Connect with us

Papua Barat

Jalan Menuju PNS di Depan Mata, Yan Piet : Itu Perjuangan Kami Sejak 11 Tahun Lalu

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ketua Tim Honorer Papua Barat, Yan Piet Homer, mengaku perjuangan panjang yang dilakukan bersama rekan-rekannya, akhirnya terjawab untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), melalui formasi 2018.

“Perjalanan panjang dalam memperjuangkan nasib kami 1.283 honorer Provinsi Papua Barat, sudah terjawab, dan saat ini sudah lakukan pemberkasan,” ujar Yan Piet, saat ditemui di pendopo kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (4/8/2020).

“Ini juga sudah jadi perjuangan kami sejak awal sejak kepemimpinan Gubernur Abraham Oktovianus Ataruri, hingga terjawab dimasa kepemimpinanan Gubernur Dominggus Mandacan,” sebutnya.

Dia mengatakan 11 tahun lamanya dirinya beserta rekan-rekannya dalam memperjuangkan nasib untuk diangkat menjadi PNS, banyak suka dan duka. Bahkan ketika menghadapi atau bertemu pejabat pengambil kebijakan ada yang merespon dan ada yang tidak peduli sama sekali.

“Disitu kami selalu bersyukur, karena Tuhan memberikan kami hikmat ketika satu jalan pintu tertutup, maka Tuhan buka jalan lain bagi kami. Tuhan berikan hikmat kepada kami agar kami tidak berhenti, tetapi kami terus maju dalam memperjuangkan nasib kami. Puji Tuhan perjuangan kami sudah terjawab,” ungkapnya.

Selain itu, dia mengatakan data honorer yang diperjuangkan selama ini sebanyak 1.283 orang dan itu merupakan data terupdate dari tahun 2005 hingga 2012.

“Jadi sejak tahun 2012 tidak ada lagi data tambahan, karena tahun 2012 itu kami awal berjumpa Menpa-RB di Jakarta, karena menurut kami dari pertemuan itu kami akan diangkat jadi PNS, sehingga seluruh tim berkomitmen tidak memasukan data hingga tahun 2019,” tandasnya.(alb)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Pengamanan Idul Fitri Sukses, Kapolda Puji TNI-Polri, Pemerintah Dan Masyarakat

Published

on

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.Ik., M.Si memberikan apresiasi kepada personil TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan Masyarakat yang telah mendukung suksesnya pengamanan selama perayaan idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di Wilayah hukum Polda Papua Barat.

“Sehingga perayaan idul fitri berjalan aman dan kondusif. Termasuk Perayaan kenaikan Tuhan Yesus Kristus yang bersamaan dengan idul Fitri hari ini,”kata Kapolda Kamis (13/5/2021).

“Kesemuanya itu terwujud berkat kerja sama, Polri yanga didukung TNI, panitia perayaan ibadah Pemprov Papua Barat, stakeholder terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat Papua Barat,”ucap Kapolda

Termasuk peran serta para insan pers dan media dalam hal mensosialisasikan kepada masyarakat Papua Barat tentang aturan protokol kesehatan selama proses sebelum kegiatan sholat idul fitri dilaksanakan melalui pemberitaannya.

“Kedepan tentu kerjasama yang baik ini kita pertahankan, bahkan bisa ditingkatkan untuk Papua Barat yang kita cintai bersama,”ujar Kapolda Papua Barat.

Menurut Kapolda penerapan protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan pada perayaan hari ibadah Idul Fitri hari juga kegiatan – kegiatan lainnya, semua ini untuk kesehatan masyarakat dan kebaikan masyarakat papua barat.(JP/ADV)

Continue Reading

Adat

Sebelum Akhir Jabatan, MRPB Akan Tuntaskan Persoalan Revisi Sejumlah Pasal UU Otsus

Published

on

Ketua MRP Provinsi Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Sebelum masa akhir jabatan menjemput, Majelis Rakyat Papua Barat, akan berupaya menyelesaikan persoalan revisi sejumlah pasal dalam UU Otsus nomor 21 tahun 2001, sesuai dengan harapan masyarakat papua.

Hal itu, disampaikan Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren kepada awak media Rabu ( 12/05/2021 ) di ruang kerjanya. Menurut ia apa yang menjadi harapan masyarakat Papua sesuai dengan hasil RDPU maka sebagai lembaga kultur MRPB akan memperjuangkan terwujudnya harapan rakyat tersebut.

Terkait hal itu, Maxi mengatakan MRPB akan melakukan pertemuan-pertemuan bersama pemerintah pusat terkait untuk membahas nasib revisi UU Otsus. Dan harus mengakomodir apa yang menjadi keinginan dan harapan rakyat.

“Pada pertemuan nanti, kita berharap tak hanya dua pasal saja yang akan kita bicarakan nanti, tetapi ada pasal-pasal lain juga yang akan kita bicarakan, kami sepakat pasal keuangan dibicarakan tapi kenapa ada pasal pemekaran. Sebenarnya pasal pemekaran itu di ganti dengan bab V menyangkut kewenangan, kalau kemarin kewenangan yang dibicarakan itu tidak jadi masalah,”tandas Maxi Ketua

“Disisa masa jabatan, MRPB akan fokus agar kewenangan juga diakomodir pemerintah pusat. Ini menjadi kunci utama kami, kalau dengan adanya kewenangan maka semuanya itu akan terpenuhi, keuangan, pemekaran dengan sendirinya akan ada,”tandas Maxi

Namun pihaknya juga tidak mengabaikan kepentingan lain dari masyarakat, dalam hal memperjuangkan hak-hak asli orang Papua (OAP) baik terkait afirmasi yang sementara dibuka oleh beberapa kedinasan. Salah satunya yang akan didorong adalah penerima kejaksaan bagi anak-anak Papua, yang sesuai informasi dalam waktu dekat akan di buka.(JP/SOS)

Continue Reading

Adat

Berani Bangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM, Tornagogo Puji Sat Brimob Polda PB

Published

on

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Sat Brimob Polda Papua dinilai berani membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM untuk menyukseskan program Kapolri.

Hal itu diungkapkan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing pada launching Aplikasi Buina dan Deklarasi Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM oleh sat Brimob Polda Papua Barat kemarin.

“Ini sangat penting dan tentu di ketahui oleh kita semua bahwa kami Polda Papua barat dan seluruh satker memberanikan diri untuk melaksanakan program zona integritas, karena konteks dari pada pelayanan publik itu kita harus berani secara internal mendeklarasikan bahwa kita adalah institusi yang mengarah kepada zona integritas khususnya Polda Papua barat beserta jajarannya,”kata Kapolda

Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM lebih lanjut Kapolda, sudah disampaikan dan disambut baik oleh Mabes Polri. Sebagai komitmen di tahun ini, melaksnakan program tersebut dengan baik dalam konteks zona integritas. Menurut ia Zona integritas bukan hanya sebuah sebutan tetapi juga secara fisik, pelayanan dan segalanya harus ke arah yang baik dengan pelayanan publik yang lebih baik lagi.

“Tidak hanya aplikasi ini, tetapi Polda Papua barat saat ini sudah melaunching berbagai macam aplikasi dan kemudahan-kemudahan yang kemudian tujuannya untuk memudahkan masyarakat publik dalam mengakses pelayanan-pelayanan yang ada di kepolisian,”tandas Tornagogo

Dalam pelayanannya akan tetap menggunakan satu nomor yaitu 110 dengan SMS gateway. Nomor inilah yang akan digunakan masyarakat untuk melaporkankan segala kejadian juga permintaan pelayanan untuk masyarakat. Yang paling penting saat ini adalah masyarakat di berikan kemudahan dalam pelayanan publik.

Kapolda juga berpesan, brimob harus ramah dan bisa menjawab apa yang menjadi persoalan dari masyarakat.

“Brimob itu bukan pasukan bertempur untuk mengalahkan musuh, brimob adalah polisi yang betul-betul mengayomi masyarakat, dan bisa mewujudkan situasi Kamtibmas ini dengan baik,”tukasnya.(JP/ADV)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta