Connect with us

Manokwari Selatan

Gubernur Resmikan Gedung Baru Puskesmas Ransiki

Published

on

MANSEL, JAGATPAPUA.com – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, meresmikan gedung Puskesmas Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Rabu (27/5/2020).

Biaya pembangunan gedung Puskesmas yang berada di Kampung Sabri itu sebesar Rp.16 Milyar dari bantuan provinsi Papua Barat.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mengatakan pembangunan Rumah Sakit dan Puskesmas, merupakan program prioritas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sehingga lanjut Gubernur keberadaan gedung Puskesmas baru tersebut, perlu diisi dengan sumber manusia yang baik, terutama dari tenaga medis, dokter maupun perawat.

Sementara itu Wakil Bupati Mansel Wempy Rengkung, mengatakan gedung Puskesmas baru ini dibangun sejak tahun 2015 lalu, dengan sumber pendanaan dari pemprov sebesar Rp16 miliar

“Kita harapkan adaya gedung baru ini pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan,” tukasnya.

Pada acara peresmian itu, Gubernur Papua Barat atas nama keluarga juga menyerahkan 2000 masker kain kepada Pemda Mansel, agar nantinya dapat diteruskan ke masyarakat.(nae)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Buka Safari Ramadhan, Sekaligus Gubernur Dan Wagub Ikut Buka Puasa Bersama MUI PB

Published

on

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, dan Wakil Gubernur PB Mohamad Lakotani membuka Safari Ramadhan 1442 H/2021 M, Jumat (16/4/2021), di Kantor MUI PB.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan membuka kegiatan safari ramadhan 1442 H/2021 M, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat, Jumat (16/4/2021) dikantor MUI PB.

Usai membuka safari ramadhan tersebut, Gubernur tampak kompak bersama Wakil Gubernur PB, Mohamad Lakotani SH.,M.Si mengikuti acara buka puasa bersama.

Gubernur mengatakan, kegiatan Safari 1440 yang digagas oleh MUI PB, atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi walaupun dalam suasana wabah covid -19.

“Mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah,”ajak Gubernur.

“Safari ramadhan ini rencana akan dilaksanakan ke kabupaten kota se Provinsi Papua Barat yang langsung mendatangkan ustad dari MUI pusat. Walaupun pada tahun lalu tidak dapat terlaksana karena adanya Corona, semoga kegiatan safari ramadhan Ini mendapat kemudahan dari Tuhan.,”ungkap Gubernur.(JP/SOS)

Continue Reading

Adat

Satres Narkoba Polres Wondama, Bekuk 2 Remaja Pemilik 7 Peket Ganja Siap Edar

Published

on

Jumpa Pers ungkap Kasus Narkoba, yang dipimpin Kapolres Wondama, AKBP Yohanes Agustiandaru, SH.S.IK.MH, dan Kasat Narkoba Polres Wondama, Iptu Muhamad Ramli, Kamis (16/4/2021), di ruang media center polres Wondama.

WONDAMA,JAGATPAPUA.com– Dua remaja berinisial BNM dan MK, dibekuk Satres Narkoba, Polres Wondama, karena diduga menjadi perantara dan pengedar Narkotika jenis Ganja.

Kedua remaja tersebut berasal dari kampung Wasior II, distrik Wasior Kabupaten Teluk Wondama, yang diketahui masih berusia sekolah.

Kapolres Wondama, AKBP Yohanes Agustiandaru, SH.S.IK.MH pada Jumpa pers di ruang media center Polres Wondama, Jumat, (16/4/2021) mengatakan, adapun kronologis penggeledahan dan penangkapan terhadap dua remaja tersebut berawal dari informasi yang diterima oleh anggota Satres Narkoba, kemudian di tindak lanjuti ke Tempat kejadian Perkara (TKP).

Setibanya di TKP, anggota Satres melakukan penggeledahan, dari tangan BNM ditemukan 4 paket ganja kecil tepat dalam saku celana
bersama 3 orang rekannya termasuk MK. Polisi juga menemukan 1 tas gendong warna biru tua merek nike milik MK dan ternyata berisi 1 paket ganja kering dan uang senilai Rp. 1.300.000 rupiah. Uang tersebut di duga hasil penjualan ganja.

“Anggota mendapat Informasi ada transaksi jual beli ganja, kemudian di tindak lanjuti ke TKP di Kampung Wasior II, distrik Wasior. Pada hari Senin tanggal 22 Februai 2021. Ditemukan dalam saku celana BNM ganja kering siap edar, sebanyak 4 paket kecil. Dari tangan MK pemilik tas gendong warna biru tua 1 paket ganja. Anggota terus melakukan penggeledahan dan ditemukan lagi 2 paket ganja kering milik saudara BNM yang akan di perjual belikan beserta uang tunia Rp. 1.300.000 rupiah. Total narkotika jenis ganja yang di temukan sebanyak 2,75 gram, dan 4 bungkus plastic kosong”ungkap Agustiandaru.

Kkedua remaja itu dijerat UU Narkotika dengan hukuman penjara minimal 5 tahun, dan paling lama 20 tahun, denda minimal 1 miliar atau paling banyak 10 miliar.

“BMM dan MK, dikenakan pasal 114 ayat 1 UU Narkotika, yaitu setiap orang menahan, melawan hukum, membeli, menerima, menjadi perantara. Pasal 111 ayat 1, memiliki, menyimpan dan menguasai dan pasal 132 ayat 1 terkait percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika, uu nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau denda paling sedikit 1 miliar paling banyak 10 miliar,”Ujar Kapolres yang akrab di sapa Ndaru itu.

Ndaru, berpesan agar warga masyarakat Wondama terutam orang tua wajib mengawasi aktivitas anak setiap harinya. Dia juga berharap apabila ada hal-hal yang mencurigakan tentang narkotika atau perbuatan jahat lainnya, dapat dilaporkan kepihak Polres atau anggota polisi.

“Kami imbau, kepada orang tua yang punya anak masih sekolah tetap awasi pergaulan anak-anaknya. Awasi kesehariannya. Dan apabila ada info terkait peredaran narkotika dapat menginformasikan ke polres teluk wondama,” tutur Ndaru.

Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Wondama, Iptu Muhamad Ramli menambahkan, BNM dan MK mendapatkan barang haram itu dari Manokwari. Dan kata dia, kedua remaja tersebut tidak terkait dengan jaringan narkotika yang sudah diungkapkan oleh Mapolres Wondama pada waktu sebelumnya.

“Mereka dapat ganja dari Manokwari, tapi mereka tidak terkait dengan jaringan narkotika jenis ganja yang sebelum-sebelumnya. Narkotika jenis ganja ini sudah beredar di kalangan masyarakat ekonomi menengah keatas bahkan sudah beredar di kalangan pelajar, penyebarannya sudah meluas,”tutup Ramli. (JP/SJR)

Continue Reading

Adat

Pasca Insiden Pebembakan 2 Guru, Satgas Nemangkawi TNI – Polri Berhasil Kendalikan Situasi di Beoga

Published

on

Situasi Satgas Nemangkawi TNI-Polri saat melakukan pengamanan di Boega Kabupaten Puncak Papua.

JAYAPURA,JAGATPAPUA.com– Pasca Insiden Penembakan terhadap 2 orang Guru di Boega Kabupaten Puncak, Satgas Nemangkawi TNI-Polri berhasil kendalikan situasi aman di Wilayah tersebut.

Hingga Jumat 16 April 2021, TNI-Polri terus merangsek di wilayah Beoga Kab Puncak, ratusan pasukan TNI Polri telah memasuki wilayah Beoga untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat di daerah tersebut.

Serangkaian kejadian di distrik Boega Puncak Papua baik pembakaran, penembakan 3 masyarakat sipil tak bersalah dan pembakaran helikopter dengan cepat di respon oleh satgas ops nemangkawi TNI-Polri.

Kaops Nemangkawi Polri Brigjen Pol Rocyke Harry Langie dan Kaops Nemangkawi TNI Brigjen Tri budi Utomo memimpin langsung pemulihan situasi kamtibmas di Distrik Boega Kab Puncak.

“Puji Syukur situasi kamtibmas masyarakat Boega berangsur kondusif, beberapa titik di wilayah Boega TNI Polri telah kuasai,” tutur Rocyke.

Sementara, Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Al Qudusy saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sudah 3 hari dilakukan pergeseran Pasukan Ops Nemangkawi TNI Polri di wilayah Boega Puncak. Tak hanya itu Pasukan Ops Nemangkawi TNI Polri yang berada di Distrik Illaga juga melakukan penyisiran Kelompok KKB dari arah ilaga menuju Beoga, kami berharap masyarakat untuk tetap tenang.

“Kami Ops Nemangkawi TNI Polri akan terus menjaga dan melindungi masyarakat di wilayah Boega dan sekitarnya. Percayakan kepada Kami, kami berusaha untuk ciptakan situasi kondusif, selain pengejaran kelompok KKB yang melakukan tindakan kriminal Pembakaran fasilitas sekolah, Penembakan 2 guru , dan 1 tukang ojek,” ucap Iqbal.

“Cepat atau lambat Kelompok Kriminal ini pasti tertangkap,” andas Iqbal.(JP/ADV)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta