termasuk kabupaten Teluk Wondama yang proses gugatannya masih berlangsung d MK agar menghilangkan perbedaan dan menyatukan tujuan bersama untuk membangun daerah.(JP/me)

Continue Reading

Adat

Bupati Indou Sebut Media Dan Pers Jadi Corong Informasi Pembangunan Manokwari

Published

on

Bupati Kabupaten Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH mengatakan, keterlibatan media dan pers dalam mengawal program kerja dan pembangunan diwilayah kabupaten Manokwari sangat penting untuk didukung oleh pemerintah daerah.

“Kita beri tempat yang selayaknya bagi media dan pers, mereka akan menjadi Mitra strategis pemerintah yang kemudian menjadi corong pemerintah untuk bisa menyampaikan informasi dua arah dari rakyat kepada pemerintah dan sebaliknya pemerintah kepada masyarakat,”ucap Bupati

Tentunya perkembangan rogram pembangunan daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah diharapkan kedepan harus diketahui dan diikuti oleh masyarakat Manokwari.

Untuk itu, maka sangat pentingnya keterbukaan publik oleh pemerintah kepada masyrakat. Sehingga presepsi positif masyarakat kepada pemerintah dengan sendirinya akan bertumbuh.

“Karena realita selama ini, banyak hal pembangunan yang sudah dikerjakan oleh pemerintah tetapi karena kurangnya keterbukaan Informasi Publik melalui media masa sehingga persepsi negative masyarakat itu muncul dan mengatakan bahwa pemerintah belum mengerjakan banyak kegiatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat,”tandasnya.(JP/me)

Continue Reading

Adat

Ny. Juliana Mandacan Lantik Ketua Tim penggerak PKK 4 Daerah

Published

on

Foto Bersama Pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi PB dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan Raja Ampat, Jumat (26/2/2021) di Auditorium PKK, Arfai.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Ketua tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, Ny Juliana Mandacan S.Sos melantik 4 Ketua tim Penggerak PKK tingkat Kabupaten, di Provinsi Papua Barat.

Empat Ketua Tim penggerak PKK yang dilantik tersebut yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari Ny Febelina Wondiwoy. Ketua tim penggerak PKK Mansel, Ketua Tim penggerak PKK pegaf dan Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Raja Ampat.

“Gerakan PKK adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah dan pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat dengan tujuan mewujudkan keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa”ungkap Ny Juliana dalam sambutannya pada acara pelantikan Pengurus Penggerak PKK 4 Kabupaten di Gedung PKK arfai, Jumat ( 26/02/2021 ).

Menurut ia, PKK sebagai mitra kerja pemerintah, berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana kendali dan penggerak untuk terwujudnya 10 program pokok PKK disemua jenjang kepengurusan.

Untuk masa bhakti ketua PKK sudah di atur dalam Permendgari Nomor 36 tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan, dan peraturan presiden nomor 99 tahun 2017 tentang gerakan pembayaan dan kesejahteraan keluarga, dan masa bakti ketua PKK adalah 5 tahun.

” Pembentukan atau pergantian kepengurusan ditingkat kabupaten berdasarkan loyalitas dan kapasitas serta memperkembangkan keberlangsungan program dan kegiatan,” ungkapnya

Juliana menyampaikan selain itu dalam pelaksanaan tugas pasti akan mendapat dukungan dari pembina di daerah, mari kita jaga baik semua kepercayaan dan fasilitas yang diberikan oleh pembina, demikian juga hubungan kemitraan dengan organisasi perangkat daerah ( OPD ) teknis didaerah dalam Pelaksanaan program kerja.

Saya berharap koordinasi dan konsultasi terus dilakukan untuk menjangkau kesulitan pelaksanaan program di lapangan, kesulitan di Kabupaten juga menjadi kesulitan kami di Provinsi, mari kita bergandengan tangan untuk terus bersama mewujudkan keluarga sejahtera dalam wadah PKK dengan semangat ringan sama dijinjing dan berat sama dipikul

” Sebagai program PKK akan dilakukan pembinaan untuk peningkatan kapasitas ketua tim penggerak PKK, yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan April. Kami memohon izin dan dukungan dari ketua Pembina Provinsi dan kabupaten untuk pelaksanaan peningkatan kapasitas ketua tim penggerak PKK se Provinsi Papua Barat,” tutupnya.(JP/alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta