-1.4 C
Munich
Selasa, Desember 7, 2021

Gubernur Sebut Alokasi Anggaran Pembangunan Jalan di Tambrauw Capai Rp480.8 Miliar

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA. com – Pemprov Papua Barat, dibawa kepemimpinan Gubernur Drs. Dominggus Mandacan, terus melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kabupaten/kota tanpa terkecuali.

Ini sekaligus menepis tundingan Bupati Tambrauw yang menyatakan jika Dominggus Mandacan, telah melupakan janji politik untuk membangun infrastruktur jalan di wilayah itu, yang termuat di salah satu media online di Papua Barat.

“Tudingan Bupati Tambrauw itu tidak benar. Bisa jadi ini karena miss komunikasi antara bupati dan gubernur, dan kedua bisa jadi staf PU Tambrauw salah memberikan informasi kepada bupati,” ujarnya kepada awak media di Manokwari, Jumat, (20/8/2021).

Gubernur melanjutkan sejak tahun 2017 hingga 2021 kendati di tengah kondisi pandemi Covid-19, alokasi anggaran pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Tambrauw menembus angka Rp 480. 802.221.000,00.

Gubernur merincikan alokasi anggaran tahun 2017 untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Tambrauw mencapai Rp 55.839.300.000.00. Anggaran tersebut terserap meliputi, peningkatan jalan Fef-Mega (DAK) sepanjang 67.16 KM, Rp 15.245.000.000.00.

Kemudian peningkatan jalan Siakwa-Fef (DAK) sepanjang 46,23 KM, Rp 33.773.300.000.00, dan Pembangunan jembatan Kali Sayam tahap I, sebesar Rp 6.821.000.000.00.

“Untuk tahun 2017, provinsi telah mengucurkan Rp 55.8 Miliar untuk membangun jalan dan jembatan diwilayah Tambrauw,” sebut Gubernur.

Selain itu, tahun anggaran 2018, Pemprov telah memberikan perhatian dengan adanya peningkatan jalan di sejumlah titik. Di antaranya, peningkatan jalan Ruas Baun-Salewok (4.95 KM), mencapai Rp 33.780.250.000.00. Peningkatan ruas jalan Salewok-Baun (4.80 KM), Rp 33.771.630.000.00.

Kemudian peningkatan jalan Siakwa-Fef (46,23 KM), Rp 31.302.190.000.00. Peningkatan jalan Mega-Sausafor (102.22 KM), Rp 28.552.210.000.00, serta Pembangunan jembatan Kali Sayam tahap II, Rp 3 718.970.000.00.

“Khusus tahun 2018 kita telah salurkan dana Rp131.125 Miliar untuk membangun jembatan dan peningkatan ruas jalan di wilayah Tambrauw,” terangnya.

Ditambahkan Gubernur, alokasi anggaran di tahun 2019 dan 2020 juga dilakukan. Meskipun di awal tahun 2020, badai Covid-19 melanda Papua Barat. Sepanjang tahun 2019 telah disalurkan anggaran mencapai Rp 127 175 417.000.00.

Rinciannya, peningkatan jalan Ruas Baun-Salewok (3.19 KM) Rp28.816.955.000.00. Peningkatan jalan ruas Salewok-Baun (7.40 KM) Rp43.136.927.000.00. Peningkatan jalan Siakwa-Fef (46.23 KM) Rp 12.992.876.000.00. Peningkatan jalan Mega-Sausapor (102.22 KM) Rp23.981.368.000.00. Peningkatan jalan Miyah-Fef (2.00 KM) Rp14.535.800.000.00. Pembangunan jembatan Kali Sayam tahap III, Rp3.711.491.000.00.

“Total alokasi anggaran pembangunan jalan dan jembatan di tahun 2019 mencapai, Rp 127.175.417.000.00,” tukas Gubernur.

Sementara di tahun 2020 di mana bersamaan dengan adanya wabah Covid-19, kucuran dana pembangunan infrastruktur untuk Tambrauw sebesar Rp85.390.454.000.00.

Serapan anggaran di tahun 2020 sekalipun terjadi pemangkasan anggaran, namun alokasi dana pembangunan infrastruktur tetap berjalan di antaranya, pembangunan jalan Warmandi-Saukorem-Arfu (Gunung Sibori-Kampung Sanfarmon Distrik Amberbaken Barat) (101.89 KM) Rp23.091.800.000,00. Peningkatan jalan ruas Salewok-Baun (3.00 KM) Rp17.169.444.000.00. Peningkatan jalan Fef-Siakwa (3.60 KM) Rp14.423.700.000.00.

Peningkatan jalan Miyah-Fef (1.25 KM), Rp8.618,263.000.00. Peningkatan jalan dalam kota Fef (DTI Tambrauw), Rp16.427.400 000.00. Pembangunan jembatan Kali Asiak (25.00 M) Rp5.659.847.000.00.

“Jadi total dana di tahun 2020, mencapai Rp85.390.454.000.00, sekalipun di tengah pandemi yang mensyaratkan terjadinya pemangkasan anggaran 50% dari APBD provinsi,” terangnya mantan bupati Manokwari tersebut.

Pihaknya mengakui di tahun 2021, pemprov dengan adanya pemangkasan anggaran hampir mencapai Rp1 triliun, namun tetap berusaha memperhatikan pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk Tambrauw.

Rencana alokasi anggaran pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Tambrauw di tahun 2021, mencapai Rp470.802.221.000.00.

Rinciannya meliputi, pembangunan jalan Kebar (Jandurauw)-Moskona Timur (Kab Teluk Bintuni), sepanjang 10.00 KM, Rp39,192,000,000,00. Pembangunan jalan Fef-Ases (Tambrauw) Rp3.814.800.000.00. Peningkatan jalan Fef-Siakwa (2,50) Rp6.775.000.000.00. Peningkatan jalan Miyah-Fef (7,50 KM), Rp19.590m000.000.00.

Pembangunan jembatan Kali Asiak (bangunan atas) Rp1.900.000.000.00. Pembangunan jalan Kali Kasi menuju Distrik Kali Kasi oleh Niko Anari sebesar Rp10.000.000.000.00. Total alokasi anggaran pembangunan jalan dan jembatan yang direncanakan di tahun 2021, mencapai Rp470.802.221.000.00. Sehingga total alokasi anggaran sejak 2017 hingga 2021 untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dari pemerintah provinsi mencapai Rp480.802.221.000.00.(jp/adv)

 

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta