-2 C
Munich
Selasa, Desember 7, 2021

Hari Bakti PUPR ke-74, Presiden Ajak Pempus dan Daerah Bersinergi Program Kerja

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat, menggelar apel memperingati Hari Bakti PUPR ke-74 Tahun 2019 di halaman kantor gubernur Arfai, Selasa (3/12/2019).

Presiden RI, Joko Widodo dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, mengatakan sejak lima tahun terakhir, kita telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, bandara, pelabuhan untuk mendukung tol laut, pembangkit tenaga listrik dan bendungan.

Selain itu, Infrastruktur dasar pedesaan juga terus dibangun, yang tidak dilakukan hanya di Pulau Jawa, tetapi ke seluruh wilayah Indonesia terutama ke Indonesia bagian Timur, pedalaman, kawasan terisolir dan daerah perbatasan.

Ini dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi, tetapi sekaligus untuk mewujudkan rasa keadilan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Meskipun kita telah bekerja, tetapi
agenda pembangunan infrastruktur belum selesai. Kita masih punya pekerjaan rumah, masih ada pekerjaan berat untuk kemajuan bangsa Indonesia,” jelas Presiden.

“Dibandingkan dengan negara-negara lain. Kita memang masih tertinggal. Peringkat infrastruktur negara kita tahun 2018 berada 71 dari 140 negara,” ungkap Presiden.

Presiden, mengaku di tingkat ASEAN saat ini, daya saing infrastruktur kita masih berada di posisi 5, kalah dengan Thailand, Brunei, Malaysia dan Singapura.

Oleh karena itu, Presiden mengajak kita semua untuk bekerja lebih keras lagi untuk mengejar ketertinggalan dan menjadi yang terdepan, karena pembangunan dampak siginifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Presiden berharap seluruh jajaran pemerintah untuk bersinergi, mulai dari pusat hingga ke daerah agar menyepakati program kerja yang merupakan tanggungjawabnya, karena sinergi pemerintahan akan berpengaruh dalam kesuksesan agenda pembangunan berikutnya.

Selain itu, Presiden mengatakan, selama lima tahun ke depan kita akan melanjutkan pembangunan 60 bendungan, 1.000 embung, 500.000 hektar jaringan irigasi baru, 2.500
km jalan tol dan 60.000 km jalan baru.

“Kita juga akan meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum layak menjadi 90% serta akses sanitasi dan persampahan menjadi 80%, melanjutkan program sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tandas Presiden.(me)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta